Dungeon Seeker Volume 1 Chapter 7 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!
  • Translator  : SkyWalker_II
  • Editor : Scraba

SEPULUH RIBU PRAJURIT▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼

Junpei terdiam.

Lantai itu, dengan luas sekitar 500 m² yang seolah-olah semuanya terbuat dari betonーーadalah ruang yang memiliki warna abu-abu di seluruh permukaannya.

Ketika dia membuka pintu, tepat di depannya adalah area aman.

Benar.

Sama seperti ketika melawan Cerberus, ini adalah area aman di awal.

Junpei berpikir, area aman di awal memiliki arti……tempat yang muncul ketika kesulitannya terlalu tinggi, kemungkinan itu adalah perangkap dari Dewa.

Sebagai buktiーーmusuh kali ini dibandingkan dengan musuh-musuh sebelumnya, perbedaannya sangat jelas.

Jika adegan mengejutkan ini harus dikatakan, itu adalah yang terbaik, dan terburuk hingga sekarang.

「Tempat ini disebut Celah Labyrinth……apapun bisa terjadi……」

Adegan yang terpampang di depan Junpeiーーsejauh dari yang bisa dia lihat, manusia, manusia, manusia.

Dengan armor perak ditubuh mereka, dilengkapi dengan tombak dan pedang, kelompok itu mengenakan equipment dan armor…tidak, bisa dikatakan bahwa, itu adalah Prajurit.

Sekitar ribuan……tidak, tapi mungkin lebih dari 10,000.

JIka dikatakan secara sederhana, ini adalah situasi ketika berada di dalam lapangan Baseball, tempat para penonton dipenuhi oleh orang-orang yang mengenakan equipment dan armor dengan ciri khas barat. Jika ada seorang penyanyi biasa, dia mungkin akan benar-benar tercengang melihatnya.

Junpei yang untuk sesaat mengeluarkan pistol dari pinggangnya, menembak ke arah salah satu dari mereka yang berada di dekatnya.

Di perbatasan area aman, peluru Magnum yang ditembak Junpei, *Shupon*, dengan suara nyaring, menghilang.

Dan di sana, dia tersentak seolah-olah dia menggigit serangga pahit.

「……Begitu ya, aturannya berubah ya…….yah, menembak dari area aman……jika itu mungkin…… lantai ini pasti akan mudah」

Analisis data dari 【Appraisal Eyes】 adalah sebagai berikut.

【Rindall Imperial Army】
Spesifikasi Bahaya ▼ ▼ ▼ Individu E / Grup S +
Karakteristik ▼ ▼ ▼ Prajurit dari suatu negeri disuatu dimensi. Selama latihan berskala besar, ketika pasukan yang melebihi seribu orang tiba-tiba menghilang, itu menyebabkan kegemparan besar selama waktu dunia itu. Alasan menghilang, sayangnya, dikarenakan mereka terjebak dengan distorsi dimensi yang muncul. Mereka ditemani oleh satu batalyon penyihir istana, jadi tidak hanya dengan pertempuran fisik, tetapi mereka juga bisa menghadapi pertempuran sihir. Mereka pada dasarnya adalah manusia, dan struktur tubuh mereka juga manusia, tetapi mereka kehilangan akal pikiran karena efek dari Mana para Evil God yang mengisi labirin, sehingga sifat mereka menjadi dekat dengan monster. Karena itu, mereka tidak bisa memasuki area aman*.

Sebuah helaan nafas yang sangat, sangat dalam.

Segera setelah itu, Junpei mulai membaca surat dari Ossan yang memiliki nada yang begitu cerah.

Hyaha〜!

Bung! Apa kabar!

Keluar dari penggorengan masuk ke dalam api! Kali ini, lawannya adalah Prajurit!

Jika dilawan dengan benar, pertama, kau perlu empat hingga lima kelas penyihir terkuat di benua ini yang memiliki Level lebih dari 200.

Jika kau bertanya apa yang harus dilakukan dengan itu, segera setelah pertempuran dimulai, mulailah dengan menembak sihir penghancur skala besar dari Super-Class dan mengakhirinya dengan satu serangan.

Tapi, lawan juga memiliki satu batalyon penyihir.

Jika mereka membuat penghalang pertahanan sejak awal, maka sekalipun Kau mengumpulkan rekan-rekan hebat, itu akan menjadi hal yang tidak mungkin.

Kalaupun bisa, itu akan bergantung pada penyerang jarak dekat……

Yah, bagaimanapun, selain Penyihir, kau juga harus mengumpulkan banyak penyerang yang kuat.

Eh? Apa yang akan kulakukan terhadap para pasukan itu?

Itu sebabnya, aku katakan sebelumnya, bahwa aku adalah pemain solo. Dan aku seorang NEET yang menganggur di Jepang……jangan membuatku mengatakannya, itu memalukan!

Ahh, aku keluar dari topik.

Ini tentang apa yang akan kulakukan…yah, seperti yang kulakukan diatas sebelumnya, aku akan lari oke?

……Aku level 200……tapi aku lari?

Tidak, terus terang, aku berpikir bahwa monster yang cukup lemah akan segera muncul……jadi aku terus mengambil jalan aman hingga sekarang.

Sampai sekarang, ada monster yang mungkin bisa kusingkirkan (bunuh)……tapi risikonya terlalu tinggi.

Dan……seperti yang kau tahu, tidak ada monster lemah yang muncul.

Ini sangat buruk. Bahkan, aku terpojok.

Yah, bagaimanapun……akhiri suasana suram ini.

……mari kita lakukan dengan semangatーーー!

Mengenai apa yang akan kulakukan sekarang.

Untuk sesaat, orang-orang ini, masing-masing dari mereka lemah. Dan, mereka juga tidak bisa terbang.

Jika kau terbang sekitar tiga ratus meter di atas tanah, orang-orang ini tidak akan dapat menyerang. Bahkan sihir pun akan kehilangan sebagian besar efeknya.

Dan, aku, level 200, dan di dunia luar, aku adalah pemburu harta karun yang cukup terkenal, aku tahu, aku cukup kuat secara umum.

Dan lebih dari itu, aku berasal dari kelompok reinkarnasi dunia yang berbeda……jadi kapasitas item box-ku sangat tidak bisa dipercaya. Sungguh, kau bisa memasukkan apa pun ke dalamnya.

Yang ingin kukatakan adalah.

ChararaChaChaCha〜n! Karpet terbang!

Benar, aku akan pergi ke pintu lantai berikutnya lewat langit.

Yah, aku mungkin akan menerima beberapa serangan, tapi tentu saja aku dapat mengatasinya.

Oleh karena itu, Adios!

「Sepertinya Ossan mulai terpojok…..yah, hanya dengan terus kabur……itulah yang akan terjadi. Maksudku, jika dia mati, aku akan berada dalam masalah besar……」

“Baiklah ……”, catatan yang ditinggalkan Ossan, Junpei, dia membuangnya.

Kelompok lapis baja yang menyebar di depannya, membuat suara logam bergesek.

*Koho〜*, *Koho〜*, dan, nafas yang bisa terdengar dari dalam armor.

ーーtotal jumlah mereka, lebih dari sepuluh ribu.

Dan di sana, Junpei mendongak, dan tersenyum tanpa ekspresi.

「Okay~. Ossan……melakukannya dengan semangat, mau bagaimanapun situasinya, itu yang terpenting」

“Dan dengan itu”, Junpei menarik napas dalam-dalam, dan memanggil kelompok dengan equipment dan armor bergaya barat itu dengan suara keras.

「Heiーーーー, dengan senang hati……sampai berakhir……ayo kita lakukan ini……!!」

Dan, dia membuat senyuman yang sangat tenang.

「Hanya dengan gigi Cerberus, aku mungkin bisa membunuh seorang manusia yang mengenakan armor. Tapi……kalau aku melawan mereka sambil menghindar, dan bahkan jika aku melakukannya dengan serius……setelah membunuh sekitar dua atau tiga ratus, kehilangan fokus, atau kehabisan stamina……aku akan tertangkap dan terbunuh 」

*Pa*, dia bertepuk tangan.

「Sekarang, semuanya melihatku, apa yang kukeluarkan, adalah hal yang sungguh sangat anehーーitem box」

Bersama dengan nada dramatis, Junpei memunculkan item box-nya.

Ketika dia membuka tutup item box-nya, *NyuruNyuru*, sesuatu yang menggeliat melompat keluar.

「Apa yang muncul dari dalam, adalah slime tak terbatas …… itu saja」

Masing-masing memiliki diameter sekitar 30-40 cm.

Slime ungu tua yang merayap keluar dari item box dengan momentum yang luar biasa.

「Baiklah, Tuan-tuan prajurit Kekaisaran Rindall…….aku akan membuat kalian bermain-main denganku?」

Dan, slime melewati batas area aman tanpa ragu-ragu, menuju para prajurit, mereka terus melaju kedepan.

Secara tiba-tiba, para prajurit menjadi ketakutan dalam sekejap.

Tak berapa lama, ketika mereka berpikir bahwa mangsa manusia telah datang dari lantai yang lebih rendah, tiba-tiba dia membuat senyum lebar, dan membuat mereka menyerang.

Di dunia manapun, dan apa pun ituーーbenda yang disebut slime, selalu disebut sebagai monster terlemah.

Benar, bahwa makhluk yang disebut slime itu memiliki kemampuan beradaptasi yang luar biasa terhadap lingkungan.

Jika berada dalam keadaan murni, ia bisa tumbuh menjadi apa pun sambil beradaptasi dengan lingkungannya, dan ia bisa bertahan bahkan dalam situasi yang mengerikan.

Tapi, kemampuan itu mereka miliki karena mereka lemah.

Itu benar, karena slime itu terlalu lemah, artinya itu membutuhkan kemampuan untuk bisa bertahan dimanapun.

Benar, jika Slime Murni dibesarkan di bawah lingkungan khusus, ada kemungkinan munculnya individu kuat yang bisa dibuat.

Namun, bagaimanapun juga, Slime tetap saja Slime, kekuatan tempurnya berada pada tingkatan terlemah.

ーーdikatakan itu memerlukan kerja keras, tetapi slime adalah yang terlemah. Di dalam Celah Labyrinth yang dibanggakan memiliki kesulitan ekstrim, itu adalah monster yang sangat tidak cocok bagi seorang penjinak monster untuk memperbudak mereka.

Meskipun mereka telah menjadi setengah monster, para prajurit yang pada dasarnya makhluk hidup yang dekat dengan manusia, “Mengapa harus slime……”, itu wajar jika mereka memiliki keraguan seperti itu.

Seakan menjawab keraguan para prajurit itu, Junpei tertawa.

「Aku akan membuat kalian bermain-main denganku, bukankah begitu? Ini adalah awal dari pertarungan dengan Slime neraka」

Di lain sisi, slime ungu muncul dari item box.

Jumlah mereka tidak biasa, dan kau bisa bilang bahwa itu tidak terbatas.

Disisi mereka, formasi pasukan yang diatur bersama tombak mereka.

Barisan tombak dipersiapkan, gunung jarum, atau mungkinーーformasi yang bisa disebut sebagai dinding.

Dan terhadap mereka yang benar-benar siap, slime ungu melompat tanpa peduli mereka ditusuk oleh tombak.

ーーdan seperti itu, pembantaian sepihak telah dimulai.

Sebagian besar slime, mereka menyerang tanpa peduli letak barisan tombak, dan tertusuk.

Dan, beberapa slime, terbakar oleh api dari penyihir, dan menguap.

Slime yang beruntung, mampu menghindari serangan tombak, tetapi mereka dipotong menjadi dua dengan pedang.

Cairan tubuh slimeーーkental, dan berbau pahit.

Selain itu, yang terbakar, mengeluarkan bau seperti belerang, dengan lembut bercampur dengan itu, membuat bau busuk.

Atau mungkin, itu adalah bau mengerikan yang membuat lemah.

Setelah, terhitung lebih dari ratusan slime yang mati.

Tapi, seakan tak peduli, sekali lagi, slime terus menyerang.

Di sisi lain, kebingungan itu tidak bisa disembunyikan dari para prajurit.

Karena mereka telah dengan sempurna membentuk persiapan yang metang, mereka tidak memiliki korban.

Mereka hanya berurusan dengan slime yang tidak berdaya menyerang seolah-olah mereka hanya sebagai tameng, jadi itu adalah hasil yang jelas.

Ada beberapa saat ketika beberapa dari mereka melompat pada saat yang sama, sebuah kelompok telah keluar dari formasi mereka, tetapi dengan mengikuti yang menggunakan pedang dan sihir yang ada di belakang mereka, mereka berhasil menghindari masalah lebih lanjut.

ーーtapi, meski begitu, sekali lagi, Junpei, dia terus mengeluarkan slime.

Sambil berdiri sendiri di area aman, hanya dengan satu pikiran, slime, dia terus memerintahkan mereka untuk mati.

Sambil menyeringai, seolah ingin bersenang-senang, dan seolah ingin bahagia, ia menyaksikan slime-slime itu terkoyak, dan terus menyaksikan serangan yang membabibuta itu.

Dan pada saat itu, kelompok slime dilalap oleh sihir api yang luas.

Dan di sana, ekspresi pahit jelas mengalir di wajah Junpei.

Mungkin, jika para prajurit itu waras, mereka bisa memperhatikan perubahan kecil dalam ekspresi Junpei.

Itu benar, sejak pertempuran ini dimulai, satu-satunya saat ketika ekspresinya jatuh ke arah negatif, adalah ketika sihir tipe api digunakan pada slime.

Bahkan ketika mereka ditebas dengan Hollow Blades, atau ketika mereka ditusuk dengan pisau es, hanya pada saat itu saja, selama waktu ketika mereka dibakar, dia membuat ekspresi kecewa.

Dan sekarang, dia menghitung jumlah slime yang terbakar di depannya, dan setelah berpikir sebentar, dia berbicara pada dirinya sendiri.

「Sampai sekarang……yang terbakar belum mencapai sepuluh persen dari jumlah keseluruhan……baiklah, jika hanya sebanyak itu……itu masih bisa kuterima……」

Dan seperti itu, slime yang terus muncul dari item box Junpei.

Ditikam dengan tombak dan cairan tubuh mereka terbang dan tersebar.

Ditebas dengan pedang, potongan tubuh mereka terbang dan tersebar.

Dan, dengan sihir, slime semakin berkurang.

Selama satu jam area itu sudah seperti korban genosida, hasil dari serangan sembrono terus menerusーーdi lantai itu, ada banyak lemak dan cairan tubuh slime yang tersisa.

Dan di sana, akhirnya, fenomena slime yang muncul dari dalam item box Junpei telah berhenti.

Melihat potongan tubuh slime yang banyak tersebar di sekitar area, Junpei mengangguk.

「Yosh, dengan ini, pekerjaan selesai……satu-satunya yang tersisa untuk dilakukan adalah, menunggu itu terjadi」

Dan dengan begitu, dari item box, dia mengeluarkan kayu bakar dan dahan tipis, dan mengambil sedotan. (TL: 藁 (wara))

Dan setelah dia menumpuk beberapa kayu bakar, dia mendorong cabang-cabang tipis di celah, dan terakhir, dia menyalakan jerami.

Dan segera, api unggun selesai.

Dia perlahan-lahan duduk di sana, mengambil biji-bijian dan daging kering Cerberus.

Tanpa memperdulikan prajurit yang mengelilinginyaーdia mulai memasukkan air ke dalam kendi.

Dia melempar daging, dan biji-bijian yang mirip dengan nasi kedalam kendi, dan setelah sedikit menabur garam, dia menutupnya.

「Yosh, sampai makanannya matang, aku akan tidur sebentar……」

“Sekarang……”, dan dengan begitu, Junpei mengeluarkan selimut dari item box-nya, dan meletakannya disana.

Sepertinya, dia sedang memasak sesuatu seperti bubur, tapiーーpara prajurit mulai merasa gelisah.

Dalam kasus itu, dengan situasi sekarang, Junpei, dia memperlakukan mereka seakan-akan tidak adaーーーーdan mulai membuat perkemahan.

*

「Fu〜……」

Dia memeriksa waktu dengan jam tangannya, sekarang, jam enam tiga puluh pagi.

“Baiklah,” dia perlahan berdiri.

Dengan gerakan seperti biasa, dari kantong air, dia menuangkan air ke dalam ember.

Dia mencuci wajahnya sambil menguap, dan selanjutnya, dia mulai menggosok giginya dengan dahan pohon yang dia kunyah.

Selanjutnya, dia menaruh beberapa kacang panggang dan air di dalam pot, dan meletakannya keatas api unggun.

Dan, setelah dia dengan ringan meregangkan lehernya, dia memainkan sebuah lagu di dalam kepalanya.

Itu adalah lagu yang setiap orang di Jepang tahu.

ーーdengan kata lain, senam radio nomor satu.

Junpei sendiri, dia pikir melakukan itu setiap hari terasa aneh, tapi itu rutinitas sehari-harinya bahkan ketika dia masih di Jepang, jadi itu sudah menjadi kebiasaan.

Setelah menyelesaikan serangkaian tindakan itu, dia mengeluarkan nafas terakhirnya, dari kendi yang menaikkan uap , dia menuangkan air panas ke dalam cangkir.

Dan di sana, seolah ingin menghela nafas lega, dia duduk di tempatnya.

Hal yang paling disyukurinya dari lantai sebelumnya, adalah dia bisa menemukan biji kopi.

Junpei, dia pecandu kafein berat, dan sejak dia datang ke dunia ini, itu sudah menjadi salah satu masalah yang paling serius.

Dia meminum minuman pahit dengan sangat puas.

Setelah itu, dengan mata tak lesu, Junpei mengamati pemandangan di depan matanya.

ーーsudah sekitar satu minggu, dia menetap di lantai ini.

Tenda, tempat pemandian, dan fasilitas minimum lainnya yang diperlukan sudah disiapkan.

Bahkan jika dia disuruh tinggal di sini selama sebulan, itu akan sangat memungkinkan.

“Omong- omong ……”, Junpei menghabisi kopinya.

「Sudah waktunya …… ya」

Adegan yang ada di depannya, begitu banyaknya sekelompok pria yang tewas mengenakan armor.

Orang-orang yang “terinfeksi” di awal mulai membusuk, dan lalat kecil mulai berkerumun.

「Protein yang kupersiapkan untuk para slime……tidak bisa kubiarkan lalat memakannya」

Sudah lewat tiga hari sejak mereka berhenti bernafas, dan karena ada banyak stok Slime.

Karena itu……mungkin tidak perlu menunggu selama ini.

Tapi, untuk menggunakan slime mulai sekarang, adalah pemborosan …… tidak, dengan kata lain, dia tidak ingin kehilangan makanannya.

Biji-bijian yang dia dapatkan di Interstice Village tidak terbatas.

Dan, di depannya ada pakan berkualitas …… ada banyak mayat.

Tingkatkan mereka ketika dia bisaーーdan bahkan jika mereka melemah dengan sendirinyaーーmaksimumkan sekarang, sebanyak mungkin, dia menginginkannya.

Itu sebabnya, dia menunggu selama ini. Sampai semua prajurit itu dimusnahkanーー

Misalnya, ada beberapa prajurit yang terinfeksi, tetapi belum mati.

Dalam hal ini, adalah mungkin untuk mengasumsikan bahwa Slime murni mungkin terbunuh. Jumlah mereka mungkin puluhan, atau mungkin lebih dari ratusan.

Dia tidak bisa membuat Slime murni menjadi korban karena hal-hal yang tidak berguna.

Dan, dari item boxnya, Junpei memanggil Slime Murni, dan mengirim mereka ke luar area aman.

Karena dia perlu mereproduksi “Pandemic Slime” yang lenyap dalam pertarungan sebelumnya.

Dengan kecepatan luar biasa, slime melahap mayat.

Setelah tiga puluh menit berlalu, gerakan slime mulai melemah.

“Yah, sudah seharusnya begitu ……”, pikir Junpei.

「Raja tanpa kehidupan, Raja Mayat Hidup …… mereka memakan virus terburuknya… bahkan jika itu adalah Slime murni, bukan berarti mereka semua akan bisa beradaptasi 」

【Undead Meat】
Tingkat Item▼▼▼ National Treasure Class
Karaktertistik▼▼▼ Daging Raja Tanpa Kehidupan. Tidak bisa dimakan. Karena mayat manusia diwarnai oleh kutukan kuat yang para dewa jahat labirin keluarkan, monster yang muncul adalah Raja tanpa kehidupan. Secara alami, dagingnya adalah balok kutukan, dan orang yang memakannya dapat memperoleh kemampuan khusus. Secara khusus mengatakan, komposisi tubuh berubah, dan sama dengan mayat hidup, tubuhmu ■■■■■.

Itu adalah teks penjelasan dari daging mayat hidup sebelumnya, tetapi dari beberapa waktu, catatan tambahan berikut mulai muncul di dalam kepala Junpei.

Dari tubuh fisiknya sendiri yang dia amati setiap hari……informasi yang melebihi【Appraisal Eyes】berhasil diketahuinya.

Bagaimanapun, isinya adalah sebagai berikut.

Tentang penyebab daging Undead King menjadi neurotoxin ▼▼▼
Mayat hidup, terus terang secara harfiah, menunjuk pada orang-orang yang telah mati. Ada berbagai pendapat tentang bagaimana kau akan mendefinisikan kematian, tetapi itu adalah keadaan tidak mampu mempertahankan homeostasis* tubuh…dalam hal ini, itu akan didefinisikan seperti itu. Dan sebagai tambahan, itu adalah keadaan ketika pemeliharaan homeostasis tidak mungkin, atau dengan kata lain, itu adalah keadaan ketika metabolisme dan sistem kekebalan menghilang, dan pembusukan/penguraian oleh bakteri, mikroorganisme, dan serangga yang sejenisnya dimulai, dan ketika bentuk asli dari bagian dalam tidak tersimpan.

Tapi, daging mayat hidup, dimulai dengan Raja Tanpa Kehidupan, kalau itu akan membusuk, itu tidak akan terurai. Atau mungkin, spesies seperti vampir yang memiliki penampilan yang sama dengan manusia biasa pada umumnya.
Pertama-tama, mengapa mayat hidup disebut mayat hidup.
Itu disebabkan, karena umur panjang yang melebihi ras manusia, atau kemampuan pemulihan yang tidak biasa, atau mungkin karena ketangguhan mereka.
Kemampuan itu diperoleh dengan sepenuhnya menukar sel somatic* dari metabolisme manusia biasa.
*sel somatic adalah semua jns sel yg membentuk suatu organisme, kecuali sel gamet organisme tersebut. (sumber: wikipedia)

Tubuh mayat hidup kehilangan homeostasis, dan sel-sel somatik menghentikan mitosis*nya. Tetapi, mereka memiliki kesadaran, dan mungkin bagi mereka untuk bergerak. Bisa dibilang, itu adalah versi sebaliknya dari otak yang mati. Artinya, itu mendekati keadaan hanya tubuh yang mati. Dan di sana, dari cara kejam yang diciptakan pada zaman kunoーーmereka mengganti metabolisme mereka. Dengan melakukan itu, mayat hidup bisa mempertahankan tubuh mereka. Dikatakan bahwa asal mula mayat hidup dimulai dari penelitian keabadian oleh seorang biksu sesat yang telah menguasai alkimia.
*adalah proses pembagian genom yg tlh di gandakan oleh sel ke dua sel identic yg dihasilkan oleh sel pembelahan sel. (sumber: wikipedia)

Cara kejam yang diciptakan pendiri itu.
Hal yang disebut alkimia, adalah studi yang memiliki akar yang sama dengan kimia yang telah berevolusiーーmengartikan cara kejam, jika diartikan untuk dipahami orang biasa, kau bisa menyebutnya sebagai virus. Untuk membuat mayat yang menjadi bibit mereka bertahan lebih lama, bagi mereka untuk bereproduksi lebih banyak dan jugaーーvirus memiliki utilitas untuk merangsang sel, dan secara paksa mengaktifkan metabolisme. Artinya, virus itu akan melakukan itu di tubuh, ーーtidak, mereka diciptakan untuk melakukan itu. Itulah mengapa mereka menyebutnya sebagai cara kejam.
Misalnya, orang-orang yang memiliki keseimbangan pembelahan sel somatik dan nekrosis telah rusak menjadi tipe zombie. Atau mungkin, orang-orang yang memiliki keseimbangan yang berada dalam jangkauan tidak terlalu jauh dari manusia biasa menjadi tipe vampir. Dan, orang-orang yang memiliki ketahanan dan kekuatan untuk mengendalikan dan menyesuaikan virus ituーーmereka, para Undead.
Secara spesifik dapat dikatakan, virus berulang kali bereproduksi dan mati di dalam tubuh mayat hidup. Setiap kali homeostasis yang dibutuhkan dilakukan, agar mereka tidak berkembangbiak terlalu banyak, mereka cukup distabilkan oleh antibodi yang dimiliki undead, dan jumlah minimum yang tersisa akan memasuki keadaan tidak aktif. Akibatnya, itu tidak cukup untuk menginfeksi orang lain, tetapi racun itu tetap ada di daging mayat hidup. Dan itulah neurotoxin.
Dan juga, tidak perlu mengatakan bahwa jika orang biasa terinfeksi dengan virus yang disebutkan, dengan infeksi dalam empat puluh delapan jam, ada kemungkinan kematian yang sangat tinggi. Untuk menolaknya, obat spesifik yang diberikan oleh pendiri, biksu sesat itu pergiーーhanya bisa dengan cara mengandalkan air suci yang dijual di tempat-tempat seperti gereja, yang tercatat dalam banyak literatur.

Dan di sana, Junpei mengangguk.

「Dan……didalam dagingku, virus itu, jumlahnya sangat sedikit, tapi, disisi lain, sisanya berada dalam keadaan tidak aktif. Lebih dari itu……itu bisa beradaptasi dengan lingkungan apapun, tidak, karakteristik slime yang menerima lingkungan seperti itu…… 」

Meskipun, setengah dari Slime Murni di depannya tidak bisa beradaptasi dengan virus, dan melenyapkan aktivitas kehidupan mereka.

Tapi, permukaan dari slime lain yang tidak mati, mulai bercampur dengan warna ungu.

ーーitu, adalah evolusi ke Pandemic Slime.

Slime yang lemah, menjadi slime dengan warna ungu setelah berevolusi, dan mulai melahap seluruh tubuh manusia.

Jika Slime mendapat makanan, maka slime akan membelah.

Berbeda dengan itu, terus melahap, hingga jumlah mayat terus berkurang.

「Sama seperti mayat hidup, mereka tidak bisa mengendalikan virus. Dalam kasus slime, mereka menerima apa adanya, dan hidup bersama. Dan cairan tubuh slime…tentu saja, itu dipenuhi dengan virus 」

“Benar, itu berarti……”, Junpei, dia mengangkat jari tengahnya ke arah kelompok yang mengenakan armor yang berubah menjadi mayat.

「ーーitu adalah wabah」

▼ ▼ ▼

Ruang di mana semuanya berwarna putih.

Di dalam ruang kosong, terdapat sebuah pohon yang tumbuh.

Dan di bawah pohon itu, seorang gadis berdiri dengan ekspresi sedih.

Tingginya sekitar 150 cm, dan usia penampilannya terlihat seperti berusia 17 tahun.

Rambut yang seperti sutra emas yang memanjang ke pinggangnya, dan postur wajahnya yang bisa disamakan dengan boneka ーーdan, pakaiannya.

Dengan warna hitam sebagai alasnya, pakaian yang seperti gothic lolita itu memiliki dasar warna merah. Gadis itu, dia berbisik sambil memegang tali jerami melingkar yang digantung di dahan pohon.

「Kali ini……aku merasa bisa pergi」

Setelah mengatakan itu, cincin tali jerami, itu melewati kepalanya, dan mengikatnya dengan erat.

Dan, dia mengangkat kakinya dengan kuatーーdan menendang tanah dengan tumitnya.

Situasi yang pasti akan datang, singkatnyaーーdia menggantung lehernya.

Daripada menghentikan denyut nadi, seolah-olah itu menghancurkan trakea* itu sendiri, gravitasi dan tali jerami mencekik lehernya.
*trakea adalah tuba yg memiliki diameter 20-25mm dan Panjang sekitar 10-16cm. (sumber: wikipedia)

Seketika, wajahnya pucat, dan itu sangat putih, dan mulai berubah warna menjadi ungu.

Otot tegangーーdan mengendur, urin, dan kotoran……banyak kotoran, mengalir dari selangkangannya yang menggantung di udara.

ーーahh, dengan ini……aku bisa pergi!!

Dengan ekspresi yang menyenangkan, matanya mulai bergulir ke kulit putihnya, dalam sekejap.

Suara bernada tinggi dari seorang bocah, bergema di seluruh ruang itu.

「Belum, aku tidak akan membiarkanmu pergi……!! Orang yang sama denganku, dan yang absolut……mati karena bunuh diri, tidakkah kau pikir itu terlalu enak untukmu? 」

*Pachiri*, suara dari jentikan jari anak itu.

Dalam sekejap, ekspresi gadis yang kehilangan warnanya kembali normal, dan kotorannya kembali seolah-olah itu adalah video yang diputar mundur.

Dan, untuk beberapa alasan, tali jerami itu terputus di tengah, dan gadis itu jatuh ke lantai begitu saja.

「……tolong biarkan aku mati……lepaskan aku dari penjara kali ini !!」

Dia berkata seolah ingin mengemis, ke tempat di mana dia melihat.

Tanpa disadari, ada televisi yang berukuran sekitar 60 inci di dekat pohon.

Kabel yang membentang dari televisi, adalah perangkat gim dan pengendali. Dan, bocah yang sangat cocok dengan kata androgini yang mengontrolnya.

Mengenakan pakaian visual-kei berseragam hitam yang menampakkan kulitnya.

Menggunakan pengontrol dengan satu tangan, tangan satunya, masih dalam posisi setelah menjentikkan jarinya.

Dan di sana, dia membuat anggukan besar dengan emosi yang mendalam.

「Fufu, Sperancat……karakter utama yang lemah itu……miliki kemiripan dengan makhluk yang telah kuciptakan. Dipenuhi dengan kematian, mengendalikan karakter utama dengan sangat baik, dan melarikan diri dari nasib kehancuran yang seharusnya tidak bisa dihindari……itu adalah permainan yang cukup menyenangkan……」

Sambil menatap adegan terakhir, ke anak yang sangat terharu, gadis itu berbisik dengan wajah tercengang.

「Kami-sama, hanya bermain game setiap hari……dan juga, tolong bebaskan aku」

「Hanya bermain game ya……kurasa itu benar. Tapi, bisakah kau tidak terlalu menyalahkanku? aku selalu mengulangi kebosanan dalam waktu yang luar biasa. Tapi, budaya baru yang diciptakan umat manusia saat ini……game, manga, anime……ini adalah hal yang luar biasa 」

“Itu benar”, Dewa melanjutkan.

「kalau aku menggunakannya, itu dapat digunakan untuk menghabiskan waktu. Game ini……sangat bagus, ini adalah hal yang sangat luar biasa. Ras manusia saat ini 」

Untuk Dewa yang terlihat bersemangat, kata gadis itu dengan bosan.

「Un, aku mengerti. Aku tidak peduli tentang itu, jadi tolong bebaskan aku 」

「Hahaha, membunuhmu? Itu tidak masuk akal」

「Un. Aku tahu. Kontrak denganmu…adalah menjadi pelayan eksklusif dewa. Dengan kondisi selain kematian akan dikabulkanーーaku telah melayanimu di sini, tetapi aku tidak tahan lagi. Apapun yang kulakukan, itu tidak bisa menjadi sesuatu yang dapat membuatku menghabiskan waktu. Itu sebabnya, tolong, tolong bebaskan aku. Tolong selamatkan aku. Tolong bunuh aku……」

Dewa yang mengabaikan semua gemisan gadis itu membuat anggukan.

「Dan, yang lainnya di sini, apa yang terjadi」

“Omong-omong”, anak itu meletakkan jari di tengah di alisnya, dan menutup matanya.

Dan kemudian, Dewa meringkuk di tempat itu sambil memeluk perutnya, dan mulai tertawa terbahak-bahak.

「Kukuku……fufufu……hahaha!! Takeda Junpei-kun, kau, kau sungguh, pria semacam itu……itu menyenangkan!! Tidak, ini akan menyenangkan!! ……kufufu. Seperti yang kupikir, kau tidak normal……dengan labirin itu sebagai lawanmu, berapa lama kau bisa bertahan……ini benar-benar sangat menarik!! 」

“Meski begitu”, Dewa mengembalikan ekspresi cerianya menjadi biasa, dan mengubahnya menjadi wajah dengan ketegangan.

「Seperti yang kupikir……bahkan jika itu dia……cepat atau lambat, dia akan dimakan oleh monster yang menerima Odo(?) para dewa jahat di labirin」

“Tapi, bagaimanapun ……”, Dewa melanjutkan.

「Sebelum dia melakukan balas dendam, untuk menjadi seperti itu……terlalu membosankan. Aku mau melihatnya. benar, aku ingin melihatnyaーーbagaimana dia, atau balas dendam apa yang akan dia lakukan kepada mantan teman sekelasnya. Atau mungkinーー」

Setelah mengambil napas, dari lubuk hatinya, seolah-olah dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi, dia membuat ekspresi mencekik.

「……di dunia itu, dia yang sudah mendapatkan kekuatan melebihi manusia, dari orang biasa, bagaimana dia akan melawan mereka」

Dan di sana, *Pon*, Dewa memukul telapak tangannya.

「Hmm. Begitu ya……dia hampir level 1000……kan? Kalau begitu, sebagai yang bukan manusia, dia bisa menjadi kandidat untuk 『Kodoku』. Jika itu yang terjadi……aku akan melakukan kontak dengannya, dan aku memiliki kualifikasi untuk mengganggunya……dalam aturan, itu tiperbolehkan……」

Dan seperti itu, Dewa mulai memikirkan sesuatu, dan sudut bibirnya berubah seolah merasa senang.

「Saat ini, levelnya adalah 818……hingga dia mencapai level 1000, sampai dia benar-benar berhenti menjadi manusia……ya……itu sudah dekat huh」

Dan, di dalam ruang kosong, anak lelaki itu, tanpa tujuan, mulai berjalan.

「ーーdan, dengan itu……untuk sementara waktu, mari kita pergi ke labirin itu!」

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded