Dungeon Seeker Volume 1 Chapter 2 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!
  • Translator : SkyWalker_II
  • Editor : Scraba

Berjalan sambil mengandalkan cahaya lentera.

Setelah melewati ruangan yang ada di belakang, sebuah pintu bisa terlihat.

Itu adalah pintu kayu, dan itu memiliki kesan agak tua. Meskipun mereka mengatakan bahwa itu sudah ada di sana selama ribuan tahun, tidak ada kerusakan parah disebabkan waktu.

*Gii*……, bersamaan dengan suara yang berat, pemandangan itu terlihat.

Meskipun tidak ada sumber cahaya, untuk beberapa alasan, permukaannya diterangi oleh cahaya. Dan, sejauh yang terlihat, hanya ada tengkorak yang tersebar disana sini.

Untuk sementara waktu, aku menyimpan lentera ke item box …… atau disebut ruang misterius.

Dengan memanggilnya, kotak satu meter kubik muncul, dan menghilang setelah menyimpan. Kapasitasnya juga, bertambah sesuai dengan kekuatan sihir. Jika itu adalah penyihir istana tingkat tinggi, maka lebih mudah dapat dikatakan bahwa ia memiliki kapasitas penyimpanan seluas beberapa TokyoDome*.
*Note: Tokyo Dome (東京ドーム Tōkyō Dōmu, TYO: 9681) adalah stadion bisbol berkapasitas 55.000 tempat duduk (kapasitas sebenarnya: 42.000 tempat duduk) di Bunkyo, Tokyo, Jepang. (Sumber: wikipedia)

ーーAku ingin tahu berdasarkan teori apa mereka bekerja…

Yah, itu, terserah.

Junpei terdiam.

Bukan karena tengkorak yang tersebar di mana-mana, alasan mengapa dia terkejut adalahーーitu sangat luas… itu saja.

Diselimuti oleh suasana dingin, tempat itu seperti gua batu kapur berbentuk kubah yang memiliki diameter 300 meter.

Sampai sebelumnya, dari gua yang dia lewati bersama Kido dan yang lainnya, sulit untuk berpikir bahwa itu langsung terhubung ke sana.

Seperti yang diharapkan dari sebutan Celah Labirin, jauh sebelumnya, mungkin terjadi pergeseran dimensi.

「Dikatakan …… ada tengkorak dalam jumlah besar ……」

Ke mana pun kau melihat selalu ada tulang putih.

Perkiraan visual mereka adalah … tidak bisa ditebak.

ーーtingkat bertahan hidup 0%.

Aku merasakan berat dari kata-kata itu dan mengerti. Dan pada saat yang sama, hatiku mulai tegang.

ーーTidak ada Job

ーーLevel 1.

ーーStatus yang sangat buruk.

Danーーtingkat bertahan hidup 0%.

Di antara tubuh-tubuh kerangka itu, seharusnya ada para petualang terkenal dan yang percaya diri.

Kemungkinan besar, bahkan jika Kido melangkah ke labirin ini …… hasilnya akan ……

Dengan data yang sekarang, meskipun dia memikirkannya, dia hanya bisa membayangkan ajalnya datang, apakah itu akan muncul beberapa jam kemudian, atau puluhan menit kemudian.

Dan, di sana, mata Junpei melebar.

ーーbukan puluhan menit, maupun jam…… “itu”, memasuki ruangan dalam waktu 1 menit.

Ketika dia menyadarinya, “itu” ada di sana.

Cairan hijau meluap dari tubuh ‘itu’.

Mengenakan mantel lusuh, yang melayang disekitar tubuh “itu”. Daging busuk berwarna coklat kekuningan, penuh belatung putih yang menggeliat

Dan, “itu” mengangkat sabitnya yang diselimuti oleh karat darah. Mulutnya yang tidak memiliki pipi, memandang kepadanya, dia merasa bahwa itu membuat seringai.

ーー【Appraisal Eyes】aktif.

【Raja tak Hidup (Raja Mayat Hidup)】
Spesifikasi Bahaya ▼ ▼ ▼ SS
Karakteristik▼ ▼ ▼ Penjaga dari Celah Labirin. Telah dibangkitkan dengan menerima berkat kematian dari Dewa Jahat. Sama seperti mayat hidup, tubuhnya rapuh, dan HP-nya sangat rendah. Tapi terlepas dari itu, monster ini, terhadap serangan yang telah diakuiーーitu, mampu membatalkan serangan yang memiliki karakteristik fisik dan magis, tidak mungkin untuk melukai dengan cara normal. Bagian-bagian yang diserangnya akan diubah menjadi partikel kegelapan, membuatnya menjadi sia-sia. Selain itu, bahkan jika dikalahkan, individu ini hanya akan menghilang, dan setelah Cooldown beberapa bulan, ia akan bangkit menggunakan mayat yang berbeda sebagai tubuh.

“Oi, oi”, keringat yang tidak menyenangkan mengucur melalui sisi Junpei.

「jika aku tidak salah … raja iblis dikonfirmasi sebagai tingkat S kan ……? Bukan, pertama-tama, aku belum pernah mendengar tentang peringkat itu ……? Maksudku, apa maksudmu dengan membatalkan serangan …… “itu”, dari awal …… apa yang sedang terjadi ……labirin ini.」

Ketika dia berbelok ke kanan, Junpei berlari pada saat yang bersamaan.

Sambil menghancurkan tubuh tengkorak, dia berlari menggunakan seluruh kekuatannya.

Setelah berlari selama beberapa detik, ketika dia melirik kembaliーー

ーーdi depan wajahnya, sabit Raja tak Hidup diayunkan.

「Hya……」

Sebuah rasa panas menembus bahunya.

Ini menyakitkan …… bukan, ini benar-benar panas.

Darah segar yang berceceran, bongkahan daging yang tersebar.

Junpei yang kehilangan keseimbangannya, *Zuzaza*, terpeleset di tanah seolah-olah meluncur.

Ketika mencoba untuk jatuh dengan aman, dia terjatuh dengan postur depan.

Pada bekas luka, dari pundak ke dadanya, itu terpotong dan menganga sekitar 10 cm.

Sesuai dengan pemompaan jantungnya, aliran darah mengucur keluar seperti air mancur.

Dan, dia mendongak ke arah penyerang.

Raja tak Hidup, mengangkat sabit besarーーdan target sabit itu, sepertinya kepalaku.

ーーahh, ini sudah …… berakhir.

Seketika ketika dia memikirkan ituーーlantai itu runtuh.

Ini adalah sesuatu yang dia tidak sadari, tapi, dari awal, tanahnya, adalah bekas pertarungan mati-matian antara para petualang dan Raja tak Hidupーーartinya, karena efek dari sihir bombardir berskala luas, area itu penuh dengan lubang.

Bagus atau tidak, tempat di mana Junpei terjatuh adalahーーsebuah lubang yang memiliki diameter sekitar 1 m yang terbuka di tanah oleh pemboman berskala kecil di masa lalu, dan itu adalah tanah rapuh yang terbuat dari tumpukan tulang.

Tulang-tulang itu remuk dan hancur, dan begitu saja, jatuh sesuai dengan gravitasi.

Suara menderu.

Punggungnya membentur berkali-kali.
Ruang bawah tanah, dengan benturan tanah di sana, dari paru-paru Junpei, udara pergi tanpa persetujuaannya.

Pada saat yang sama, *Mechari*, suara yang tidak menyenangkan terdengar.

Itu adalah suara dari beberapa tulang rusuknya yang patah.

Luka di bahunya, dan tulang rusuknya yang patah.

Dari otaknya, sinyal-sinyal listrik yang dikirimーーtidak bisa lagi memproses konsep rasa sakit, dalam situasi semacam itulah dia sekarang.

Ketika dia melihat ke atas, Raja tak Hidup, melihat ke bawah dari tepi lubangーーdan, setelah melihat sekilas, dia melihat sosoknya pergi.

Tidak diketahui mengapa monster itu pergi tanpa memberikan serangan lebih lanjut.

Tapi, tetap saja, terlepas apakah monster itu menyerang atau tidak, itu tidak mengubah fakta bahwa hidupnya dalam bahaya.

ーーkehabisan darah …… ini yang terburuk.

Dari luka pundaknya, dia bisa merasakan suhu tubuhnya yang menurun dengan cepat.

ーーahh …… ini sudah …… aku ……

Dan tetap seperti itu, kesadaran Junpei hilangーーitu bercampur dengan langit malam dihorizon.

「n……」

Ketika dia sadar, Junpei telahditutupi oleh partikel berwarna perak di tempat itu.

Partikel perak samar-samar bergerak, tapi tetap saja sekitar dikelilingi oleh kegelapan hitam yang pekat.

Sepertinya, lantai ini dibangun dua tahap, dan tanah tempat dia berada sebelumnya adalah tingkat atas, dan tempat di mana dia sekarang berada di tingkat yang lebih rendah.

「Di bawah gua batu kapur……」

Udara sejuk terasa nyaman di sekitar lukanya.

Dan di sana, Junpei segera memeriksa lukanya.

「Uwa …… apa …… ini」

Di bawah pakaian lusuh, dapat terlihat luka-lukanya telah tertutup, tidak, lebih tepatnya, itu menutup.

Dagingnya, terlihat menggeliat, dan jaringan kulit berwarna merah muda sedang ditutupi oleh warna merah.

Dan, hanya di sekitar luka-lukanya, partikel berwarna perak yang melayang di sekitarnya memiliki kerapatan yang lebih dalam.

Dia mengangkat bagian atas tubuhnya, dan melihat keanehan lebih lanjut.

「Tulang rusukku …… jika aku benar …… sebelumnya …… itu terdengar buruk …… kan?」

Tapi, meskipun dia mengangkat bagian atas tubuhnya, tidak ada rasa sakit sama sekali.

「Apa artinya ini……」

Area di mana partikel berwarna perak melayang di sekitarnya, adalah setengah kubah yang memiliki diameter sekitar 5 m.

Ketika dia melihat sekeliling, dia melihat selembar kertas yang hampir berubah menjadi warna coklat yang mungkin karena dimakan usia.

「……?」

Junpei mulai membaca itu.

Haha! Hello, senang bertemu denganmu.

Selamat datang di labirin gila ini……Akankah lebih baik jika aku menulisnya seperti itu?

Untuk kau yang datang memasuki tempat ini …… apakah kau seorang petualang yang percaya diri dengan kemampuanmu? Atau mungkin, domba lucu yang bodoh yang terbodohi? Atau mungkin lagi, hanya sekedar, seorang penduduk desa biasa yang dikorbankan?

Yah, itu tidak masalah …… lagipula, kita semua, termasuk aku, akan mati.

Makhluk lemah, makhluk kuat, mereka sama-sama … mati dengan semua orang.

Kau hanya akan menjadi gila. Ha ha!

Dan, ini sungguh tiba-tiba, skill khususku adalah【Appraisal Eyes】dan kemampuan【Past Peek*】.
*Note: melihat masa lalu

Kemampuanku sebagai seorang petualang …… bisa dibilang kalau aku sekitar level 200? Pedang kudus di benua ini, mereka bilang bahwa dia kurang lebih level 300, jadi …… yah, aku juga telah berhenti menjadi manusia.

Dan …… aku memberitahukan ini pada diriku sendiri, tetapi aku memiliki keyakinan bahwa aku dapat menyapu bersih labirin apa pun. Tidak, aku punya kepercayaan diri.

Lagpula, aku bisa melihat perangkap apa pun melalui 【Past Peek】, aku juga bisa tahu kebiasaan para monster. Dan itulah, levelku.

Jika aku fokus untuk melarikan diri, aku tak akan kalah, dan aku tak akan mati.

Tapi, ini sedikit … terlalu sulit, kurasa.

Aku terus terang mengakui ini.

Aku meremehkannya.

Bagaimanapun, kau yang telah mencapai tempat ini sangat beruntung.
Setelah apa yang terjadi, dengan cepat, kau dapat mencapai tempat ini yang merupakan area aman.

Ngomong-ngomong, tak ada kesempatan untuk monster datang ke tempat ini, dan tempat ini juga akan menyembuhkan luka dengan sendirinya. Mengapa ruang semacam ini ada …… seseorang, entah dari mana, di masa lalu…… Maksudku, belas kasihan kurasa.

Dengan tenang, atau mungkin sambil minum kopi, aku ingin kau membaca ini.

Dan, dengan itu, untuk para petualang yang akan datang nanti, aku akan meninggalkan catatan ini.

Monster yang bersembunyi di tahap pertama …… apa kau melihatnya juga? Itu gila.
Rasanya seperti kesialan orang lain terasa seperti madu, jika kau melihat “itu” menyerang manusia dari samping, dan kau akan tertawa terbahak-bahak saat minum sesuatu seperti wiski.

Bagaimanapun, serangan tidak memiliki efek apa pun.
Apa pun yang kau lakukan sia-sia, apa pun yang kau lakukan tidak berpengaruh.

Pedang Suci tidak cukup bagus, serangan petir tingkat tertinggi tidak cukup, status penyakit tidak bisa.

Bahkan serangan amarah dari Prajurit-sama tidak akan berpengaruh.

ーーsecara alami, semua serangan akan dilahap oleh serangan mayat hidup.

Dan, yah, itu benar-benar mudah melihatnya dari samping, tetapi sisi yang dikejar oleh itu, pastinya …… mereka tidak tahan dengan itu.

Dan …… ini tidak diragukan karena aku melihat dengan【Past Peek】. Sungguh, apa pun yang kau lakukan tidak akan memiliki efek.

Itu mirip, sesuatu yang disebut mimpi buruk, hahaha〜.

Itu saja, semoga berhasil!

……hanya itu yang kukatakan, apa kau tahu, lebih banyak.

Aku akan meninggalkan semua informasi yang aku bisa.

Meski hanya beberapa kali, makhluk itu pernah ditaklukan.

Itu benar, meskipun serangan tidak memiliki efek … ada kasus seperti itu.

Tapi, karena itu adalah akhir dari sihir berskala besar setelah pertempuran besar dengan ledakan panas, aku tidak dapat memastikan cara khusus untuk menyelesaikannya.

Apa yang biasa terjadi dengan mereka, setelah sihir pemboman yang tidak dapat dikonfirmasi dari apa yang terjadi, di tengah-tengah jarak dekat … hanya itu.

Item drop melebihi peringkat Rare S, itu adalah National Treasure Class hingga Mythology Class. Mungkin, poin pengalaman yang didapat juga …… bahkan aku yang telah melampaui level 200, mungkin akan naik 100 lebih. Yah, itu memiliki banyak perbedaan dalam dimensi.

Ngomong-ngomong, untuk orang-orang yang tidak berhubungan dengan petualang …… kepada orang-orang yang menyedihkan yang dikirim ke sini, aku akan mengajarimu ini.

Kesulitan mendapatkan barang di dunia ini adalah seperti berikut.

–Normal
–Rare (menuju tingkat tinggi E – D – C – B – A – S)
–National Treasure Class
–Legendary Class
–Mythology Class
Dan, item drop yang keluar dari Raja tak Hidup …… semuanya adalah item yang tak tertahankan yang kau pasti akan putus asa untuk dapatkan, tetapi, jika kau memiliki keyakinan dalam kecepatan berlarimu …… Aku sarankan kau harus melarikan diri dengan sekuat tenaga.
Bahkan, aku juga berencana melakukan itu.

Untuk permulaan, sejauh yang aku lihat dari kejadian-kejadian sebelumnya, ia memiliki rata-rata 1 menit untuk muncul setelah kau meninggalkan area aman ini.
Dan dalam waktu itu …… lari dengan seluruh kekuatanmu.

Di ujung timur, ada tangga yang mengarah ke lantai berikutnya. Jika kau pergi melalui pintu itu, sepertinya itu akan berada di luar kekuasaannya, dan tidak akan mengejarmu lagi.

Itulah kenapa, aku sarankan kau lari dari lantai ini.

Baiklah, aku benar-benar berdo’a semoga kau beruntung.

Di lantai berikutnya, aku berencana meninggalkan catatan yang sama, tapi …… jika tidak ada di sana, hanya karena tidak ada di sana, tolong bayangkan apa yang akan terjadi.

Kalau begitu, Adios.

Omong-omong, tempat ini hanya menyembuhkan lukamu dengan sendirinya, tapi perutmu tetap akan lapar jadi hati-hati!

Berdasarkan apa yang telahku lihat di【Past Peek】…… tidak, tidak perlu melihatnya. Mereka semua mati kelaparan, ya, seperti yang kau lihat.

Setelah selesai membacanya, Junpei mendesah.

Ketika dia melihat sekeliling, ada sekitar 20 kerangka mayat di area berwarna perak.

Bahkan jika kau tinggal di tempat ini yang merupakan area aman, akhirnya pasti sama.

「Dan …… jika memang begitu …… seperti yang ditulis orang ini …… Aku harus pergi ke ujung timur」

Begitu baiknya, penulis menulis tanda yang arahnya adalah timur-barat-selatan-utara di tanah.

ーーApakah dia hanya orang yang baik hati, atau, seseorang yang sedang dalam suasana hati yang baik seperti yang dia tulis, atau mungkin …… apakah dia memiliki tujuan yang berbeda.

“Yah, itu adalah hal yang baik”, Junpei berdiri.

「Pada akhirnya, sudah jelas kalau tinggal di sini hanya akan menyebabkan kematian karena kelaparan, lebih baik untuk bergerak maju dengan cepat」

Dia kemudian berjalan ke ujung area yang ditutupi oleh partikel berwarna perak.

ーーsejauh yang aku lihat dari kejadian-kejadian sebelumnya, ia memiliki rata-rata 1 menit untuk muncul setelah kau meninggalkan area aman ini.

Dari yang terlihat, masih 300 m untuk sampai di dinding ujung timur ……. jika orang biasa, yah, itu pasti gagal, tapi bentuk tubuhku tidak bagus.

Akan tetapi, jika aku tidak melakukannya, aku akan mati.

Mengambil posisi lari sprint, ketika dia akan berlari dengan semua kekuatannya.

「……tunggu sebentar? Raja tak Hidup yang kulihat dengan【Appraisal Eyes】……kemampuannya …… meniadakan kerusakan, HP sangat rendah …… dan …… rapuh?」

Di tempatnya berdiri, Jumpei mulai berpikir.

「Meskipun mampu membatalkan serangan, mengapa itu rapuh?」

“Dan……”, dia melanjutkan.

「Meniadakan serangan …… tapi …… dalam beberapa kasus …… ada beberapa kasus yang ditaklukan, dia berkata …… itu benar …… bahwa benar-benar ada sebuah kasus ketika itu dikalahkan …… bukan?」

Dan di sana, di dalam kepala Junpei, dia ingat perasaan seolah-olah potongan teka-teki sudah pas, atau, benang kusutnya menjadi lurus.

…… pikirkan …… pikirkan …… Takeda Junpei!! Ini kemungkinan besar persimpangan pertama tentang bagaimana kau akan bertahan dari sekarang

ーーHP rendah. Tubuhnya rapuh. Tapi, itu tidak bisa mati. Mengapa demikian? Tentu saja …… karena itu memiliki skill meniadakan serangan.

ーーtetapi …… jika aku percaya apa yang tertulis di dalam catatan, untuk membunuh itu …… adalah mungkin. Mengapa demikian? Yang tidak bisa dibunuh oleh serangan apa saja terbunuh ……. persyaratan itu adalah …… ledakan, dan …….. huru-hara……

Dan disana, “Ah……!”, Junpei menahan nafasnya.

ーーbenar, bahwa jika itu persis seperti yang kuduga …… dalam situasi sihir ledakan jarak dekat, itu mungkin.

Tapi, aku tidak bisa menggunakan sihir ledakan. Dalam situasi sendirian, ditambah…… dengan status yang buruk. Aku tidak bisa membuat situasi huru-hara.

Danーーaku melihat ke langit-langit.

Dari lubang langit-langit yang terlihat dari tempat yang berbeda, ada cahaya yang melintas. aku ingat monster yang dibalut dengan daging busuk tadi, dan tulang belakangku menggigil meskipun aku berada di area aman.

“Tapi……”, Jumpei tersenyum sedikit.

ーーItu mungkin …… mungkin dengan ini! Jika tebakanku benar …… biarpun itu aku …… mungkin …….. kurasa.

ーーmasalahnya adalah, seberapa rapuh tubuhnya … itu dia. Dengan efek dari sihir ledakan yang diciptakan oleh petualang, jika fenomena itu terjadi, maka …… mungkin itu terjadi.

ーーbahkan jika aku menciptakan situasi yang sama …… berapa banyak kerusakan yang akan terjadi? Pertama, ini adalah pertaruhan akan tebakanku yang benar atau salah. Bahkan jika itu benar …… itu akan menjadi pertaruhan lagi setelah itu ……

ーーitu benar, jika “itu” dikalahkan, aku bisa mendapatkan peningkatan besar dalam level, bahkan ada item drop…… mungkin, untuk maju dari sekarang…… aku mungkin bisa mempersiapkannya ……

Di sana, Junpei menggelengkan kepala ke samping.

「Seperti yang kupikir, aku harus berhenti …… ya. Di lantai berikutnya, mungkin …… yang lebih sederhana …… cara yang lebih mudah untuk melakukannya bahkan denganku …… bahkan mungkin ada monster yang bahkan aku bisa ……」

Jika terus seperti ini, bahkan jika dia tinggal di sini, dia akan mati kelaparan … itu pasti.

Dan, dalam kenyataannya, bahkan jika dia pergi ke lantai berikutnya …… dia hanya akan, dibunuh oleh monster di sana ……

Itu adalah sesuatu, yang bahkan Junpei mengerti.

Tapi, masih …… jika ada secercah harapan.

Lebih sederhana daripada di sini, lebih aman …… naik level, dan, peralatan lengkap dan keterampilan, dan kemudian …… jika hanya ada persiapan yang bisa dia lakukan untuk maju ke depan.

Bahkan seberapa rendah kesulitannya, bahkan seberapa optimisnya pandangan itu…… kesulitan itu, selama kemungkinan bahwa dia bisa melakukan itu di lantai berikutnya bukan 0…….

Pada saat itu, sisi wajah Noriko muncul di pikiran Junpei.
『Tapi kau tahu? Di dunia apa, di mana pantatmu terbakar, apakah orang bodoh akan melindungi seorang yang tidak kompeten? Itu hanya berarti, seperti itu』
Pikir Junpei.

Dia tidak tahu kapan Kido dan Noriko mulai keluar, tapi paling tidak, dia…… dia bukan gadis yang akan membuangku begitu saja.

Tapi, kenyataannya …… dia membuangku.

Atau mungkin, Noriko telah putus asa dengan statusnya sendiri, dan menggunakan dirinya yang merupakan seorang wanita sebagai senjatanya, untuk mendapatkan perlindungan dari makhluk yang kuat.

Dan …… itu benar.

Itu pasti benar, dan pilihan yang memiliki persuasi yang tidak masuk akal.

ーーorang lemah tanpa kekuatan apa pun …… hanya akan diinjak-injak.

Ini bukan Jepang, ini adalah dunia yang berbeda. Jika aku tidak berubah……aku hanya, akan dirampas.

「Untuk melihat hal yang sangat alami pada akhir ini …… dilempar ke tempat semacam ini …… lebih dari itu …… “lihat”」

Bekas luka di pundaknya ditekan lebih dalam.

Luka di tubuhnya telah tertutup, tetapi mungkin karena darah yang hilang, lututnya gemetar seolah ingin tertawa.

“Dan……”, Junpei membentangkan tangannya, dan menampar pipinya sendiri dengan semua kemauanya.

「apakah kepalamu membusuk? Takeda Junpei!! Jika monster-monster di lantai berikutnya, kemungkinan itu memiliki persyaratan yang lebih mudah, katakan …… tidak ada cara yang mudah?! Ini …… Tingkat bertahan hidup 0% kau tahu?!」

Dan dia berteriak.

「Level 1, lebih dari itu…… status buruk, di situasi ini tanpa skill atau apapun…… bahkan jika itu sangat sedikit…… jika ada kesempatan untuk menang………PASTINYA ITU SEKARANG!!」

Dan, dia memeriksa batu rata yang seperti tangga spiral yang berlanjut ke tempat di mana dia berhadapan dengan monster tadi.

“Yosh”, Dia mengangguk.

Sepertinya dia bisa naik menggunakan itu.

Dan lebih jauh lagi, dia memeriksa cahaya redup yang lolos dari 1 bagian langit-langit.

Dan, tempat di mana cahaya itu mengendap keーーmedan gua batu kapur tepat di bawahnya.

ーーAku tidak tahu apa yang akan terjadi di atas, itu juga sebuah pertaruhan.

“Tapi”, Junpei memantapkan hatinya.

ーーmaju selangkah!! Pergi ke atas kematianmu dengan mengandalkan cahaya redup……!! Untuk bertahan hidup……!!

Dan seperti itu, Junpei mengambil langkah keluar dari area aman.

Apa yang menutupi permukaan sekitar adalah tengkorak.
Junpei yang berlari ke arah tahap atas dengan kecepatan yang dia bisa, mencapai posisi yang dia simulasikan di kepalanya.

Danーーketika dia sadar, itu ada di sana.

Mayat yang membusuk dibalut dengan kain lusuhーーRaja tak Hidup.

Sebagai pelaku utama yang membuat mayat di tempat ini, monster yang memiliki peringkat bahaya yang berada di atas raja iblis, dengan karakteristiknya tidak menerima serangan apa pun.

Biasanya, bukan sesuatu yang Junpei dengan level 1 dan memiliki status buruk dapat lakukan.

ーーTapi, aku punya rencana. Ekspektasi dan prediksi, kesimpulan demi kesimpulan. Menginjak banyak lapisan es tipis, dan tidak melewatinya. Operasi yang tidak dapat diandalkan sebagai jaring laba-laba.

Tapi, jika aku tidak melakukannya dengan gegabah di sini …… tidak mendapatkan poin pengalaman dari menundukkan Raja tak Hidup, dan tidak mendapatkan item drop-nya …… mereka akan benar-benar tidak akan bisa bergerak maju mulai dari sekarang.

「Sebelumnya, begitu kita bertemu … kau benar-benar melakukan sesuatu padaku, kau bajingan busuk」

Karena kata-kata Junpei, mulut Raja tak Hidup terbuka.

Itu mengangkat sabit besar dengan haus darah, dan untuk mendapatkan darah baru yang akan berkaratーーmayat busuk bergerak.

「Datanglah sekarang! Lurus kedepan seperti itu!」

Dan, dalam contoh bahwa Raja tak Hidup mencapai 1 m sebelum Junpei, Junpei berteriak.

「Itu Benar! Kau kep*rat sialan!」

Bersama dengan kata-katanya, tanah runtuh.

Sebelumnya, seperti saat ketika Junpei jatuhーーitu melewati tulang yang menumpuk, dan Raja tak Hidup jatuh.

Junpei mengangkat ibu jarinya ke atasーーdan memutarnya sekaligus, sambil menunjuk ibu jarinya ke bawah.

「Kau juga …… akan menjadi sepotong daging ……!」

Dari lubang yang dibuat, dia memeriksa apa yang terjadi di bawah.

Tempat di mana Raja tak HIdup jatuh, adalah area gua batu kapur, karakteristiknya, seperti pedang, atau mungkin gunung pedang seperti duri terwujudkan di sana.

Dan, sementara Raja tak HIdup tertusuk, *BikunBikun*, ia berjuang di tempatnya sambil menghamburkan cairan berwarna hijau, dan akhirnya mati.

Junpei, mengeluarkan desahan lega.

Tertulis dalam kemampuan【Appraisal Eyes】 bahwa Raja tak Hidup bisa membatalkan serangan yang dikenali.

Tapi, hanya dalam kasus di mana ada huru-hara atau ledakan, itu dapat dikalahkan.

Artinya, jika itu adalah serangan yang tidak dapat dikenali, tidak mungkin untuk membatalkannya.

Terjebak oleh ledakan angin, dan jatuh dari itu, atau mungkin, serangan tak terduga saat jarak dekat.

Itu kemungkinan besar merupakan pukulan fatal.

Dan, sekarang, situasi yang Junpei ciptakan, ituーー

ーーjatuh sampai mati.

Bahkan dalam kasus-kasus yang dikalahkan, kemungkinan besar, selama pertempuran sengit yang konyol, atau pada akhir perkelahian, situasi ini pernah terjadi.

Jika memang seperti itu, tubuhnya yang sangat rapuh dan HPnya rendah, itu akan mati seperti saat ini dengan satu serangan.

Junpei yang turun ke tangga spiral, menyentuh mayat Raja tak Hidup.

Dan kemudian, perasaan hangat menyebar ke seluruh tubuhnya.

Poin pengalaman, berarti mencuri kekuatan hidup makhluk hidup yang kau bunuh.
Itu artinya perasaan hangat ini adalah pengalaman Raja tak Hidup ketika menunjukkan dirinya.

Dia mengambil pelat statusnya, dan memeriksanya.

「Haha……ini benar-benar menggelikan …… serius …… ini terlalu banyak …… tapi, memikirkannya secara berbeda …… memberikan sebanyak ini, monster ini pasti sekuat itu …… ya?」

Di pelat, level 178 tertulis.

Poin bonus tersisa yang dapat digunakan adalah 885.

Dan di sana, tubuh Raja tak Hidup tersebar, dan kartu yang bertaburan bersinar dengan cahaya ke tanah.

Itulah yang kau sebut sebagai item drop dunia ini, dan itu adalah sesuatu yang sangat enak yang akan terwujud jika kau meminta.

–S&W M57 kaliber 41 Magnum (Peringkat Item: National Treasure Class ※ Peluru dimuat ulang menggunakan kekuatan sihir)

–Semua Status Ketahanan Perlawanan (※ Hanya resistensi, bukan pembatalan)

「Mengapa pistol ada di dunia ini …… yah, seperti yang diharapkan dari celah dunia…… ada banyak hal di dalamnya」

Untuk sementara waktu, ia mematerialisasikan pistol dan meletakkannya di saku pakaiannya yang lusuh.

「【All Status Ailments Resistance*】…… apa yang harus aku lakukan ……」
*note: Semua Ketahanan terhadap Perlawanan Status
Dan di sana, Junpei mengambil kartu terakhir.
【Daging Mayat Hidup】
Tingkat Item▼▼▼ National Treasure Class
Karaktertistik▼▼▼Daging Raja Tanpa Kehidupan. Tidak termakan. Karena mayat manusia diwarnai oleh kutukan kuat yang para dewa jahat labirin keluarkan, monster yang muncul adalah Raja tak HIdup. Secara alami, dagingnya adalah balok kutukan, dan orang yang memakannya dapat memperoleh kemampuan khusus. Secara khusus mengatakan, komposisi tubuh berubah, dan tubuhmu sama dengan mayat hidup ■■■■■.

Di sana, Junpei menyeringai …… dan mulutnya terbuka.

「Resistansi status datang … dan selanjutnya adalah ini ya. Ini ya …… waktunya terlalu bagus. Yah, kemampuan pembatalan serangan dari undead yang tidak keluar …… benar-benar memalukan ……」

Di sana, dia membuat wajah cemberut.

「Meskipun …… jika aku memakan daging ini …… mungkin …… tidak …… itu akan sangat bergantung pada keberuntungan, tapi …… “kemungkinan untuk lolos dari labirin ini” seharusnya muncul」

Dan, sambil mengatakan itu, dia mewujudkan daging busuk.

Penuh belatung putih menggeliatーーdaging ditutupi dengan cairan kuning.

Dan, dengan ragu-ragu, dia mengambil pelat statusnya.

Poin bonus level naik adalah 885 ……

「Meski begitu …… aku tidak mau makan ini …… dan …… ini aslinya mayat manusia kan? Apa kau serius …… ini …… pilihan terakhir …… oi」

Pada saat itu, di kepalanya, hanya gameーーdia merasa seperti pilihan telah muncul.

ーーapa kau ingin berhenti menjadi manusia?
Ya
Tidak

Tanpa berkata apa-apa, dia memasukkan semua poin bonusnya ke kecepatanーーdia menempatkannya untuk menghindari efisiensi.

Dan dengan itu, menuju salah satu dari sepuluh skill slotnya, tanpa ragu-ragu, ia menempatkan 【All Status Ailments Resistance】.

「Tapi …… sungguh, dengan strategi ini …… apakah itu akan berpengaruh? Jika itu bisa dilakukan dengan benar …… itu mungkin, tapi …… Aku bahkan tidak tahu tempat macam apa lantai berikutnya…… jika satu hal tak terduga terjadi …… itu adalah “Akhir” kau tahu?」

“Tapi……”, dia mencengkeram tinjunya.

ーーitu adalah kesempatan tipis, tapi …… jika memang seperti ini, 100%, aku akan mati di tempat yang berikutnya …… jika itu yang terjadi.

Dan, jika ini adalah game, dia telah memilih pilihannya seperti ini.
Ya ←
Tidak

*Bi*, dia merasa seperti suara elektronik bergema di kepalanya, dan akhirnyaーーdia mulai melahap daging mayat hidup.

Dia meminum darah yang membusuk.

Di sekitar mulutnya, potongan daging yang dicampur dengan belatung putih terjebak.

Batuk berkali-kali, tapi tetap saja, dia terus memakan daging busuk.

Itu benar, di lantai berikutnyaーーuntuk bertahan hidup.

ーーKido……Noriko……kalian, kalian membodohiku. Mengetahui lebih bahwa aku pasti akan mati …… kau membodohiku …… jika begitu, jika itu untuk bertahan hidup, daging busuk, daging manusia, apapun itu …… Aku AKAN MAKAN ITU !!

ーーAku……Aku……

Sambil mengeluarkan air mata darah, dia berteriak di tempatnya.

「ーーtanpa gagal……kalian……aku akan mengubah kalian……menjadi potongan daging……!!」

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded