Dungeon Seeker Volume 1 Chapter 8 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!
  • Translator : SkyWalker_II
  • Editor : Eliane

 PETUALANG S-RANK ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼

Celah Labyrinth, lantai 7.

Peleburan mayat dan di reproduksi oleh Slime. Junpei yang telah mengakhiri satu sesi tugas, dia mengambil istirahat terakhirnya sebelum pergi ke lantai berikutnya.

Tempat di mana dia berada sekarang, bukanlah pintu masuk ke lantai ini, melainkan dekat dengan pintu keluar.

Kalaupun terjadi kecelakaan yang tak terduga, memungkinkan untuknya segera melarikan diri ke lantai berikutnya, ia menghabiskan sekitar satu hingga dua hari di tempat itu sebagai tempat perkemahan.

Sekarang, lantai ini berada di waktu malam, dan cahaya aneh yang bersinar di seluruh lantai telah benar-benar menghilang.

Mengandalkan api unggun, dia memeriksa pelat statusnya.

ーーlevel 818.

Poin bonus dari level up, meskipun kau menguranginya itu masih sepertiga job saja dalam kasus Junpei, sudah jelas bahwa ia memasuki batas yang mungkin akan membuatmu kewalahan.

Saint Sword yang tenar di benua ini kira-kira sekitar level 300.

Asumsikanlah bahwa rata-rata untuk petualang S-Level adalah level 200, itu sudah sangat dekat, kekuatannya sendiri seharusnya sudah dekat dengan posisi teratas di dunia luar.

ーーapa yang tersisa, adalah menyelesaikan labirin ini……dan pergi keluar. Jika aku menyelesaikan ini……semuanya……

Dan setelah berpikir di sana, Junpei merasakan sesuatu dan berdiri.

Dia melihat sekeliling, dan mengklik lidahnya dengan ringan.

Dia segera memadamkan api unggun dengan pasir, dan dari tempat ituーーmenuju lantai enam, dia berlari dengan langkah-langkah yang tenang.

ーーitu adalah sebuah kelompok berisikan empat pria.

Sejak dulu, Celah Labyrinth, termasuk S-Rank, ia melahap sejumlah petualang yang luar biasa. Dan karena ketenaran namanya, dalam seratus tahun terakhir, hampir tidak ada penantang baru yang muncul.

Namun, bagaimanapun, akan tiba saatnya dimana rumor itu menghilang seperti cuacca.

Pria tampan dengan rambut emas yang mengenakan baju besi emas. Seorang pria berambut merah, dan seorang pria tua berambut putih.

Kau bisa memanggil mereka masing-masing sebagai, Holy Knight, Dragon Knight, dan Great Sage.

Yang tersisaーーpria yang dibalut pakaian hitam menggunakan pedang iblis hitam pekat yang akan membuatmu mengeluh.

「Tapi, itu terlalu mengecewakan ya. skill sebagai seorang petualang adalah S-Rankーーmeskipun kami berempat yang disebut senjata taktis dari berbagai negara pergi berkumpul…」

「Itu benar. Aku mengharapkan pertarungan sengit dari lantai pertama. Tapi monster itu tidak muncul-muncul juga…….tapi, memang benar, itu adalah jumlah mayat yang luar biasa kupikir……」

Bersama dengan helaan nafas, Holy Knight dengan rambut emas panjang melanjutkan dengan nada sopan.

「Tapi……kita tidak bisa mengambil item dari mayat-mayat itu. Kemungkinan besar, sudah ada orang yang mengambil semuanya」

「Harta karun itu……tertunda ya. Jika itu dari petualang berperingkat tinggi……harapan akan semakin tinggi kurasa」

「Ngmong-ngomong, untuk area yang lebih jauhーーmari kita asumsikan bahwa ada seseorang yang mengambil semua harta itu. Di sana, jika orang itu masih hidup…bisa diasumsikan bahwa orang itu tidak akan secara cuma-cuma memberikannya kepada kita. Dalam hal ini, apa yang akan kau rencanakan?」

「Ya, tentu saja, benarkan? Kita akan membunuhnya dan mencurinya」

Selain Demon Swordman, Sage dan Dragon Knight tampaknya memiliki pendapat yang sama, mereka mengangguk setuju.

「Lalu, dalam kasus ketika kita bertemu orang biasa yang tidak memiliki harta?」

「Ini diluar hukum……bahkan jika musuh adalah manusia, kau bisa naik level kau tahu? Dan, orang-orang yang masuk ke sini……kebanyakan dari mereka berlevel tinggi. Di tempat sebelumny, di dunia luar, karena tidak ada musuh yang kuat, jadiーーlevel kita, sampai tahap ini……itu menjadi sulit untuk ditingkatkan. Dan karena itu, kita……hey…… jangan buat aku mengatakan semuanya 」

「Apakah kau benar-benar berencana untuk melakukan(membunuh)nya? Semuanya, apa yang kalian pikirkan tentang itu? 」

Orang tua berambut putihーーSage mengangguk, dan Dragon Knight berambut merah menggelengkan kepala ke samping.

「ーーjika itu seorang wanita, aku tidak akan membiarkanmu membunuhnya」

Demon Swordsman yang berpakaian hitam mengubah ekspresinya.

Dia mendekat ke Dragon Knight, dan menepaknya.

「Apa maksudmu? Apakah kau mengatakan untuk membuang Exp yang sangat besar? Maksudku, karena tidak ada cara lain untuk menaikkan level, itu sebabnya kita berada di sini, kan? Aku telah mengatakannya sebelumnya, ini di luar hukum. Dalam arti yang sebenarnya, kekuatan adalah keadilan, kan?」

Di sana, Dragon Knight tertawa terbahak-bahak.

「Benar. Di sini, keadilanlah yang melayani yang kuat…maka, jika lawannya adalah seorang wanita, dia akan diperkosa dan dibunuh」

Di sana, Holy Knight mulai tertawa sambil memeluk perutnya.

「Nah, semuanya, kalian benar-benar sampah」

「A? Sampah kau bilang? Kau kep*rat……apa yang sebenarnya ingin kau katakan? 」

Holy Knight menjawab dengan wajah tenang.

「Aku akan menemani kalian. Tapi, aku punya satu hal yang tidak bisa ku langgar」

「Suatu hal yang tidak bisa kau langgar? Jika kau mulai membicarakan perintah tidak masuk akal dari gereja suci, aku akan menghajarmu?」

“Tidak, tidak Akan”, kata Holy Knight dengan senyum sembrono sambil menggelengkan kepalanya.

「Jika itu seorang wanita……Aku akan menjadi yang pertama Okay?」

Dan di sana, tawa kelompok itu bergema.

「Haha, ini luar biasa. Yah, benar-benar seorang Holy Knight yang luar biasa……oke, oke! Aku tidak masalah dengan itu…tuan Dragon Knight, Kau tidak masalah dengan itu? 」

「Itu tak terelakan」

「Pertama-tama, sudah lama sejak aku pensiun dalam hal-hal semacam itu. Lakukan apa yang kau inginkan」

Dan di sana, “Pan”, Demon Swordman menepuk telapak tangannya.

「Dengan ini, sekali lagi……semuanya bersatu dengan tujuan yang sama ya」

“Meski begitu ……”, Holy Knight melihat sekeliling.

「Labirin ini, apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya? Monster-monster di lantai ini juga……mereka tidak ada? Empat S-Rank level……adalah kekuatan bertarung yang terlalu berlebihan benarkan」

ーーdi dalam kegelapan, dekat pintu masuk area aman.

Junpei yang bersembunyi di bayang-bayang pohon menghela napas dalam-dalam.

Dan, dia membuat kesimpulan nekat di dalam hatinya, dan mengeluarkan magnum kaliber empat puluh satu dari sarung yang dia tempatkan di pakaiannya.

ーーahh, aku mengerti. Ketika serangan cepat pertama, aku harus membunuh mereka, atau tidak ……..akulah orang yang akan terbunuh. Karena……orang-orang iniーーmereka sama dengan Kido, Noriko, dan yang lainnya.

Singkatnyaーー

ーーmereka hanyalah sampah……

Dengan pistol di salah satu tangannya, Junpei bersiap-siap menyerang.

Dia menunjukkan wajahnya dari pohon sedikit, dan mengamati penampilan kelompok tersebut.

Dan kemudianーーdi dekat pintu masuk di dalam area aman, mereka mulai mempersiapkan sebuah kamp.

Setelah beberapa saat, *PachiPachi*, setelah efek suara dari penghilang lemak, bau harum yang berasal dari daging kering menyelimuti area tersebut. Sup, roti, dan steak daging kering.

ーーorang-orang ini……mereka memakan sesuatu yang sangat lezat.

Bau yang mencapai tempat Junpei, itu dicampur dengan aroma rempah-rempah yang lembut.

Sama seperti Eropa abad pertengahan, rempah-rempah begitu berharga di dunia ini.

Rempah-rempah yang mirip dengan lada dan cabe merah, Junpei telah mendengar sebelumnya bahwa itu sedang dijual dengan harga yang sama dengan emas.

Sejak dia datang ke dunia ini, sudah cukup lama waktu berlalu.

Di Jepang, cabai dan paprika sangat umum untuk ditempatkan di atas meja, dan ada banyak makanan, dimulai dengan makanan jepat saji, yang memiliki banyak stimulan.

MemikirkannyaーーAku bertanya-tanya kapan terakhir kali aku mencium aroma rempah-rempah. Air liur meluap, dan lambung mulai bergejolak.

ーーyah, bagaimanapun caranya……Aku akan mengambil semua barang mereka. Itu benar, tanpa meninggalkan apapun, aku akan mengambil semuanya……jika aku membunuh mereka sebelum mereka memakan semuanya, itu akan ada di perutku……dengan ini, aku punya satu hal lagi untuk dilihat ke depan.

Junpei tersenyum masam ketika dia menyadari bahwa dia mulai meneteskan air liur. Dan berpikir.

ーーperbedaan dengan kekuatan tempur kita.

Umumnya, rata-rata tingkat petualang S-Rank kurang lebih 200.

Di antara mereka, jika ada orang yang berada di dimensi yang berbeda, kurang lebih 300.

Dan, levelnya sekarang adalah 818.

Dengan tambahan yang sederhana, dia tiga kali dari mereka, jadi itu akan menjadi kemenangan luar biasa hanya dilihat dari levelnya.

Tapi, dalam hal ini, ada satu masalah.

ーーpoin bonus level up, perbedaan antara job.

Jika itu job biasa, poinnya adalah 10.

Dalam job tingkat lanjut, poinnya adalah 15ーーsangat bagus mengasumsikan bahwa semua petualang S-Rank memiliknya.

Karena Junpei tidak memiliki talenta dalam jobnya, poin yang diperolehnya saat naik level adalah 5, jadi dibandingkan dengan orang biasa, dia memiliki kerugian besar.

Sebagai contoh, jika dia memiliki job normal, poinnya adalah 10, atau mungkin jika itu adalah job tingkat lanjut, poinnya adalah 15.

Dan sekarang, mudah untuk berasumsi bahwa setiap salah satu petualangan S-Rank yang akan dia hadapi saat ini memiliki job tingkat lanjut.

Berarti, jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki job tingkat lanjut, maka Junpei harus memiliki tiga kali lipat level mereka untuk memiliki jumlah total poin status mereka. Jika memang seperti itu, ia kehilangan keuntungan dari perbedaan level yang luar biasa.

Di atas semua itu, dalam kasus Junpei, statusnya sangat terdistorsi, jadi akan sangat sulit bertarung secara normal.

Dan yang paling penting, dia sama sekali tidak memiliki pengalaman bertarung yang normal.

Karena item-item drop, kemungkinan besar, sisinya memiliki senjata yang lebih baik.

Memikirkan itu, atau mungkin dalam kekuatan bertarung individu, dia mungkin bisa melampaui mereka.

Tapi, ituーーdalam situasi 1 vs 1.

Melawan beberapa musuh, hanya dengan keunggulan di bidang level dan senjata, untuk melawan mereka secara langsungーーitu terlalu beresiko.

Itu sebabnya Junpei mengembalikan pistolnya ke sarungnya, dan mengambil napas dalam-dalam. Dan dia mengerutkan mulutnya, dan menggunakan otot yang biasanya tidak dia gunakan.

Dengan kata lainーーitu adalah senyum bisnis.

「Ah, halo, halo」

Sambil membuat senyum ramah, Junpei mulai berjalan menuju petualang S-Rank.

Seperti yang ia konfirmasikan, sepertinya sumber cahaya hanyalah api unggun.

Dan di sana, hanya dalam sekejap, senyum palsunya menjadi senyum nyata, tetapi para petualang tidak memperhatikan hal itu.

Menuju Junpei, mereka menunjukkan tanda-tanda kehati-hatian dan keraguan.

「Jangan mendekat」

Jarak antara mereka adalah sekitar 10 meter.

Pria dengan pakaian hitamーーDemon Swordman menghentikan Junpei.

「Siapa kau?」

「Ah aku? Sialnya aku dilempar ke labirin ini, dan…entah bagaimana, aku bisa mencapai titik sini……tapi untuk bepergian sendiri, kau tahu, itu terlalu menakutkan kan……」

「Kau ingin pergi bersama kami ya?」

「Ya. Abang-abang juga terlihat kuat 」

「Tunggu sebentar」

Pada saat yang sama ketika dia mengatakan itu, orang-orang mulai berbisik.

「Apa yang kau pikirkan?」

「Untuk sementara waktu……dia harus dinilai dulu tentang apa yang sudah dia lakukan」

Setelah dia mengatakan itu, mata kiri sage berambut putih itu mulai bersinar.

ーー【Magic Eyes of Measurement (Kelas Master)】

Ini adalah skill yang digunakan terhadap manusia, itu adalah sesuatu yang mengukur level lawan.

Dan, sekejap dia melihat Junpei, lelaki tua itu menjatuhkan rahangnya dengan wajah terkejut.

「Anak laki-laki itu……dia……lebih dari level 800?」

「Haha, Kakek, itu bukan lelucon lucu. Ini bukan waktunya untuk mengatakan lelucon, kan? Dan…… jangan bercanda, berapa kekuatannya aslinya?」

Warna wajah orang tua itu melebihi biru, dan diwarnai dengan warna pucat.

「Oi……apakah kau……serius?」

「Aku tidak sedang bercanda」

Tampak situasi yang mencekam, semuanya terdiam dan membeku di tempatnya.

「Level 800……itu adalah tingkat yang melebihi sang Raja Iblis」

Dan di sana, Holy Knight menyela.

「Mungkin, bocah itu telah membunuh semua monster sampai lantai ini. Tapi……tiba-tiba, situasi yang tidak terduga……Celah Labyrinth, itu mungkin terlalu berlebihan untuk kita……」

“Omong-omong”, Demon Swordsman menepuk telapak tangannya.

「Ayo bawa anak itu bersama kita. Sepanjang jalan mulai sekarang, kita akan pastikan apakah kita bisa berguna atau tidak. Jika kita memutuskan bahwa mustahil melanjutkan perjalanan tanpanya, kita akan meneruskan perjalanan dan menggunakannya sebagai pengawal」

「Di sisi lain, jika kita memutuskan untuk menerobos labirin ini apakah memungkinkan hanya dengan kita saja?」

「Tentu saja, benar, jika kita membunuh bocah itu, kita bisa memperoleh peningkatan level yang besar. Jika kita menjadikannya rekan, meskipun ada perbedaan level yang sangat besar, ada banyak cara untuk membunuhnya」

「Hal-hal seperti menyerangnya dalam tidurnya, atau memasukkan racun ke dalam makanannya……huh」

「Semacam itulah……Mari kita terima sarannya. Dan…kaulah orangnya, yang paling ramah di antara kita. Untuk sementara, pergilah dan bicara dengannya 」

Holy Knight yang menerima kata-kata itu mengangguk.

Armor pelat berat, *GachaGacha*, saat membuat suara itu, Holy Knight mulai berjalan menuju Junpei.

Dan, dia mengulurkan tangan kanannya ke arah Junpei.

「Ah, bisakah aku menganggap bahwa kau akan menerimanya?」

「Kau tau kami juga tidak memiliki cukup orang, jadi mari bersama mulai sekarang」

「Ahh, dan juga……aku tahuーー」

「Kau tahu? Apa?」

「Orang-orang seperti kalian, hal-hal yang dipikirkan orang-orang seperti kalian!」

Junpei mengulurkan tangan kanannya, danーー

ーーdengan silet yang dia sembunyikan di telapak tangannya, dia menyayat jempolnya sendiri sekitar 1 cm.

Darah langsung bercucuran.

Kecepatan Dewaーーmungkin tepat untuk menyebutnya seperti itu.

Poin bonus Level Up Junpeiーーsebagian besar poinnya ditempatkan dalam status menghindar, itu berarti, dia benar-benar mencapai titik yang tidak manusiawi. Salah satunya yang benar-benar bisa disebut sebagai Shukuchiーーyang berarti ia menunjukkan kecepatan yang tidak wajar.

Holy Knight tidak bisa bereaksi terhadap gerakan tangan kanan Junpei, dan darah yang keluar dari tangan kanannya, kedua matanya menerima mereka secara langsung.

Saat itu, Holy Knight memegang kedua matanya, dan berjongkok di tempatnya.

Dan di sana, Junpei yang mengambil napas dalam-dalam, terdistorsi lebih jauh seperti senyum palsunya dari awal, dan membuat senyuman yang mengerikan.

「…… u …… mataku …… mataku …… tubuhku …… itu pelu……mpuh …… d」

Junpei mengepalkan tinjunya.

ーーbenar, kalau aku melawan mereka secara langsung, aku mungkin lebih lemah dari kalian.

ーーtapi, aku, terhadap semua takdir yang mengelilingiku……aku akan melawannya……beginilah caraku melakukannya, sejak aku memutuskan itu.

ーーdiberkati dengan bakat, maju melalui kursus elit……untuk seorang bajingan yang berpura-pura berperilaku baik sepertimu, tidak mungkin kau mengerti cara ku bertarung. Dan……jika tidak ada aturan, aku yang memakan Daging Undead……tidak mungkin bagiku untuk kalah!!

Sambil melihat ke bawah ke arah Holy Knight, Junpei berpikir.

ーーorang ini, dia terjebak dengan racun.

Dia memelototi para petualang yang tersisa, terdiam di matanya, bagai api padam.

ーーyah……yang tersisaーーーhanya tiga!! Ayo……mari kita lakukan pertarungan kotor ini!!

Dia mengeluarkan taring binatang magis dari pinggangnyaーーyang sudah terbaluti racunーーJunpei, dia berlari ke arah Demon Swordsman dengan kecepatan kilat ungu.

Untuk kecepatannya yang mencapai area kecepatan subsonic, Dragon Knight dan Sage bahkan tidak bisa bereaksi.

……memang itulah yang seharusnya terjadi.

Pertama-tama, Dragon Knight menunjukkan senjata taktis yang kekuatan sejatinya selaras dengan naganya.

Sage juga, bukan tipe 1 vs 1, tetapi untuk menekan dari daerah luarーーartinya, ini adalah jenis job yang memiliki gerakan standar untuk membuat area tertentu menjadi hangus menggunakan sihir jarak jauh.

Mereka tidak memiliki status khusus untuk pertarungan jarak dekat, jadi sekarang cara bagi mereka untuk bisa melihat gerakan Junpei yang bahkan sudah mencapai tingkat diluar manusia.

Dengan zigzag, gerakan seperti lompatan menyamping, pertama, dia memperpendek jarak dengan Demon Swordman.

Dan, dia menusuk taring yang dicelup dengan racun ke arah kulit yang terlihat di armor Demon Swordsman.

Tapiーーlawannya juga merupakan pertarung jarak dekat.

Semua gerakan Junpei……meskipun sepertinya matanya tidak bisa mengikuti semua gerakkannya, meski begituーーhanya dengan nalurinya, Demon Swordman berhasil bereaksi.

Dari bawah ke atas, dia menebas ke belakang seolah-olah menusuk ke atas.

Pedang Iblis Hitam Legam, itu didorong ke atas dengan sudut yang akan memotong siku Junpei.

Dan Junpei yang juga mampu bereaksi terhadap itu, berputar dan membengkokkan arah serangan miliknya, dan menghindar dengan lompatan 90 derajat ke samping.

*Zuzazazazazazaza*ーーdia melambat ketika meluncur di tanah.

Dia meluncur di tanah sekitar 20 meter, “Tch”, Junpei mendecakkan lidahnya.

ーーbagaimanapun……melakukannya secara langsung……tidak akan mudah.

Dan, di sana, Junpei memutar kepalanya sedikit ke sekitar 30 derajat di belakangnya, dan membelalakkan matanya.

「Ya….ng benar saja」

Yang berada di sanaーーadalah burung api raksasa terbang.

Panjang tubuhnya adalah 40 meter, dan ditambahkan dengan sayapnya, lebarnya mungkin mencapai 300 meter.

Itu, adalah tingkat tertinggi dari sihir jarak jauh dari mantra tipe api.

ーーAncient Fire Phoenix.

Burung api itu, ke arahnya tanpa memberikan celah sedikitpun, itu mendekat tanpa ada celah untuk menghindar.


Sebuah dinding api yang memiliki lebar 300 meterーーitu adalah pembuktian dari nyala api yang begitu luar biasa, para petualang S-Rank, benar-benar berada di dimensi yang berbeda.

Jika ini adalah medan perang, pada saat serangan yang satu ini meledak, ribuan prajurit biasa akan hilang, dan mungkin akan menjadi penentu pihak yang menang dan kalah dalam perang.

Temperatur yang luar biasa, dan sebuah sihir jarak jauh yang tidak memiliki celah untuk dihindari telah mendekatinya.

Dan, dia berpikir.

ーーKalau begitu, apa yang akan kau lakukan? Takeda Junpei……? Kau tidak bisa menghindarinya. Kau benar-benar tidak bisa menghindari ini……laluーー

Dan di sana Junpei, setelah dia keluar dari lintasan lurus Phoenix, dia pasrah dan berdiri dengan pose membungkuk, dan menutupi mata, hidung, dan mulutnya dengan kedua tangannya.

Phoenix itu lewat.

Dia langsung diselimuti oleh panas yang menyengat, dan perlahan tapi pasti……kulitnya, dan rambutnya mulai mencair.

Dia menerima panas seperti pembuluh darahnya mendidih, dan kesadarannya mulai memudar.

ーーseperti yang kukira……apakah itu sedikit gila hanya dengan membelokkannya sedikit?

Setelah beberapa detikーーdalam kenyataan, itu hanya memakan waktu sebentar, tapiーーbagi Junpei, dia merasakan itu seperti tak akan berakhir.

Ketika kesadarannya hampir pudar, panas terik yang menyelimuti tubuhnya menghilang.

Dan, dalam sekejap, Junpei mulai berlari lagi.

ーーyosh……Aku berhasil melaluinya! Ini benar-benar menakutkan. Di labirin ini……misalnya saja, aku bertemu dengan seekor naga. Aku akan menyerah jika aku terkena serangan langsung, tapi……itu akan mengerikan jika aku mati hanya karena nafasnya.

ーーitu sebabnya, aku meletakan sejumlah poin di status HP-ku.Mungkin tebakkanku itu benar atau salah……sebelum masalah itu……aku tidak bisa berbuat apa-apa……tindakan penanggulangan terhadap serangan jarak jauh.

Sambil berlari, dia mengeluarkan magnum kaliber 41 dari pinggangnya.

*Pan!* *Pan!*, *Pan!*, *Pan!*, Suara nyaring bermain dari peluru yang ditembakkan berturut-turut.

Yang ia tuju adalah, Demon Knight, Dragon Knight, Sage, masing-masing dua tembakan untuk target tersebut.

ーーDemon Knight, dengan pedang hitam pekatnya, dia memotong peluru.

ーーDragon Knight, dia mengubah salah satu bagian tubuhnya menjadi dragonoid, dan memblokir peluru dengan sisik keras yang jauh lebih keras daripada baja.

ーーSage, ia membangun penghalang fisik, dan peluru itu sendiri tidak bisa menjangkaunya dalam radius lima meter.

“Hmm……”, pikir Junpei.

Setidaknya satu, yah, aku pikir kalau setidaknya satu akan kenaーー

ーーomong-omong.

Dengan ini, dia memiliki perhitungan siapa yang akan dibunuhnya lebih dulu.

Untuk sementara, Dragon Knight itu…pertahanannya terlalu merepotkan, aku tidak punya kata-kata lain selain itu.

Di sisi lain, normalnya, Sage dan Demon Swordsman, dengan magnum kaliber 41, mereka tidak bisa memblokirnya tanpa gerakan khusus huh. Artinya, mereka tidak terlalu sulit.

“Lalu”, Junpei semakin meningkatkan kecepatan berlarinya.

Dan, “seperti yang direncanakan dari awal”, tidak melirik petualangーーmenuju titik tertentu, dia melemparkan item boxnya, dan berbalik begitu saja.

Dia melarikan diri dengan kecepatan penuh.

Dan di sana, Sage menaikkan suaranya.

「Dari item boxーーslime?!!」

Dan, slime itu menuju satu-satunya sumber cahaya di ruangan saat iniーーitu adalah api unggun.

Slime berbondong-bondong menimpa satu sama lainnya menuju api unggun, dan api itu padam terkena tubuhnya.

Dalam sekejap, kegelapan menyelimuti.

Gelap dalam sekejapーーreaksi para petualang, selama beberapa detik mereka lengah.

*Hyun*, suara potongan angin.

Di dalam kegelapan yang menyelimuti mereka, mereka tidak bisa melihat apa-apa, teriakan Dragon Knight bergema di tempat itu.

「UGAAAAAAA !!」

Itu, itu adalah suara yang dihasilkan dari binatang bertaring yang mengambil alih aorta* Dragon Knight. (Aorta adalah arteri paling besar dalam tubuh kita. sumber: wikipedia)

「……kau keparat……kau bajingan…… bagaimana……dalam kegelapan ini……kau bisa bergerak?」

「Yah, aku menutup salah satu mataku dari awal. Itu juga karena aku sudah merencanakan ini dari awal……tapi selain itu……」

Dan, lanjutnya.

「Mayat Hidup……kau tau mereka adalah makhluk kegelapan?」

Dan, Junpei melarikan diri dari tempat itu, dan di dalam kegelapan, dia menyaksikan dua petualang yang tersisa dari jauh.

ーー hanya tersisa dua.

Kegelapan yang sempurna.

Teriakan Dragon Knight bergema.

Dan di sana, Demon Swordman berteriak dengan suara yang hampir mirip jeritan.

「Kakek!! Bahkan aku sekalipun, tidak bisa bereaksi terhadap kecepatannya dalam kegelapan!! Terangi sekitar dengan Sihir area! Segera!!”

Teriakan marah Demon Swordsman bergema, dan dengan nada yang seperti teriakan marah, Sage berambut putih menjawab.

「Kau tidak perlu memberi tahuku!!」

Dan, disanaーー*Dosa*……suara lelaki tua berambut putih itu bergemuruh menggema.

「Itu benar, itu sesuatu yang tidak perlu kau beri tahu. Kau tidak perlu memberi tahu, bahwa di tempat ini……aku yang tercepat, tidak mungkin aku melepaskan keuntungan dari melihat dalam kegelapan. Artinyaーーaku tidak akan membiarkan kakek itu melakukan apa pun 」

Kata-kata Junpei terlempar ke Demon Swordman.

Saat itu, di lantai ini, satu-satunya yang bisa bergerak bebas adalah Junpei dan Demon Swordman.

Holy Knight yang matanya hancur oleh racun darah, dan dengan suara merintih kesakitan berteriak di tempat yang kedengarannya tidak jauh dari tempat itu.

Sepertinya neurotoxin memiliki efek yang cukup bagus, terlihat matanya berubah putih, *BikunBikun*, matanya membengkak dari waktu ke waktu.

Dragon Knight bahkan tidak diberi kesempatan untuk mengubah bagian tubuhnya menjadi naga, dalam kegelapan sempurna aortanya terpotong dari serangan mendadak.

Racun itu sudah melewati otak dan hatinya, dan dia sudah tidak memiliki kesadaran. Bahkan jika dia ditinggalkan, itu tidak akan memakan waktu lama untuk kematiannya.

Dan, lelaki tuaーーSage, sekali lagi dengan racun dan taring binatang sihir, pembuluh darah di pergelangan tangannya terpotong.

Dari awal, karena dia tidak memiliki job yang memiliki ketahanan stamina yang bagus, efeknya sangat efektif.

Pada saat yang sama ketika dia jatuh, warna wajahnya menjadi ungu, air liurnya mulai menetes, dan bola matanya beralih menjadi putih.

「Dan dengan itu, hanya kau yang tersisa kau tahu? Wahai Demon Swordsman-san 」

「……」

Hening dalam sejenak.

Dan, Demon Swordsman tertawa terbahak-bahak.

「Serangan kejutan, menyerang dalam kegelapan, dan meracuni……astaga……jika kau seteliti ini, aku hanya bisa tertawa …… kau bajingan kotor」

「Ha! Dalam situasi untuk membunuh atau dibunuh. Untuk mencuri atau dicuri……adil dan jujur, atau mungkin penjahat menjadi hina ya? Hal-hal seperti itu……sungguh…… tidak ada ruang untuk itu kan? Apa yang ada di sana, hanyalah kemenangan atau kekalahan……apakah aku salah? Itu benar, termasuk kehidupan……mencuri atau dicuri…….hanya itu saja」

「…… Namun, kami juga dihajar habis-habisan. Kami juga memiliki ketahanan terhadap permainan keji, dan aku sendiri, bisa melakukan hal-hal keji. Tapi, kami yang seperti itu……kenapa kami…… kenapa kami dengan mudahnya……dikalahkan olehmu? Aku tidak bisa menerima itu 」

Setelah berpikir sebentar, Junpei tertawa.

「Kau memiliki kekuatan. Dan kau juga mungkin memiliki ketenaran dan kehormatan. Kau bekerja di tentara reguler yang disiplin di luar kan?」

「Sebagian besar, benar. Tapi, di medan perang, kami juga sering bertarung tanpa aturan……」

「Benar. Dan hasilnya……kau mungkin bisa melakukan taktik kotor」

「……apa yang ingin kau katakan? 」

「Aku berbeda dari kalian. Di labirin ini, aku yang lemah. Itu sebabnya, dari awal……aku tidak punya rencana untuk bertarung」

「Tidak ada rencana untuk bertarung……?」

Junpei membuat anggukan besar.

「Singkatnyaーーdari awal, aku berencana untuk menipu kalian. Aku tidak berencana menyerang di awal. Aku berencana untuk memilih dan menggunakan cara yang paling kejam dan kotor yang bisa kupikirkan. Artinya, aku tidak berencana melawanmu di tempat yang sama dari awal……aku bahkan tidak memikirkan ini sebagai pertarungan. Tapi, kau hanya memikirkan ini sebagai pertarungan」

Dan, lanjutnya.

「Perbedaan antara mereka sangat besar, kau tahu?」

“Aku mengerti sekarang”, Demon Swordman itu melihat jauh ke dalam.

「Itu benar……sepertinya kau seorang yang pintar. Tapi……dalam arti……seorang pria yang kikuk, kau adalah …… 」

「Haa?」

「Kau, dalam artian kau masih remaja, bukan? Persetan……apakah kau akan tumbuh seperti itu…… Aku katakan padamu bahwa itu terlalu ekstrim 」

「Aku tidak ingin mendengar itu darimu. Hal-hal seperti pemerkosaan, mengambil semua bahkan pembunuhan diperlukan……aku mendengarmu? 」

「Bukan itu masalahnya. Bagi kami, itu hal yang benar dalam hal hasrat kami. Tapi……dalam kasusmu……」

“Yah, terserah”, Junpei menghentikan Demon Swordsman dengan tangannya.

「Lalu, apa pendapatmu tentang situasi ini? Demon Swordsman-san? 」

「Aku sangat sadar bahwa aku cukup terampil. Dan dilihat dari gerakanmu sebelumnya, dan senjata yang kau milikiーーaku tidak punya peluang untuk menang 1v1 」

Dan, Demon Swordsman membuat kuda kuda dengan pedang hitam pekatnya diarahkan ke Junpei.

ーーpedang dipegangnya lurus ke arah lawan.

Terhadap pria yang memiliki mata siap untuk mati yang menatapnya, Junpei mulai tertawa sambil memeluk perutnya.

「Meskipun kau tidak bisa menang, serius? Apakah kau akan melakukannya? 」

「Meski begitu……aku adalah petarung sampai akhir hayatku. Kemungkinan besar, ini adalah saat terakhir dalam hidupku……kalau memang begitu, sejak aku masih kecil……Aku ingin menjaga perasaan mengagumi yang kuat. Akhirnya, mataku sudah terbiasa dengan kegelapanーーbahkan jika aku tidak bisa menang, setidaknya cedera seriusーー」

Dan, di sana, kepala Demon Swordman bergetar seolah dia pusing.

Dan, lututnya ditekuk seolah-olah itu adalah penyakit anemia yang serius, dan dia berlutut di tempatnya.

「……di? Apa yang terjadi……」

*Pan”, Junpei membuat tepukan besar dengan tangannya.

「Seperti yang kukatakan bukan. Bahwa aku tidak berencana bertarung denganmu dari awal」

「…… kaha ?! Ku! ……apa…… ini…… sebenarnya」

「Dari awal, apa yang kugunakan untuk memadamkan api unggun adalah Pandemic Slime. Mereka memiliki virus buruk dengan jumlah yang besar di dalam tubuh merekaーーyah, jika mereka dibakar……berbagai unsur-unsur itu, benar-benar, akan bertebaran keluar 」

“Ugu ……!”, Wajahnya berkerut kesakitan.

Demon Swordsman berjuang seolah-olah menggaruk paru-parunya dari atas baju zirahnya.

Tapi, baju besinya menghalanginyaーーpertama-tama, itu tidak seperti dia akan bisa menggores paru-parunya meskipunーーdan dia hanya bisa menggores logam dengan kukunya.

“Dan dengan itu ……”, Junpei mengeluarkan pistolnya, dan mengarahkannya pada kepala Demon Swordman yang pingsan.

「Makaseh EXPnya Mhanx 」

Dan setelah beberapa menit.

Junpei yang telah berakhir “benar-benar membantai” para petualang S-Rank menghela napas dalam-dalam.

• Transformasi Dragonoid (Kelas Utama)ーーーーーmeningkatkan kekuatan pertahanan hingga empat kali dalam sekejap.
• White Magic (Kelas Master)ーーーーーtidak bisa menghidupkan kembali (hanya sebagai penyembuh, penggunaan terbatas pada orang lain)
• Black Magic (Kelas Master)ーーーーーkemampuan menggunakan sihir jarak jauh untuk radius beberapa ratus meter
• Swordsmanship (Kelas Master)ーーーーkemampuan menguasai serangan yang tampaknya dilakukan setelah lawan bereaksi pertama kali(後 の 先)
• God’s Protection (Kelas Master)ーーーーーketerampilan pasif yang membuat kekuatan pertahanan dan kekuatan serangan x1.5 selama pertarungan.
• Monster Tame (Kelas Master)ーーーーーhanya bisa menguasai naga (飛龍)

「Semuanya……sangatlah tidak berguna…….Itu sebabnya, aku sudah bilang aku tidak bisa bertarung dengan adil……slot skill yang tersisa, aku tidak bisa menggunakannya dengan sesuatu seperti ini……tapi……perlengkapan kakek itu cukup lumayan, tidak, mungkin kau bisa menyebutnya sebuah keberuntungan 」

Setelah dia mengoceh, dia menuju tangga yang terhubung dengan lantai berikutnya.

Hanya ada satu.

Itu adalah perasaan aneh, tapi itu berputar di dalam dadanya.

ーー”Unmatched Poisoning berjalan terlalu sempurna”.

Faktanya……itu tidak seperti dia makan daging zombie yang biasa.

Daging yang dia makan, adalah Raja Undead……itulah sebabnya, kau bisa berpikir bahwa itu beracun yang bahkan memiliki efek pada Cerberus.

Tapi.

Di labirin ini, manusia yang melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan, bagaimana dia bisa mengatakan bahwa tidak ada satu pun.

Jika mereka hanya memiliki【Appraisal Eyes】dan【All Status Ailments Resistance】……jika dapat memikirkan kombinasi ini, rintangannya tidak terlalu tinggi.

Dan di sana, dia berpikir lebih jauh.

Tentu saja, orang-orang yang berjalan di jalan yang sama dengannya, seharusnya ada beberapa dari mereka di masa lalu. Dan, bahkan orang-orang itu, mereka seharusnya sudah melangkah lebih jauh dalam Celah Labyrinth untuk menyelesaikannya.

Angka-angka tanpa harapan, sekali lagi, dia ingat.

Benar.

Di atas itu semuaーーyang selamat adalah nol.

Nama : Takeda Junpei

Level Up : 818 → 908

Bonus Poin Diperoleh : 450

Status

Job : Skill Hunter Level : 908

HP : 1385 MP : 175

Daya Tempur : 255 ( Status Dasar Junpei : 5) Daya Tahan : 5

※Senjata Sub Terpasang :245 Kemampuan Menghindar : 3000

Perlengkapan

Utama : Magic Beast’s Canine (Kelas Mythological)
※Tertanam atribut God Killer

Sub : S&W M57 Magnum Kaliber 41 (Kelas Harta Nasional)
※Pengisian ulang peluru memakai kekuatan sihir. Tidak ada penguatan

Jubah : Cloak of Evasion (Perlengkapan Sage)
※Meningkatkan kemampuan dasar menghindar 1.5 lipat (Pasif)

Skill (Skill Slot : Tersisa 7)

• Appraisal Eyes (Kelas-Super)
• All Status Ailments Resistance
• Butcher (Kelas-Super)
• Monster Tame (Kelas-Pemula)

Atribut

Undead King
※Mengubah susunan tubuh. Sama seperti Undead, cairan tubuh, darah, dan dagingnya menjadi tahan terhadap Neurotoxin

Monster yang dijinakkan

Pure Slime x 500
Pandemic Slime x 15000

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded