Dungeon Seeker Volume 1 Chapter 9 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!
  • Translator : SkyWalker_II
  • Editor : Eliane

POHON TUA▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼▼ ▼ ▼

Sekitaran area di radius 20 Km.

Lantai ini adalah lantai yang subur dengan vegetasi* alami. Meskipun jumlahnya sedikit, ada hewan juga, dan mereka bukanlah monster.
*Vegetasi merupakan bagian hidup yang tersusun dari tetumbuhan yang menempati suatu ekosistem, atau, dalam area yang lebih sempit, relung ekologis. Beraneka tipe hutan, kebun, padang rumput, dan tundra merupakan contoh-contoh vegetasi.(sumber: wikipedia)

Cahaya dari light moss yang melewati pepohonanーーsinar mentari yang melewati dedaunan sangatlah nyaman.

Di dalam hutan, sambil duduk di bawah matahari, aku berbicara kepada anak lelaki yang tiba-tiba muncul dengan riangnya.

「Ha ha~! Kawanku! Hebat kau bisa sampai di sini 」

Seorang anak berambut hitam pendek di depanku.

Entah bagaimana, aku merasa perasaan tidak asing darinya.

Benarーーdia……orang Jepang. Bukan dari bagaimana penampilannya, tetapi dari cara dia berdiri dan suasananya. Dia tidak diragukan lagi orang Jepang.

Aku bertanya-tanya, sudah berapa tahun sejak aku pergi dari Jepang ke dunia yang berbeda ini…dan seperti ini dan itu, untuk mencium bau kampung halamanku setelah sekian lama, membuat kelenjar air mataku menetes.

「Cara anda berbicara itu……apakah anda……Om-om? ( ͡° ͜ʖ ͡°) 」

「Oi oi, jangan panggil aku om. meskipun aku terlihat seperti ini, aku masih 25 bro? 」

Membatu.

Bocah itu membatu.

Dan dia dengan jelas terlihat dari ekspresinya.

Memang benar bahwa di masa lalu, aku tidak terlihat seperti orang seusiaku karena wajah dan nadaku yang seperti Om-om ( ͡° ͜ʖ ͡°) ……

Maksudku, tunggu sebentar, Cah.

Ekspresi bocah itu, benar-benar……seperti ekspresi jijik. *Gyo* ( ͡° ͜ʖ ͡°) , efek suara itu terasa sangat pas.

Oi oi……ini tidak benar bukan, jika kau tidak seperti benar-benar terkejut dengan usia asliku……

Dicampur dengan logat Kansai, aku mendesah dalam diriku.
(TL: Tidak ada Kansaiben untuk terjemahan ( ͡° ͜ʖ ͡°) )

「Maksudku, bocah, betapa menakjubkan……bahwa kau bisa pergi sampai sejauh ini……..」

Dan di sana, bocah itu mulai melihat sekelilingnya.

「Ahh, seperti yang Om ketahui, mereka adalah orang-orang yang luar biasa. Dan……tempat ini adalah……?」

「Seperti yang kau lihat, seluruh lantai adalah area aman. Kau juga melihat desa kanibal, kan? Mirip seperti itu」

「……」

「Jadi, bisa nggak lu singkirin ituh? Nggak ada monster kan di sini coy? 」
(Note : Karena beberapa percakapan memakai aksen kansai di percakapannya jadi saya terjemahkan ke bahasa gaul,so prepare yourself)

Tapi, bocah itu tidak akan menyingkirkan pistol yang dia pegang sejak tadi.

Dia berhati-hati terhadap sekitar semenjak kami bertemu, dan dia tidak menyingkirkan ekspresi tegang yang dibuatnya.

Yah……kupikir dia tidak bisa disalahkan.

Lagipula, sampai di sini, dia mungkin telah melewati rahang kematian, dan jika dia tidak memiliki kewaspadaan itu, mustahil dia bisa bertahan hidup.

Dan, di sana, bocah itu membuat senyuman ramah untuk membuatku lega.

Aku telah memutuskan untuk tinggal di lantai ini, tetapi sama seperti petualang lainnya yang telah meninggalkan lantai iniーーdia mungkin akan segera pergi dari sini.

Dan, sebagai senior, aku tidak bisa membiarkannya pergi tanpa apapun.

Aku harus membuat pertemanan dengannya di sini, dan setidaknya mentraktirny makanan atau minuman.

Yah…pada dasarnya, aku adalah kakak yang baik.

「Cah. paen, muka lu kok kusut?」

「Sayangnya, itu adalah jalan yang salah dari hidup kau tahu……ketidakpercayaan manusiaku juga sangat ekstrem」

Dan di sana, *Un*, aku mengangguk.

「Yosh, kalau begitu, aku akan mengatakan cerita bagus untukmu」

「Cerita bagus? Kenapa begitu tiba-tiba?」

Terus terang, bocah itu menatapku seakan-akan memeriksa mataku.

Dan di sana, *Hyuu*( ͡° ͜ʖ ͡°) , aku bersiul.

「Benar. Sebuah kisah tentang seorang petualang, bertemu dengan peri di dalam neraka labirin, dan jatuh cinta, mulai melakukan gaya hidup mandiri, dan hidup bahagia di suatu tempat di lantai」

“Artinya……”, aku melanjutkan.

「Dengan kata lain, itu aku!!」

“Ahh……”, dan, di sana, bocah itu mengangguk seolah menebak sesuatu.

“Ah!……orang ini……kukuku……”, aku menyingkirkan senyumku.

Karena, mata anak itu bercampur dengan kesedihan.

ーーorang ini……dia perjaka ya. Apakah dia cemburu karena ceritaku tentang perempuan?

Un, aku tahu. Aku tahu.

Aku juga seperti itu lagipula. Sampai aku datang ke lantai ini……aku juga seperti itu.

Tapi, kisah tentang pasangan bodoh akan dengan mudah berubah menjadi tawa.

Jika kau membuka mulut, itu akan menjadi senyum.

Jika itu menjadi senyum, kau akan membuka hatimu.

Jika kau membuka hatiーーkau membuka selangkanganmu. ( ͡° ͜ʖ ͡°)

Itu adalah teori tentang membuat wanita jatuh, tetapi juga memiliki efek pada pria.

Hal yang disebut senyuman adalah komunikasi yang bisa dipahami di mana saja.

Bocah itu……aku ingin memberikannya makanan yang sangat enak dan tempat tidur yang sangat nyaman, aku benar-benar ingin mengirimnya ke lantai berikutnya dengan pikiran dan tubuh yang segar.

Dan untukku yang seperti itu……aku harus membuatnya tersenyum.

Dan, dengan itu, aku akan melanjutkan kisah manisku.

「Dan, yah, kupikir kau paham dengan apa yang kukatakan sebelumnya……tidak ada monster di sini, tapi ada Fairy Dryad. Yah, itulah istriku」

Dan di sana, bocah itu menunjuk dengan tangan kirinya.

「Di kabin itu …… apakah ada Dryad?」

“Ahh”, aku mengangguk dan melanjutkan ceritanya.

「Dia sangat cantik bukan? Bagiku yang lelah menyelesaikan labirin ini yang tentu saja terlihat mustahil ini……dia membuatku menyerahkan semuanya dan membuatku memutuskan untuk tinggal di sini」

「Aku mengerti…….Jadi, Om, sekarang, apa kau bahagia? 」

「Ahh. Istri mantep, makanan sedap djiwa, dan dikelilingi oleh alam……..ya gua bahagia lah. Mo gimanapun, hati gua selalu terhubung ama Dryad 」

「Sepertinya bukan hanya hati……..omong-omong…….Om?」

「N? napah? 」

「Tentakel……itu memasuki telingamu, kau tahu?」

Tentakel?

Apa maksudmu?

「Tentakel? [email protected]?」

「……juga beberapa yang tipis di mulutmu, dan……juga di hidungmu……」

Pandanganku tiba-tiba diwarnai merah.

*Gunyari*, kepalaku terdistorsi, dan aku tidak bisa berpikir.

Aku tidak bisa memikirkan apa pun.

Tiba-tiba, kata-kata yang dikatakan bocah itu, aku tidak bisa dime, nger, ti, tidak di bawah. mus, tidak, muuuuungggk.

supepepepepe.

Tak dapat ditangani.

Tak dapat dimengerti.

Timbul sebuah perasaan perbedaan antara realitas dan kesadaran.

Peluang kemajuan signifikan dari kekacacauan mental telah munculーーPermintaan Perlindungan.

Meminta operasi perbaikan kekacacauan mental.

ーーPermintaan Selesai.

……………

Pandanganku tiba-tiba kembali.

Cahaya light moss yang menutupi lantai, aku merasa seperti itu sangat terang.

Entah bagaimana, seperti bangun……bagaimana aku bisa mengatakan ini……sekarang, dalam sesaat……aku merasa kesadaranku terbang……tapi yah, itu karena anemia atau semacamnya.

「Jadi, apa yang kau katakan sekarang?」

Sambil tersenyum, aku bertanya pada bocah itu.

「Mengapa Om dijerat oleh pohon tentakel? Dan……apakah Om benar-benar 25? 」

「Terjerat……? Aku……memang 25, meskipun……」

「Begitulah yang ku ketahui, tapi……sungguh, apakah kau tidak….menyadari hal itu ya. Bukankah tubuhmu menggelantung di udara oleh tentakel, dan tentakel itu telah memasuki semua lubang yang berbentuk seperti lubang……」( ͡° ͜ʖ ͡°)

「……?」

「Bisakah kau melihat telapak tanganmu sendiri? Bahkan ada yang tipis di uretra*mu, kau tahu? Kekuatan hidupmu terserap…bukankah kau seperti orang tua yang keriput……」
*adalah saluran air yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh. (sumber: Wikipedia)

「……?」

Dan, aku mengecek telapak tanganku

Warnanya coklat muda, kehilangan cairannya, aku mengerti, itu benar-benar seperti tangan orang tua.

Dan di sana kuperhatikan bahwa aku sepenuhnya telanjang.

Dan, aku bergelantungan di atas tanah.

Bukan……aku terjerat oleh sesuatu seperti akar pohon, dan aku sedang tergelantung.

menggantung……Dryad……kekuatan hidup……dicuri……kulit, tubuh……itu tidak bisa kem……kembali normal.

Kembali, itu tidakmungkintentakelrasasenangrasaistricantik, tentakelistrikuterasaenakterasaenakterasaenak, tidak. Must, pospospos!

supepepepepe.

Tak bisa ditangani.

Tak bisa dimengerti.

Perbedaan yang mematikan antara realitas dan kesadaran telah muncul.

ーーuntuk menahan kekacauan mental dari banyaknya parasit, meminta penutupan paksa kesadaran.

…………………

…………

……

ーーdan seperti itu, kesadarankupun memudar.

▼ ▼ ▼

ーーBeberapa jam sebelumnya.

Setelah dia mendapatkan kemenangan melawan petualang S-Rank, Junpei melangkah ke lantai berikutnya.

Di sana, adalah hutan besar dengan danau di tengahnya.

Lapangan hijau yang sangat luas, dan kicauan burung bergema, disertai intensitas cahaya yang berasal dari light moss juga sangat kuat.

Seiring berjalannya waktu, babi hutan dan rusa juga muncul, sepertinya tidak terlalu berbeda dari hutan pegunungan di dunia luar.

Jika ini adalah Jepang di musim panas, sebagai tempat perkemahan……kau mungkin bisa melihat sebuah keluarga bersenang-senang dengan barbekyu, dan menikmati liburan mereka.

Pada kenyataannya, “Betapa sebuah pemandangan yang damai……”, merupakan, pendapat jujur Junpei.

Dan yang terpenting, partikel-partikel perak tipis yang terombang-ambing di sekitarnya.

Itu hampir mirip dengan apa yang dia lihat di desa kanibal.

ーーseluruh lantai adalah area aman.

Itu benar, dan itu juga alasannya, itulah mengapa rusa dan babi hutan ada, begitu pikirnya.

Untuk menjelaskan lebih rinci, di lantai kanibal, bahkan jika mereka ingin membuat rantai makanan, selain manusia, tidak ada serangga maupun hewan.

Dan, di lantai iniーーseperti itulah adanya.

Dengan begitu, Junpei, sambil memikirkan lingkungan alam di lantai ini, dia berjalan di tepi danau.

Namun, dia tidak menurunkan kewaspadaannya.

Bahkan jika ini adalah area aman, dia tidak bisa memastikan kalau tidak ada yang berbahayaーーtidak, itu adalah ketika dia membiarkan penjagaannya turun, ada kemungkinan bahwa serangga kecil bisa tersandung kakinya.

Daripada saat ketika dia menghadapi musuh yang kuat, sekarang, dengan satu kali lirik……yang terlihat sebagai pemandangan damai lebih menakutkan……pikir Junpei, dan merenungkan pengalaman yang dia alami sebelumnya, dan membuat senyum kecut.

Dan.

Dia melihat.

Di dalam hutan, sangat dekat ke kabin. Diikat oleh pipa dan tentakel yang tak terhitung jumlahnya, seorang pria tua telanjang tergantung di pohon besar.

Pria itu, sepertinyaーーdi semua lubang di tubuhnya, terpasang pipa dan tentakel.

Seluruh kulit tubuhnya, memarーーmungkin, sesuatu seperti akar tipis yang menelan tubuhnya melalui tentakel ke dalam tubuhnyaーーsemuanya tertutup oleh itu.

Dari efek akar yang mengalir di seluruh tubuhnya…seolah-olah itu adalah sebuah efek yang saling tumpang tindih, permukaan kulit seluruh tubuhnya diwarnai dengan warna ungu.

Kelembapan hilang dari kulit pria itu, dan sama seperti pria tua keriput berusia 80-an yang sering tidurーーdia terlihat seperti setengah dari kekuatan hidupnya yang hilang.

Tentakel yang mengisi telinganya, memasuki otaknya. berkeliling dari atas kepalanya ke bagian dalamnya, dan keluar di mana kulitnya terbuka.

Seperti bagaimana otaknya yang terpapar dari tengkoraknya yang terlihat, di dalam otaknya juga penuh dengan akar tipis.

Dan di sana, Junpei, “…… ahh”, mengangguk seolah menyerah.

Sekalipun ini Jepang contohnya.

Operasi apa pun yang akan dilakukan, pria ini tidak akan bertahan.

Karena, pria ini, bukannya dimakan atau menjadi parasit pohon, dia memang sudah “menyatu” dengan pohon.

Sambil menahan muntahannya, Junpei terus mengamati pria itu.

Sepertinya kotorannya menetes dengan bebas dari organ-organ pembuangan, pahanya terjebak dengan benda kering seperti kuas berwarna coklat danーーkotoran yang menumpuk di tanah dikerumuni lalat.

Dan, didalam bau yang tak tertahankan ituーーpria yang digantung tersenyum dengan ekspresi kegirangan.

「Oi oi, Dryad. Kau benar-benar menyukainya……setiap hari, jika kau mendekatiku seperti itu, kekuatan hidupku akan habis…dan aku benar-benar akan menjadi mumi kau tahu? Aku sudah sangat lelah」

Pria itu digantung, mulai menjilati bibirnya dengan wajah menyeringai.

Dan, tangan pria itu bergerak lebih dulu, dan pinggulnya bergerak sedikit ke depan.

*Kakukakukukukaku*, apakah dia bergerak, atau tidak, setelah melakukan gerakan dengan pinggulnya seperti itu …… pria itu kencing.

Siapa yang menyangka, bahwa di kencing itu, sesuatu yang tidak bisa dilihat kecuali kau menyipitkan matamuーーapa yang akan dilepaskan oleh seorang pria tua yang layu itu, adalah tetes terakhirnya……benda putih samar yang tercampur disitu, jika Junpei telah mengetahui itu.

「Oi……kau……?」

Ketika Junpei berteriak seperti itu, mata pria itu tiba-tiba seperti mendapatkan kembali kehidupannya, dan sambil meneteskan air liur, dia membuka lebar matanya.

「Ha ha~! Bung! Hebat kau bisa sampai di sini 」

Di dalam mata lebar yang ditembak darah di mana beberapa pipa pipih dimasukan ke kantung air matanya, mata hitamnya hanya bergerak, dan bersinar terang.

Dan juga, ditutupi oleh lendir yang sangat lengket, mulutnya yang di mana tentakel besar dan kecil masuk terbuka lebar, dan dengan suara yang berlebihan, pria itu mengatakan itu dengan sepenuh hati.

「Cara anda berbicara itu……apakah anda……Om-om? ( ͡° ͜ʖ ͡°) 」

「Oi oi, jangan panggil aku om. meskipun aku terlihat seperti ini, aku masih 25 bro? 」

Kemungkinan besar……pria ini, dia sama sekali tidak mengerti situasinya.

Junpei, dia tidak bisa bergerak dari tempat itu.

“……kesempatan itu, akhirnya datang……”, pikir Junpei.

Hingga saat ini, orang yang telah menulis surat-surat yang memberinya petunjuk.

Dia hanya melarikan diri, dan……di waktu yang akan datang, mudah untuk menebak kalau dia akan seperti ini.

Atau mungkin, pertemuan dengan tengkoraknya.

Atau mungkin, tanpa sadar, catatannya telah hilang.

Atau mungkin lagi, secara ajaib mereka berdua bertemu hidup-hidup, dan……bertarung bersama.

Itu benar, bertarung bersama mungkin bisa dilakukan. Bahkan Junpei yang memiliki banyak ketidakpercayaan kepada manusia……jika itu adalah orang yang menulis catatan itu, dia mungkin sudah mempertimbangkannya.

Tapi.

Orang yang menyelamatkannya, sudah …… menjadi sesuatu yang tidak masuk akal.

Dia telah memperkirakan berbagai situasi, tetapiーーdi sebagian besar dari apa yang dia bayangkan, dalam situasi terburuk, sepertinya keduanya bertemu.

Untuk sekian banyaknya situasi, Junpei tidak bisa menatap lurus pada pria itu.

「Seperti yang kau lihat, seluruh lantai adalah area aman. Kau juga melihat desa kanibal, kan? Mirip seperti itu」

「Maksudku, bocah, betapa menakjubkan……bahwa kau bisa mencapai sejauh ini…….. 」

Sambil melihat sekeliling, Junpei bertanya pada pria itu.

「Ahh, seperti yang Om ketahui, mereka adalah orang-orang yang luar biasa. Dan……tempat ini adalah……?」

「Seperti yang kau lihat, seluruh lantai adalah area aman. Kau juga melihat desa kanibal, kan? Mirip seperti itu」

Dan ketika dia dengan hati-hati memeriksa sekelilingーーhanya di satu tempat, tak ada partikel perak yang muncul.

Dan segera setelah itu, *Potori*, bunyi kotoran dibuang dari anus lelaki itu.

Sudah, Junpei tidak tahu harus berbuat apa.

「……」

「Jadi, bisakah kau menyingkirkannya? Tidak ada monster di sini yo?」

Diberitahu oleh itu……tidak ada cara baginya untuk menyingkirkan senjatanya.

Jelaslahーーlelaki ini, dia diberikan semacam perawatan oleh makhluk berbahaya, dan jelas dari siapa pun yang melihatnyaーーdia berada dalam situasi “keluar”.

「Cah. paen, muka lu kok kusut?」

「Sayangnya, itu adalah jalan yang salah dari hidup kau tahu……ketidakpercayaan manusiaku juga sangat ekstrem」

「Yosh, kalau begitu, aku akan mengatakan cerita bagus untukmu」

「Cerita bagus? Kenapa begitu tiba-tiba? 」

Dan di sana, *Hyuu*, pria itu bersiul.

「Benar. Sebuah kisah tentang seorang petualang terdahulu, bertemu dengan peri di dalam neraka labirin, dan jatuh cinta, mulai melakukan gaya hidup mandiri, dan hidup bahagia di suatu tempat di lantai」

“Artinya……”, pria itu melanjutkan.

「Dengan kata lain, itu aku !!」

“Ahh ……”, dan, di sana, Junpei mengangguk seolah menebak sesuatu.

ーー “Pria bodoh……dia sepenuhnya jatuh kedalam godaan……” pikirnya.

Dan, masih berkeliaran dalam mimpi dan khayalannya sampai sekarang, dan itu……dia tinggal di dunia yang penuh dengan khayalan kebahagian.

“Ada pepatah mengatakan “ Suami selalu yang terakhir tahu ”……”, sakit kepala Junpei tidak akan berhenti.

「Dan, yah, kupikir kau paham dengan apa yang kukatakan sebelumnya……tidak ada monster di sini, tapi ada Fairy Dryad. Yah, itulah istriku」

Dan di sana, Junpei menunjuk dengan tangan kirinya.

「Di kabin itu……apakah ada Dryad?」

「Dia sangat cantik bukan? Bagiku yang lelah menyelesaikan labirin ini yang tentu saja terlihat mustahil ini……dia membuatku menyerahkan semuanya dan membuatku memutuskan untuk tinggal di sini」

Junpei bertanya sambil menghela nafas.

Tentu saja, menghadap kabin, ia meningkatkan semua konsentrasinya, dan tidak menurunkan kewaspadaannya untuk merasakan bahaya apa pun.

「Aku mengerti…….Jadi, Om, sekarang, apa kau bahagia? 」

「Ahh. Istri mantep, makanan sedap djiwa, dan dikelilingi oleh alam……..ya gua bahagia lah. Mo gimanapun, hati gua selalu terhubung ama Dryad 」

「Sepertinya bukan hanya hati……..omong-omong…….Om?」

「N? Apa? 」

Dengan begitu, air mata hampir keluar di mata Junpei.

Bagaimana pun juga, hingga saat ini, ia hanya seorang siswa SMA biasa.

Di dalam labirin yang memilukan……suratnya, dengan nada konyol, tak mungkin terlupakan humor itu.

Hanya saja, sesuatu seperti membaca surat, hanyalah komunikasi satu sisi, meskipun begitu……ada juga petunjuk untuk bertahan hidup yang secara langsung mempengaruhinya, akan tetapi selain itu……dalam arti penyembuhan hatinya, dia kurang lebih, telah diselamatkan.

Tapi, itu juga sudah berakhir.

Jika dia……hanya akan terus melihat mimpi buruk, itu akan menjadi bagian untuk membuatnya bangun.

Dia ingin menyelamatkannya jika dia bisa. Tapi……sudah, sangat jelas itu sudah terlambat.

Kemudian, orang yang akan membantunya untuk mati juga harus menjadi dirinya sendiri.

「Tentakel……itu memasuki telingamu, kau tahu?」

「Tentakel? [email protected]?」

「……juga beberapa yang tipis di mulutmu, dan……juga di hidungmu……」

Dalam sekejap, pria itu menutup matanya, dan benar-benar menghentikan aktivitasnya.

Dan, mengejang. Tangan dan kakinya bergerak tak karuan.

Seluruh tubuhnya gemetar.

Digantung oleh tentakelーーdi dalam kendali tentakel, pria itu bergerak tak karuan.

Lidahnya bergerak tak terkendali, memuntahkan ludah di mana-mana, dan tubuhnya terlempar ke belakang.

*BikuBikuBikuBikuBikuBiku*

Seolah-olah menerima sengatan listrik yang sangat kuat, dia mengejang berkali-kali.

「Supepepepepepepepepepepepepe」

Teriakan tak menyenangkan, suara yang tak menyenangkan datang dari lidahnya yang bergetar.

Dan, ketika suara yang tak menyenangkan itu berhenti, sekali lagi, pria itu membuka matanya lebar-lebar, dan sambil mengeluarkan liur, dia membuka mulutnya. 

「Jadi, apa yang kau katakan sekarang?」

Dengan nada sunyi, dan nada tenang.

Dan tidak cocok dengan itu, mata merah mencolok.

Untuk senyumnya yang keriput, dan air liur yang melorot cocok dengannya.

「Mengapa Om dijerat oleh pohon tentakel? Dan……apakah Om benar-benar 25

「Terjerat……Aku……memang 25, meskipun……」

「Begitulah yang ku ketahui, tapi……sungguh, apakah kau tidak….menyadari hal itu ya. Bukankah tubuhmu menggelantung di udara oleh tentakel, dan tentakel itu telah memasuki semua lubang yang berbentuk seperti lubang……」( ͡° ͜ʖ ͡°)

「……?」

「Bisakah kau melihat telapak tanganmu sendiri? Bahkan ada yang tipis di uretra*mu, kau tahu? Kekuatan hidupmu terserap…bukankah kau seperti orang tua yang keriput……」
*adalah saluran air yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh. (sumber: Wikipedia)

「……?」

Dan, pria itu membuat pergerakan seakan-akan dia memeriksa telapak tangannya sendiri.

Dalam sekejap, pria itu menutup matanya, dan benar-benar berhent bergerak.

Dan, sekali lagi, mengejang.

*BikuBikuBikuBikuBikuBiku*.

Seolah-olah menerima sengatan listrik yang sangat kuat, dia mengejang berkali-kali.

「Supepepepepepepepepepepepepe」

Dia membeku untuk beberapa saat, dan pria itu mulai tertawa.

「HYA, HYA, HYAHYAHYAHYAHAYAHYAAAAHAYAHAYAHAYAAAAAAAAA」

Dan, setelah kejang sebentar…pria itu menutup matanya, dan benar-benar berhenti bergerak.

Memandang jauh dari orang yang berhenti bergerak, Junpeiーーdia mengalihkan pandangannya ke pohon yang menggantung pria itu.

Tingginya mungkin sekitar bangunan 10 lantai dalam istilah Jepang modern, dan batangnya terlihat seperti memiliki lebar diameter 15 meter.

Dan di sana, Junpei mengeluarkan item boxnya.

Dia menyimpan cukup banyak stok Volatile Oil* terbaik dari desa kanibal.
*atau dengan kata lain minyak atsiri, merupkan minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap.

Dengan begini, kalau dia merangsang pohon sedikit, jika tidak ada balasan, dia berpikir akan menjadikan semua itu abu bersama dengan pria itu.

Ada beberapa kesempatan untuk menekan pelatuk pistol, tetapi jika peluru mengenai target, sesuatu seperti getaran dari udara, atau indra keenam……singkatnya, dibandingkan dengan melakukannya secara berlebihan, ada respons nyata.

Dalam hal ini, responnya berarti, tentang menngambil nyawa seorang pria tanpa melawan sedikitpun, itu seperti dirinya yang akan menerima perasaan itu secara langsung.

Tak bisa dipungkiri, Junpei memiliki tekat kuat dari pengalaman yang dia miliki di labirin iniーーmeski begitu, dari sudut pandangnya, hal-hal yang dibenci oleh orang-orang kebanyakan, itu bukan berarti dia memiliki rasa tidak enak untuk melakukan itu dari sudut pandangnya.

Tetapi, dapat dibenarkan bahwa dia perlu membantu pria yang sedang tergelantung, dan tidak ada cara baginya untuk menyia-nyiakan skill dan EXP yang berguna*.
*maksudnya skill sm exp si pria.

Hal yang perlu dilakukan, dia harus melakukannya dengan benar.

Tapi, jika dia akan melakukannya, daripada secara langsung, secara tidak langsung……untuk kesehatan mentalnya, itu mungkin lebih baik.

“Baiklah……”, Junpei, melepaskan penutup kayu dari pot minyak yang dia keluarkan.

Bau khas yang menyengat, baunya mirip dengan bensin, atau mungkin etanol.

Ketika itu menggelitik hidungnya, seorang gadis muncul dari kabin.

ーーPeri Hutan, Dryad.

Rambut sutra emas yang memanjang hingga ke pinggangnya, dan kulit halus berwarna coklat muda.

Usianya baru sekitar 15 tahun, perasaan menggairahkanーーdari seorang wanita dewasa, yang dikombinasikan dengan kepolosan seorang anak kecil, atau mungkin semuanya tercampur dengan artistikーーseorang gadis yang memiliki kecantikan yang tak tertandingi.

Mengenakan gaun one piece putih, dia mendekati Junpei perlahan.

Dan di sana, * Pan *, suara nyaring.

Tanah di bawah Dryad meledak. *Biku*, seluruh tubuh gadis itu gemetar.

Bau mesiu menyelimuti seluruh tempat, dan Junpei mengubah tujuan pistol dari kakinya ke tengah alisnya.

「Jangan mendekat…lebih dari itu. Jadi, kau adalah Dryad yang menipu si Om ya? 」

「……benar. Tebakkanmu tepat」

Jarak antara mereka hanya sekitar 15m.

Kecil, suara Dryad itu, mungkin kau akan mengiranya itu adalah suara hembusan angin.

Junpei yang mulai berbicara, mengeraskan suaranya seperti nada jengkel.

「Bicara lebih keras. Aku tidak bisa mendengarmu」

“Un”, dia mengangguk, dan kata Dryad.

「……aku mendapatkannya」

Itu lebih baik dari sebelumnya, tapi suaranya masih terlalu kecil.

Menggelengkan kepalanya seolah menyerah, Junpei bertanya.

「Dan, kaulah yang menipu si Om kan?」

Dia terdiam sesaat, dan Dryad, dia mulai berbicara dengan hati-hati, seolah memilih kata-katanya.

「Aku Dryad……Roh yang berdiam di pohon itu. Aku……dapat terus hidup karena memperoleh kekuatan kehidupan dari pohon itu. Dan untuk pohon itu, sumber nutrisinya……Aku memberikan sumber kekuatan kehidupan. Itulah arti keberadaanku. Pohon dan aku……kita punya simbiosis semacam itu」

「……jadi?」

「Pria yang terggantung itu, aku merayunya. Kekuatan kehidupan manusia adalah yang terbaik. Pohon itu benar-benar senang. Jika mereka diperlakukan dengan baik, mereka bisa menjadi sumber nutrisi hingga 20 tahun」

「……sumber nutrisi ya」

「Benar. Manusia adalah sumber nutrisi yang berharga. Itulah mengapa penampilanku, dioptimalkan untuk manusia dan juga disesuaikan untuk sekarang」

「Disesuaikan?」

* Kokuri *, Dryad mengangguk.

「Skill 【Mimicry (Kelas-Super)】. Awalnya, jika aku tidak menggunakan 【Mimicry】, jika dilihat dari sudut pandangmu, kau hanya bisa melihatku sebagai monster pohon」

「Aku mengerti, itu adalah skill yang cukup bagus」

“Omong-omong”, Junpei bertanya kepada Dryad.

「Kenapa kau menceritakan semuanya dengan begitu mudah? Sejauh yang kulihat, kau tidak terlihat seperti menyembunyikan……keinginanmuーーapa yang kau incar sebenarnya? 」

「……Sangat bagus bahwa ada manusia yang berkata langsung pada intinya」

Dan, dia melanjutkan dengan sedih.

「……kami Dryads ……kami, adalah ras yang sangat lemah」

Dari awal, ada alasan bagi Junpei untuk bersikap angkuh.

Itu saja, seperti yang dia katakan sebelumnya, hasil penilaian berikut telah keluar adalah alasannya.

【Dryad】

Rincian Bahaya ▼ ▼ ▼ D

Karakteristik ▼ ▼ ▼ Roh pohon. Penampilan mereka awalnya adalah pohon berbentuk humanoid……lebih tepatnya, monster pohon yang memiliki tangan dan kaki. Mereka kebanyakan memiliki penampilan anak laki-laki atau perempuan yang cantik berkat skill 【Mimicry】. Sangat sering menggunakan penampilan mereka, untuk menipu atau mungkin merayu manusia. Setelah mereka memiliki hubungan yang sangat erat, mereka membiarkan target mereka mengeluarkan sebagian besar cairan sekresi yang mana memiliki efek aphrodisiac dan kebingungan, dan membuat mereka terperangkap seutuhnya. Dan, mereka mempersembahkannya ke pohon yang merupakan sumber asal mereka, dan menjadikan mereka nutrisi. Keberadaan yang disebut Dryad dibuat sebagai pohon tempat mereka berasal dari pemburu hingga negosiator. Artinya, hal yang disebut Dryad, mungkin dapat disebut juga mereka adalah bagian pohon.
(Sekresi : pengeluaran hasil kelenjar atau sel secara aktif)

【Ancient Tree】

Rincian Bahaya▼ ▼ ▼ E

Karakteristik ▼ ▼ ▼ Tidak bisa mengumpulkan nutrisi yang cukup sendiri, dan menggunakan Dryad untuk memburu semua jenis tumbuhan dan hewan. Sama seperti pohon biasa, yang tidak memiliki cara melawan musuh asing. Namun, memiliki efek dari kekuatan para Evil God yang menyebar di Interstice Labyrinth, poin pengalamannya tidak bisa diukur. Dengan kata lain, itu adalah monster yang sangat lezat bagi para petualang.

「Ras yang sangat lemah ya……itu mungkin benar. Sama seperti keterangan 【Appraisal Eyes】. Bahaya spesifikasi D dan E……kau makhluk lemah yang menggelikan 」

「……benar. Itu sebabnya, aku memberitahumu semuanya 」

「Berarti? 」

「……tolong lepaskan kami」

Junpei menggelengkan kepala ke samping dan mendesah.

「Sebelum aku bertanya apa yang kau ingin katakan itu, ada sesuatu yang ingin kukonfirmasi」

「……apa? 」

「Mengapa, kau tidak menipuku? Atau mungkin, tidak melakukan sedikit usaha untuk itu? 」

「……Pertama, orang-orang yang dapat melihat hasil dari orang yang diperdaya, aku tidak memiliki skill untuk memperdaya lebih dari itu. Dan juga……」

「Dan juga? 」

「……aku tidak akan membutuhkan banyak mangsa. Seperti kata “Akar yang membusuk”, kelembaban dan nutrisi……itu akan menjadi racun jika ada terlalu banyak 」

「Yah, memiliki perut kenyang juga begitu tidak bagus untuk manusia. Jadi……spesifikasi bahayamuーーAku tahu kekuatanmu. Terlebih lagi……poin pengalaman juga 」

“Dan dengan itu”, * Kokuri *, Junpei meregangkan lehernya.

「Hingga sekarang, para petualang telah muncul disini kan? Membiarkan salah satunya tertangkap,seharusnya juga ada yang tidak. Dan……untuk orang-orang itu, bagaimana kau melaluinya? 」

「……untuk itu」, ketika Dryad mulai membuka mulutnya, Junpei menghentikannya dengan tangannya.

「Tidak, hanya sedikit, ceritanya tidak mendetail. Jadi, aku akan bertanya? 」

Dan, lanjutnya.

「Dalam pertukaranku melepaskanmu……apa yang akan kau tawarkan untukku?」

Dryad membuat ekspresi seolah-olah itu adalah kekecewaan, atau mungkin terkejut.

「……bagiku yang telah melakukan ini terhadap sebagian besar rasmu……tanpa keinginan untuk berbicara tentang kebaikan dan kejahatan, langsung ke intinya. Senang sekali memberitahukannya menjadi lebih cepat. Dan……kamu, kamu punya 【Appraisal Eyes】 kan? 」

「Ahh. Ya……ini kelas-super 」

Dan, dari pinggangnya, dia mengeluarkan batu biru yang bersinarーーatau mungkin kau bisa menyebutnya permata.

「…… ini adalah Air Mata Dryad」

「……」

「Jika kau memiliki 【Appraisal Eyes】 maka membertitahunnya akan cepat. Ini menyembuhkan luka apa pun kecuali kau telah mati. Dalam jumlah ini……kau bisa pulih dari luka mematikan sebanyak empat kali」

“Ahh”, Junpei mengangguk seolah menebak sesuatu.

「Lemparkan itu padaku. Perlahan-lahan, kau dengar. Jika kau melakukan gerakan atau gerakan tiba-tiba, aku akan menembakmu」

Seperti yang diinstruksikan Junpei, Dryad perlahan melempar batu kecil itu satu meter di depan Junpei.

Dia mengaktifkan 【Appraisal Eyes】, *Hyuu*, Junpei bersiul.

Dryad yang melihat gerakan itu membuat tawa kecil.

「……aku tidak berbohong. Jika kamu memiliki 【Appraisal Eyes】, kamu harus tahu bahwa aku tidak berbohong 」

Dan, Junpei yang mengaktifkan 【Appraisal Eyes】 tertawa seperti seorang yang tercengang.

「Ha! ……ini terlalu bagus untuk sebuah cerita pendek. Tidak, itu sebabnyaーーorang-orang sampai sekarang hanya melewatimu ya」

【Dryad’s Tears】

Item Rank ▼ ▼ ▼ Legendary Class

Karakteristik ▼ ▼ ▼ Obat pelapis yang menyembuhkan luka luar selain kematian. Menyebabkan pememotongan sel somatik menggunakan kekuatan sihir dan fisik tersembunyi, dan menyebabkan efek pemulihan yang sama dari area aman Interstice Labyrinth. ーー Namun, persyaratan penggunaannya adalah keberadaan dari Dryad yang menciptakannya.

「Aku mengerti sekarang」

Pada saat yang sama dia akhirnya mengatakan itu, Junpei bersiul.

「Tapi……keberadaanmu adalah persyaratan……ya. Itu terlalu bagus dari sebuah tawaran ya 」

“Itu benar”, Dryad mengangguk.

「Itulah sebabnya, para petualang yang lewat sini……semuanya menerima syarat itu」

「Yah, itu adalah pilihan……terbaik yang bisa kau dapatkan」

Dan di sana, Dryad menciptakan wajah yang sangat serius.

Bahkan jika itu efek dari 【Mimicry】, air mata samar-samar menetes, permintaan seorang gadis cantik yang tak tertandingi terlihat dari bawah.

Hanya dengan itu, kau mungkin memaafkan segalanyaーーitu adalah ekspresi semacam itu.

「Aku tidak akan bertarung. Hanya saja, jika aku bisa mendapatkan sumber nutrisi secara teratur itu sudah cukup 」

「……aku mengerti sekarang. Memang benar, bahwa para petualang sampai sekarang, hubungan damai yang seperti itu mungkin sudah cukup 」

「Manusia juga makan babi dan sapi untuk hidup. Semua orang mengerti bahwa itu sama. 」

Dan di sana, Junpei mengangkat bahunya.

「Jadi……setelah aku pergi ke sini tanpa melakukan apapun……apa yang akan terjadi pada si Om?」

「Kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Pria ini tidak akan bisa terselamatkan apa pun cara yang kau lakukan. Itu juga akan jadi lebih mudah untukmu menyerah…… jika kamu mau, apakah kau mau aku untuk memberitahumu rincian kondisinya? 」

「………… karena dia akan mati bagaimanapun juga, menyerah dengan imbalan obat mujarab, katamu? Atau mungkin, merelakannya kau bilang? 」

Menyadari bahwa pembuluh darah samar-samar muncul dari kulit Junpei, Dryad memiringkan kepalanya seolah-olah memikirkan hal aneh itu.

「Argumen sentimental? Labirin ini……manusia yang masuk ke sini harus tahu. Menyeimbangkan keuntungan dan kerugian……bergerak dengan itu adalah yang paling bijaksana 」

「…… menyeimbangkan untung dan rugi ya. kamu benar-benar bajingan yang memandang rendah 」

Dan di sana, Dryad segera mengulurkan kedua tangannya, dan memalingkan kepalanya ke samping.

「……tolong tenang. Bersamaan……kau bisa memilikinya……jika kita bicara 」

Junpei mengarahkan senjatanya ke tengah alis Dryad.

「Tidak, aku tidak akan mengambilnya. Aku tidak pernah bisa mengertimu 」

「……Mengapa? Manusia harus bergerak menyeimbangkan keuntungan dan kerugian mereka……kamu……apakah kamu mengatakan bahwa kamu adalah orang yang tidak bergerak dengan itu?」

Dan di sana, Junpei mengejek.

「Sangat sederhana」

Dan, lanjutnya.

「Bagiku, ada banyak hal yang bisa didapat dari membunuhmu. Pertama-tama aku tidak perlu obat-obatan pemulih」

「……?」

「Kekuatan pertahananku adalah 5 yang kau tahu?」

「……5? Mustahil. Mampu bertahan di labirin ini dengan status itu……」

「Aku telah menempatkan semua statusku dalam menghindar. Satu serangan monster di sini, jika aku menerima sesuatu seperti itu secara langsung……itu berarti “mati”. Itu sebabnya aku tidak membutuhkan obat-obatan pemulih」

Dan, lanjutnya.

「Melihat akhir dari si Om, itu juga benar bahwa itu memuakkan. Jadi, akan lebih baik untuk membuatmu menjadi Expku」

Dan di sana, Dryad benar-benar kehilangan ketenangan pada ekspresinya, dan serabut otot wajahnya dipenuhi dengan ketegangan.

「……eh? Apa maksudmu……? Aku tidak bisa mengerti……”

「Itu sebabnya, Aku beritahu kau seperti ini」

“Tapi”, Dryad menolak untuk mundur.

「……kalau begitu! Aku……faktanya…….aku hanya melakukan ini untuk kemakmuran rasku, aku tidak pernah mengorbankan sumber nutrisi yang terlalu banyak. Ini adalah sesuatu yang harus aku lakukan agar bisa hidup……..berbelas kasihan……」

*Pan*, suara nyaring.

「Alasan untuk monster? Sesuatu seperti itu, aku tidak peduli 」

Bau mesiu menyelimuti tempat itu pada saat yang bersamaan.

Setelah sekejap mata, *Dosari*, suara gadis itu jatuh ke tanah.

Ditembak di antara alisnya, sesuai denyut jantungnya, darah berwarna merah menyembur keluar seperti air mancur.

Dan, Junpei menyentuh Dryad yang telah mati, dan melakukan pembongkaran menyeluruh terhadap mayatnya.

ーーSkill 【Mimicry (super-class)】

「Itu benar, jika aku memiliki ini……ketika aku pergi ke luar……mereka akan……」

Kata-kata yang dia ucapkan pada dirinya sendiri yang memiliki arti yang dalam, tanpa ragu-ragu sama sekali, dia menyerap kartu skill itu.

Selain itu, ada banyak item yang memiliki nama Dryad’s Tears yang telah jatuh, tetapi itu telah kehilangan pengaruhnya karena Dryad itu telah mati.

Setidaknya mungkin itu akan berguna jadi dia tidak lupa untuk menaruh mereka ke kotak barangnya.

「Baiklah kalau begitu……」

Setelah dia berbisik, Junpei mengeluarkan sepuluh pot minyak dari item boxnya.

Dan, cairan minyak atsiri, dia menuangkannya ke pohon seolah-olah memukulnya dengan itu.

Setelah melakukan itu selama dua hingga tiga menit, Junpei mengalihkan pandangannya ke orang yang tergantung di sana.

「Om……apakah kau benar-benar……sudah “keluar”?」( ͡° ͜ʖ ͡°)

Untuk pertanyaan Junpei, pria itu menjawab dengan air liurnya yang menetes.

「Aa ー ……」

Dalam.

Sebuah desahan yang sangat dalam.

Junpei mengeluarkan batu apiーーdan, mengeluarkan pistolnya seolah mengubah pikirannya.

「Jika aku akan membantumu pada kematianmu…… akan lebih baik jika hanya ada sedikit rasa sakit bukan. Aku akan membuat expmu sebagai milikku. Dan……skill Om juga. Aku tidak akan pernah menyia-nyiakannya 」

Ketika dia memperhatikannya, air mata mengalir deras dari matanya.

「Om. Terima kasih. Jika kau tidak di sana……aku mungkin sudah lama mati……..」

Dan, Junpei mengelurakan pistolnya ke arah pria tergantungーー

ー ー * Pan *, suara nyaring bergema di sekitar.

*Bikun*, pria itu mengejang seolah tubuhnya bergetar hebat.

Apa yang terjadi berikutnya, sejumlah besar darah meluap dari dahinya.

Sambil mencucurkan air matanya, Junpei bergerak ke arah pria itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dan meletakkan telapak tangannya di tubuhnya.

「ーーGunakan skill 【Butcher】」

Dan, tubuh pria itu diselimuti oleh partikel cahaya, dan diubah menjadi skill card dan berbagai macam item.

Junpei mengulurkan tangan ke skill card, dan mengerutkan ekspresinya dengan ragu.

「Oi……apa artinya ini……? 【Butcher】 milikku adalah level tertinggi……terlebih lagi, aku berharap itu keluar. Dengan begitu, seratus persen……skill itu seharusnya muncul kan? Apa yang sebenarnya terjadi……」

Dia membuang skill card, dan Junpei dengan cepat membuat api ke pohon.

*BachiBachi*, suara pohon yang terbakar bergema di sekelilingnya.

Setelah itu, dia akan mengubah pohon ini menjadi exp, dan pergi ke lantai berikutnya.

Dan, Junpei memiliki sesuatu yang benar-benar harus dia konfirmasikan.

「Tidak……tidak mungkin……tapi……」

“Bagaimanapun……”, lanjutnya.

「Itu sesuatu, yang akan kuketahui segera」

***

Dan, di lantai berikutnya.

Di sana, dia menemukan apa yang dia temui berkali-kali sebelumnya, setelah pindah melalui lantai, area aman diposisikan.

Itu hanya berarti, bahwa akan sulit untuk membersihkan lantai, tapi bagaimanapunーー

ーーJunpei, dia mengambil surat yang ditinggalkan di sana.

Dan, dia akhirnya membacanya sekali.

Dan kemudian, dia pingsan di sana, dan mulai tertawa sambil memeluk perutnya.

Atau mungkin, seolah otot-ototnya mengencang, atau seolah otot-ototnya jelas kesakitan, tawa semacam itu, tidak, ledakan tawa.

Tawanya tidak bisa berhenti, dan terlalu banyak rasa sakit di perutnya, dia bahkan meneteskan air mata.

ーーJunpei berpikir.

Ketika dia memikirkannya, bisa tertawa seperti ini dengan polosnya, dikombinasikan dengan Jepang sebelum perjalanan kesini……Aku bertanya-tanya sudah berapa lama…

Atau mungkin, tingkat tawa yang meledak ini, yang mungkin tidak pernah dia lakukan sebelumnya.

Selama sekitar lima menit, dia berguling-guling di dalam area aman, dan setelah akhirnya dia tenang, dia menyeka air matanya dengan jari telunjuknya, dan berbicara pada dirinya sendiri.

「Okay〜……aku akan terus menantikannya mulai sekarang」

Ha ha~! Bung! Sudah lama!

Lantai sebelumnya, itu sangat menjijikkan!

Kita berdua, mari kita gunakan Dryad’s Tears dengan sangat hati-hati!

Lagipula, perasaan ini adalah reaksi biologis dari Dryad……atau lebih tepatnya, dengan penyediaan kekuatan sihir, tampaknya mempertahankan efeknya.

Jika itu mati, tidak ada yang bisa dilakukan.

Hanya saja……aku benar-benar terkejut.

Pria yang tergantung itu…

ーーdi dunia ini, benar-benar ada pria yang memiliki nada yang sama ya.

Mungkin, di dalam dirimu bung, mungkin ada orang-orang yang mengira bahwa itu adalah aku.

Tapi, kau bisa lega.

Pertama-tama, aku memiliki skill 【Past Peek】! Ditipu adalah permainan yang mustahil tentunya!!!!

Akuーーtidak, si Om akan hidup selamanya!!!!!!!

Ngomong-ngomong, usia aslinya, dia bilang itu 25, tapi akulah Om-om yang sebenarnya!

Kalau begitu, teruslah nantikan aku mulai sekarang juga!

Adios!!!!!

ーーdan dengan begitu, Junpei menghela, dan terus terang berkata.

「Tapi, 【Past Peek】 ya……untuk sesaat aku menginginkannya」

▼ ▼ ▼

ーーdalam beberapa saat, di suatu tempat, disebuah dimensi yang jauh.

Seseorang, dia disebut sebagai pemburu harta karun yang telah mencapai puncak tertinggi dimensi di seluruh sejarah.

Dan, Seseorang, dia juga seseorang yang memiliki hubungan dengan orang-orang berpengaruh di seluruh dunia.

Dan lebih dari itu, Seseorang, sebagai reinkarnasi dari dunia yang berbeda, orang yang bahkan memiliki Unique Skill.

ーーDengan kata lain, dia adalah orang yang meninggalkan surat di setiap tempat di labirin, si Om ceria yang dulunya seorang NEET.

Kembali ke topik utama.

Di dalam Interstice Labyrinth, di tengah jalan yang sulit.

Lantai yang dia capai, jelas berbeda dengan yang dia lalui sebelumnya.

Pertama, lantai itu dipenuhi oleh bau etanol untuk pensterilan yang umum bagi rumah sakit dan semacamnya.

Dinding sekitarnya, lantai, dan langit-langit yang semuanya putih. Dan kaca yang diperkuat.

Di sana, itu jelas bukan dunia fantasi, dan itu adalah tempat di mana akan cukup untuk menyebutnya sebagai sesuatu seperti fasilitas penelitian biokimia modern.

Sebuah koridor yang hanya memiliki satu jalan, jaraknya sangat jauh sehingga di sekitar ujungnya tampak buram.

Dan dinding di sisi kanan, dan di sisi kiri, kaca yang diperkuat ditempatkan, dan kau bisa melihat sisi itu dari dinding.

Pertama, apa yang dilihatnya pertama kali melalui kaca, adalah sebuah kapsul yang memiliki ukuran di mana seorang manusia bisa ditempatkan di dalamnya, sesuatu yang digunakan untuk hibernasi di film Sci-Fi, dan manusia yang tidur di dalam cairan.

Sepenuhnya, tanpa celah, itu pemandangan seperti telur serangga yang dikemas di satu tempat.

Ketika dia menggunakan 【Appraisal Eyes】, orang-orang yang terlihat seperti manusia yang tidur, itu mengatakan bahwa mereka adalah homunculus (Juga, hal-hal selain makhluk hidup, alat-alat sihir di fasilitas ini, semuanya tidak bisa dinilai).

Omong-omong, hal yang disebut homunculus adalah makhluk hidup buatan yang dibuat dari sperma manusia dan sel darah menggunakan alkimia.

*KatsunKatsun*, suara sepatu bot kulitnya dibuat bergema di seluruh koridor.

Ketika pemandangan di sisi kirinya terbuka, di sana, salah satu homunculus sedang digantung di udara saat berada di dalam kapsul.

Dan, sementara di dalam kapsul di mana mereka masih tidur, seperti stadion besar, mereka menghadapi monster tipe anjing kelas rendah yaitu kelas E-Rank.

Di dalam ruangan yang penuh warna putih.

*Kishaー*, monster yang seukuran serigala bergerak menuju kapsul sambil meneteskan air liur.

Dan, dari kapsul hirbenasi yang menyelimuti homunculus, satu baris cahaya kilat.

Segera setelah, *ZusuZusu*, mayat yang dibakar dari anjing itu berbaring di sana ke sisinya.

Dia, memiliki skill khusus perkiraan level, dapat mengetahui bahwa level homunculus meningkat.

Apakah serangan itu dilakukan dengan kehendak homunculus, atau apakah serangan yang diprogram oleh mesin itu tidak jelas, tetapi keputusan itu adalah kemenangan homunculus.

Tanpa suara apa pun, kapsul homunculus itu pindah ke suatu tempat, dan mayat monster itu disingkirkan oleh aliran air dan angin yang datang dari ujung-ujung ruangan.

Dan kapsul homunculus berikutnya muncul dari tanah, dan ditempatkan pada posisi yang sama.

Selanjutnya, monster baru jatuh dari langit-langit ke dalam ruangan.

Dan, monster itu bergerak menuju homunculus, dan seolah-olah mengulang kejadian tadi, itu adalah satu tembakan oleh cahaya kilat.

Sang Pemburu Hata Karun, tanpa mengetahui apapun, yang bisa dia lakukan hanyalah menonton adegan itu.

Setelah dia melihat itu untuk sementara waktu, dia mulai bergerak maju dengan diam.

Di jendela kaca berikutnya, D-Rank, di jendela kaca berikutnya untuk itu*, C-Rank, dan di jendela kaca berikutnya untuk itu lagi, monster B-Rank, mereka menjadi korban oleh homunculusーーtepatnya, oleh kapsul yang membungkusnya.
*maksudnya itu bertarung lawan monster td

Dan dia melihat jendela kaca berikutnya.

Homunculus dan homunculus, mereka saling berhadapan.

「Dengan otomatis sepenuhnya ……itu berarti bahwa mereka tidak bisa menggunakan monster lebih dari kelas A-Rank. Dan naik level dengan cara seperti ini……ya. Sungguh……itu menjijikan. Homunculus ini, mereka mungkin sudah tidur nyenyak segera setelah mereka lahir…dan tidak akan pernah bangun…」

Bahkan untuknya, dia mengangkat suara yang dipenuhi dengan kemarahan dalam diam, dan meludahkan apa yang ada di tulang tenggorokannya.

Homunculus yang menghadap homunculus lainnya.

Kedua homunculus itu, tebakannya adalah keduanya melebihi level 150.

Dan situasi yang tidak normal terjadi pada salah satu homunculus itu.

*Kasha*, dengan suara itu, kapsul terbuka dengan sendirinya.

*Nuchari*, bersama dengan cairan, satu homunculus telanjang terlempar ke lantai.

Homunculus itu segera bangun, tetapiーーseperti yang telah diduga oleh Treasure Hunter, dipaksa untuk tidur sejak lahir, dan kali ini, ini adalah pertama kalinya homunculus itu bangun.

Tidak mengetahui cara berdiri, homunculus hanya bisa menggerakkan tangan dan kakinya di lantai tempat cairan menyebar.

Kebingungan, ketidaksabaran, dan kecemasan.

Untuk homunculus yang menunjukkan ekspresi itu, satu tembakan cahaya kilat dari kapsul.

Homunculus dengan tubuh telanjang menjadi mayat yang terbakar, dan homunculus di dalam kapsul level up.

Dan pemandangan di jendela kaca setelah itu, homunculus vs homunculus terus berlanjut.

Namun, setiap kali dia bergerak maju, tingkat homunculus meningkat secara pasti.

Dan dia sampai di ujung koridor.

Tingkat homunculus yang mengakhiri pertarungan terakhirnya, telah melebihi 500.

Dan, lingkaran sihir ditempatkan di tengah ruangan. Homunculus di dalam kapsul, bergerak tanpa suara, dan berada di tengah-tengahnya.

Danーーsetelah cahaya menyilaukan, itu diteleport ke suatu tempat.

「……kemungkinan besar, itu dikirim ke『Clearing Front Line』. Rombongan cakar naga. Dikatakan bahwa masing-masing dari mereka memiliki unique skill khusus yang mengerikan. Jenis manusia yang mudah ditukar……kemudian, untuk mendapatkan exp……resiko kematian harus sangat dihindari. Dan apa yang dibuatnya benar-benar ada, bahkan seorang bayi bisa membunuh dengan aman…. Kapsul exp ya……benar-benar……apa yang mereka lakukan menjijikan」

Sambil menahan mual ringannya, Treasure Hunter menenangkan napasnya.

Dan dia meletakkan tangannya di kenop pintu yang menuju ke lantai berikutnya.

Nama : Takeda Junpei

Level Up : 908 → 999

Bonus Poin Diperoleh : 455

Status

Job : Skill Hunter Level : 999

HP : 1840 MP : 175

Daya Tempur : 255 ( Status Dasar Junpei : 5) Daya Tahan : 5

※Senjata Sub Terpasang :245 Kemampuan Menghindar : 3000

Perlengkapan

Utama : Magic Beast’s Canine (Kelas Mythological)
※Tertanam atribut God Killer

Sub : S&W M57 Magnum Kaliber 41 (Kelas Harta Nasional)
※Pengisian ulang peluru memakai kekuatan sihir. Tidak ada penguatan

Jubah : Cloak of Evasion (Perlengkapan Sage)
※Meningkatkan kemampuan dasar menghindar 1.5 lipat (Pasif)

Skill (Skill Slot : Tersisa 6)

• Appraisal Eyes (Kelas-Super)
• All Status Ailments Resistance
• Butcher (Kelas-Super)
• Monster Tame (Kelas-Pemula)
•Mimicry (Kelas-Super)

Atribut

Undead King
※Mengubah susunan tubuh. Sama seperti Undead, cairan tubuh, darah, dan dagingnya menjadi tahan terhadap Neurotoxin

Monster yang dijinakkan

Pure Slime x 500
Pandemic Slime x 15000

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded