Dungeon Seeker Volume 1 Chapter 3 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!
  • Translator : SkyWalker_II
  • Editor : Scraba

Haha! Apa kabar, bung? Ngomong-ngomong, catatan ini hanya sebuah pemberitahuan.

Tuan-tuan yang bijak sepertimu, mereka sukses berlari menjauh dari Raja tak Hidup, dan berhasil mencapai kesini entah bagaimana.
Ngomong-ngomong, aku tidak terlalu yakin, tapi di labirin ini, seperti yang terlihat…… disini terdapat area aman termasuk lantai lainnya seperti yang sebelumnya

Dan, ini lantai kedua, luas hutan ini sekitar 4 km².

Berharap ada mamalia atau reptil, tapi disini tidak ada tipe seperti itu, tapi, tidak, sungguh, terbuat dari apasih ini.

Berkat tanaman indah yang disebut Lumut Cahaya*, sepertinya tumbuhan di hutan dapat melakukan fotosintesis, meskipun ……
*Lumut Cahaya.

Tapi, Apa kau memperhatikan? Di lantai ini terdapat hutan rimba tapi disana tidak ada binatang.

Tapi, yah, bagaimanapun juga……ada banyak serangga yang kau kenal.

Un……mereka seranggakan?

ーーitu benar, mereka adalah serangga.

Eh, serangga, serangga, serangga, aku terlalu ngotot, kau bilang?

Itu benar, tuan-tuan yang belum pernah melihatnya akan berpikir seperti itu〜. Tapi, jika seseorang melihat mereka, mereka tidak akan benar-benar bilang aku ngotot.

Bagaimanapun, jika kau tidak melihat serangga, kau sangatlah beruntung, itulah maksudku.

Yah, salam pembukanya sudah cukup dengan itu.

Bagaimanapun, Aku akan memperkenalkan monster gila di lantai ini.
Di tempat pertama, kau tahu? Berpikir untuk bertarung, menjilati getah, itulah jenis serangga seperti itu.

Lalu, mengapa ia menyerang dengan tubuh raksasa, kau bilang?

Mengapa demikian, apa pun yang kau lakukan …… dia tidak akan mendapatkan goresan, mengapa ia memiliki jenis armor iblis kau bilang?

Tuan-tuan yang sudah menemukan mereka pasti bisa mendengar suara-suara seperti itu !!

Kalau begitu, biarkan aku menjawab!

Haha! Jawabannya gampang.

ーーini adalah, Celah Labirin.Tidak ada jawaban yang lebih baik dari itu.

Tidak, itu hanya bisa dijawab seperti itu.

Haha. sungguh, itu menempatkanmu pada suasana hati yang baik, benar

Aku tidak bisa berbuat apa-apa tentang makhluk ini. Tidak, orang normal tidak bisa berbuat apa-apa
Itu benar, makhluk hidup raksasa yang memiliki panjang tubuh lebih dari 20 m itu …… dia bahkan tidak bisa terluka sedikitpun oleh petualang biasa.

Biar kuberitahu dengan terus terang okay?

Di lantai kedua, para petualang yang telah masuk, sebagian besar telah dimusnahkan.

Hanya karena, dia bisa melukainya meski sedikit…… berbeda dari Raja tak Hidup, mungkin saja, mereka mejadi tidak fokus berlari.

Kerusakannya berhasil atau tidak, itulah perbedaan besarnya.

tapiーーmereka tangguh. Sangat tangguh.

Dan itu bukan serangga* pasir biasa.

Dengan serangan kita …… untuk membunuhnya …… itu tidak mungkin.

Membutuhkan ratusan tebasan, dari seseorang yang berada di sekitar Level 200, itu bahkan tidak akan dipedulikannya.

Eh? Kenapa aku bisa tahu itu, tanyamu?

ーーsebenarnya, itu tentu saja karena aku mencobanya.

Sangat mudah untuk menghindari serangannya.

Tapi, tidak seperti itu bisa dihindari 100%. Dan, jika kita menerima serangan dari mereka, kita  akan langsung mokad*.

Aku melihat itu dengan 【Past Peek】 jadi aku tidak mungkin salah, dengan tiu.

Setiap petualang …… dengan serangannya yang menyeruduk dengan tanduknya, kau akan seketika mokad.

Itu benar … hanya mereka yang memilih untuk hanya melarikan diri, dari lantai pertama, lantai kedua, merekalah satu-satunya yang bisa menyelesaikannya.

Dan, setiap orang yang melihat pesan ini, kau sangatlah beruntung. Lagipula, kau sudah tahu apa yang harus kau lakukan.

Dan, dengan itu, aku benar-benar ingin menyarankannya kepadamu.

Asal kau tahu, kumbang raksasa ini bergerak lambat. Sungguh, mereka bahkan lebih lambat daripada orang biasa.

Itu benar, itu adalah tank! Keras, Kuat, Lambat!

Ketiganya lengkap sudah …… itu adalah poin yang paling penting benar?

Dan …… makhluk-makhluk ini, berbeda dari Raja tak Hidup sebelumnya …… mereka hanya bergerak di sekitar area aman dengan radius 10 m.

Berapa lamapun itu, dan apa pun yang terjadi, mereka tidak akan membiarkan mangsa melarikan diri, begitulah.

Tapiーーaku yang pernah melihat dengan 【Past Peek】.

Lantai ini ke arah utaraーーdisana terdapat lorong-lorong didalamnya.

Tuan-tuan bijaksana sepertimu, mungkin akan berlari menggunakan kekuatan penuhmu ke arah itu. Mereka tidak akan mampu mengejar kecepatanmu.

Lagipula……mereka selambat kura-kura.

Dan dengan itu, Adios!

Jika ada volume berikutnya, harap berhati-hati!

Dalam bau mesiuーーJunpei yang menahan rasa laparnya, di dalam area aman di mana partikel berwarna perak berterbangan, berbicara sendiri.

「Lari, huh …… kalau hanya lewat sini, hanya pada titik itu, aku tahu bahwa itu sangat penting, pemberitahu-san」

“Tapi……”, dia melanjutkan.

「Jika kau terus berlari, di suatu tempat……di suatu waktu……jantungmu akan berhenti, itu pasti……itulah kenapa……」

Dan, Junpei menarik pelatuk lagi setelah ribuan kali dia melakukannya.

Serangga raksasa berada di depan Junpei.

Berat tubuhnya mungkin puluhan ton, atau mungkin ratusan ton.

Hutan berdaun lebar …… dia menginjak-injak pohon-pohon, seperti tank, makhluk hidup di tingkat yang berbeda, dengan ketinggian 5 m, panjang 20 m, dengan kecepatan yang sangat lambat, itu menyerang ke arahnya.
Namun, kumbang tidak bisa masuk ke dalam area amanーー*Don*, dengan suara membosankan itu, ia terhempas ke belakang.

“Ma〜……”, Junpei berbicara kepada dirinya sendiri.

「Kalau petualang biasa……mereka tidak memiliki【Appraisal Eyes】jadi mereka tidak mungkin tahu, lagipula, itu memiliki kemiripan seperti monster dalam film 」
Tapi, penulis ini, memiliki 【Appraisal Eyes】 dan 【Past Peek】 …… artinya, dia tahu kan?
Atau mungkin……dia tidak punya cara untuk menyerang dari jarak jauh?

Atau……tidak, tebakan tetap saja hanya tebakan. Paling tidak, sampai sekarang, dia …… tidak berbohong.

Dia mengamati kumbang, karakter kalimat yang muncul di belakang mata Junpei, isinya adalah sebagai berikut.

【Kumbang Mammoth】
Spesifikasi Bahaya ▼ ▼ ▼ A
Karakteristik▼ ▼ ▼ Kelas tertinggi monster tipe serangga. Itu adalah armor yang sangat kuat, menangkis semua jenis serangan fisik dan serangan sihir. Tapi, otaknya sangat kecil, dan kepalanya tidak sebagus itu. Tidak lari, tidak menyanjung, tidak peduli. Dengan gaya bertarungnya, yang akan diketahui oleh musuh, “ia akan menyerangnya sampai masa hidupnya habis”.

「Itu benar untuk menempatkan semuanya pada kecepatan ya …… jika itu aku sebelumnya, aku tidak akan bisa bertahan dengan keganasan itu, dan aku akan berada di sisi itu dalam sekejap. Dan …… selain itu, beruntungnya aku menemukan area aman dengan cepat」

Selanjutnya, Junpei menarik pelatuk dari magnum kaliber 41.

ーーsudah lebih dari 60 jam sejak dia mengulangi tindakan itu.

Serangan terus menerus dari kumbang, dan pelindung area aman.

Semua peluru yang bisa dia reaload, dia tembakan mereka ke arah kepalanya.

Menunggu sekitar 10 menit, tukar MP ke peluru, dan,reload pelurunya kembali  sekali lagi.

Akhirnyaーーcelah terbuat di armor kepala Kumbang Mammoth.

「Bisa dibilang …… terakhir kali, arti dari makan Daging Mayat Hidup itu terakhir kali …… tidak ada apa-apanya, tapi bagaimanapun juga, ini kabar baik」

*Don*, suara tembakan pistol.

Dan di sana, menembus armor kumbang, dan peluru mencapai otak kumbang raksasa.

*Doshii……n*.

Berat puluhan ton, atau mungkin ratusan ton, telah runtuh dihadapannya.

Dia mengamati itu selama sekitar satu jam, kemudian menembakkan peluru ke tempat yang sama secara terus menerus.

Dan dengan itu, dia yang menegaskan bahwa kumbang itu sudah tidak bergerak, meninggalkan area aman, dan meletakkan telapak tangannya di atas kumbang.

「Yah, item drop apa kali ini ……?」

【Tanduk Kumbang Mammoth】
Tingkat Item▼▼▼ Rare (S)
Karakteristik▼▼▼ Kekerasannya sekitar setengah dari Orihalcon. Bahan senjata kelas tertinggi yang bisa diperoleh di atas bumi . Senjata tumpul tanpa diproses.

【Armor Spesial】
Tingkat Skill▼▼▼ Legendary Class
Karakteristik▼▼▼ Skill yang meningkatkan kekuatan pertahanan sebesar 2,5 kali.

Dan disana, Junpei hanya menempatkan kartu bahan tanduk di kotak barangnya, dan membuang kartu skill.

「…… tidak beruntung ya. Kekuatan pertahanan untukku sekarang …… tidak diperlukan……..lagipula, setiap naik level …… secara normal sepuluh poin bonus bisa didapat  …… hanya lima」

Disamping itu, skill, yang pertama, bukanlah sesuatu yang memiliki karakteristik materialisasi.

Lalu, mengapa, itu ada sebagai kartu sekarang, itu sederhana, bahwa dalam rangkaian skill, hanya saja proses seperti itu diperlukan. Untuk itu, kemampuan Junpei sebagai skill hunter melewati cara-cara untuk membaliknya, mewujudkan (kartu skill) itu untuk sementara.

Awalnya skill adalah hal atau konsep konseptual, jadi wajar jika itu tidak untuk terwujud.
Dan itu ditempelkan sebagai material secara paksa, begitu alami, bahkan jika dia terus menyimpannya sebagai kartu skill, itu akan menghilang seiring berjalannya waktu.

Dan, bagaimanapun, Junpei melanjutkan kata-katanya.

「Disini tidak normal. Dengan satu serangan di kepala atau tubuh, itu akan berakhir …… Aku akan memberikan tangan dan kakiku …….. ada tempat untuk pulih … dan untuk itu … Aku hanya bisa menempatkan semuanya dengan menghindar.」

Dan di sana, total poin Junpei sebesar 170 poin dan naik 34 level kali iniーーdia mencoba untuk menempatkan semua itu dalam penghindaran, tetapi dia melihat ke depan, dan tertawa masam.

*Doshin*, *Doshin*, bersama dengan suara-suara berat itu, dia melihat bayangan raksasa yang bersinar hitam.

「Ah〜 Aku lapar ……, aku benar-benar lapar …… yang sebelumnya tidak menjatuhkan daging …… tapi aku mengharapkan pada kalian? Sesuatu yang disebut serangga, mereka bilang rasanya seperti udang ya?」

Junpei menaruh semua poin bonusnya, bukan untuk penghindaran, tetapi ke MP.

「Dengan ini, kecepatan reload peluru mungkin akan meningkat, kekuatannya juga akan naik. kenyataannya adalah… Aku sangat lapar hingga aku ingin melarikan diri sesegera mungkin…」

Dan, dia melanjutkan.

「Disini……Aku tidak bisa pergi」

9 Kumbang Mammoth tiba-tiba muncul.

Sambil melihat kearah mereka, Junpei sombong.

「Lagi pula, tanpa risiko …… seekor bebek datang membawa daun bawang dengan itu …… !!」

Dan, pembantaian sepihak oleh bocah paling lemah pun, terjadi.

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded