Dungeon Seeker Volume 1 Prologoue Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!
  • Translator : SkyWalker_II

Di bagian yang paling dalam ー ー dan gelap, dia berjalan.

Lantai yang berwarna merah, lipatan daging, dan urat pembuluh darah, mungkin bisa di bilang ini isi dari dalam perut. * Pechari *, menginjakkan kaki di genangan air berwarna kuning yang terlihat seperti cairan ketuban.

Rasanya ia seperti menjadi sekecil jari kelingking, yang berjalan di dalam tubuh manusia ー ー rasanya seperti itu.

Ini adalah dunia yang berbeda ー ー itu tempat, di mana Takeda Junpei sedang berjalan sekarang.

「Sialan …… tempat ini baunya gak enak ……」

Dari depan koridor, campuran bau busuk yang ditiup angina tercium oleh hidungnya.

Sepertinya tidak menghabiskan banyak waktu, untuk sampai ketahap bos ini.

Namun yang dirasakannya adalah kehadiran yang sangat kuat .

Dan adanya, getaran yang mengguncang di seluruh koridor.

Bersamaan akan firasatnya yang telah berubah menjadi keyakinan , ditempat Jumpei beridiri dia meneteskan keringat..

Memeriksa sarung Pistol yang berada di pinggangnya. Senjata yang besar dan berat seperti baja, itu adalah Forthy-One Magnum Kaliber.

Dalam sekejap mata, di luar dinding koridor segumpal daging bergerak menggeliat.

Kumpulan daging yang menggeliat di luar itu langsung dipotong, dan cairan merah yang seperti air mancur keluar. Tiba-tiba, laba-laba raksasa berwarna merah muncul, yang tingginya lebih dari dua meter

Junpei bergegas mengambil senjatanya, dan dengan bersamaan kepala laba-laba yang meledak dengan berwarna kuning kehijauan, jatuh ke tanah dan berhenti bergerak.

Beberapa menit setelah berjalan, perlahan-lahan cahaya mulai terlihat di depan matanya.

Sekitar 30 meter dari dalam ruangan yang berwarnakan merah gelap, diatas lantai terlihat mayat-mayat membusuk tegeletak, yang bercampur dengan aroma baja dan bubuk misiu.

Berdiri di tengah ruangan terlihat belalang raksasa. Tingginya mungkin sekitar enam meter

「Menggunakan skill 【Appraisal Eyes】」

Sebuah menu muncul di depan mata Junpei.

【Mantis Gila】
Bahaya Spesifikasi Tingkat [SSS]
Karakteristik : Diwaktu yang sangat lama, Mantis Gila keluar dari dunia yang berbeda. Pada masa itu, sepuluh Petualang S-Rank menjadi korbannya. Setengah dari negeri dia hancurkan, Hingga akhirnya berhasil dimusnahkan oleh self-detonation dengan seratus lima puluh ahli sihir dari negeri-negeri yang kuat.

Terlihat tubuh manusia yang berserakan, rata-rata korbannya adalah perempuan, dan perut mereka yang terlihat aneh.

Hanya satu keadaan yang dapat ditebak….. mungkin , itu adalah inseminasi (teknik yang di pakai untuk membuat manusia).

Perempuan yang dijadikan korban untuk inseminasi. Matanya redup, dan air liur dari mulut mereka mengalir jatuh ke kebawah lantai.

* clickclick *, salah satu gadis mulai teriak, mengeluarkan suara yang aneh. Dan tiba-tiba, perutnya robek, sesuatu mulai keluar dan jatuh, * sploshsplosh *, terlihat serangga-serangga kecil yang keluar.

Melihat itu, Junpei menahan rasa mualnya, akan tetapi sosok Mantis yang mengayunkan sabit muncul di depannya.

Ada lima belas meter jarak di antara keduanya.

Sementara dari kejauhan, Mantis itu dengan santai mengayunkan sabitnya.

Merasakan firasat buruk, Junpei secara refleks menunduk.

* Woshhh *, suara angin yang terpotong.

Suara gelombang kejut melewati atas kepalanya, * Pasari *, poni junpeipun ikut terpotong karena itu.

「bergejolak dengan udara …… serangan jarak jauh …… Kamaitachi?」

Sementara keringat dingin membasahi punggungnya, Mantis itu mulai bergerak.

Dengan kecepatan yang bahkan bisa disebut sebagai pergerakan instan, tanpa memulai berjalan, tanpa adanya ancang-ancang, dan tanpa ragu, dengan kecepatan dewa.

Sabitnya melewati pipi Junpei yang sedang menunduk ke belakang. Sekitar lima milimeter, kulitnya terkelupas.

Darah Junpei menetes tanpa berhenti.

Di pundaknya, Junpei yang masih mengeluarkan darah langsung ー ー melompat ke sisi sebelahnya seperti itu bukan apa-apa. dan pada saat yang sama sambil menarik pelatuk pistolnya.

Bersama dengan suara yang kering, sekitar 20 sentimeter bahu mantis hancur. Akan tetapi, besar lawannya …. Hampir sama dengan ukuran Tank, hal seperti itu tidak akan menjadi serangan yang fatal bagi mantis.

Sekali lagi, Mantis dengan cepat mengayunkan sabit raksasanya terus menerus.

ー ー bersama dengan cahaya berkilauan, suara dengan nada tinggi yang terdengar seperti besi yang bergesekan.

Sebelum musuhnya sadar, Junpei segera membuang senjatanya, kemudian menukarnya dengan pedang samurai yang diambilnya entah dari mana.

Sebuah pedang samurai yang sangat panjang. Panjang pedangnya hampir sama dengan tinggi badan Junpei.

Setelah saling menebas satu sama lain selama beberapa detik, Mantis kembali mengayunkan sabit raksasanya dengan, sebuah serangan berbentuk diagonal.

Setelah dia membelah tubuh Mantis menjadi dua yang besarnya sama dengan ukuran pria dewasa, isi tubuhnya keluar bersama dengan cairan.

Junpei, yang mengambil napas setelah melihat musuhnya sudah dikalahkan, Berteriak memanggil perempuan yang hidup di ruangan itu ー ー dia mengatakan satu atau dua kata untuk setiap gadis yang dipanggil.

Gadis-gadis itu tersenyum pucat, dan menggelengkan kepala mereka seolah-olah sudah tidak ada harapan lagi.

Perlahan ー ー Junpei pergi menjauh dari gadis-gadis, dan kembali mengambil Magnum yang dia buang lalu menarik pelatuk dengan memasang ekspresi kosong di wajahnya.

* Dor *, * Dor *, * Dor *, * Dor *, * Dor *.

Total, ada lima tembakan bergema. Dan segera setelah itu, Semua napas di dalam ruangan tersebut menghilang.

Dan, Junpei mendekati Mantis raksasa, dan berkata.

「Memastikan kematian target. Menggunakan Hunter Skill【Butcher】」

Secara perlahan bagian tubuh Mantis mulai menghilang dan menjadi partikel-partikel cahaya, lalu berubah menjadi “kartu item” untuk perlengkapan.

Kartu itu kemudian bersinar, dan berputar di depan Junpei.

【Predator Scythe】
Item Peringkat ▼▼▼ Rare (S)
Karakteristik ▼▼▼ Sabit mantis gila. Terdiri dari bahan organik yang memiliki soliditas lebih rendah dari Orihalcon (Item Rank: Mythology Class). Kesulitan untuk memprosesnya tinggi, tetapi memiliki nilai tertinggi sebagai bahan senjata.

【Sonic Reaper】
Peringkat Skill ▼▼ Kategori Kelas Legendaris
Karakteristik ▼▼Skill dengan serangan jarak jauh untuk jenis pedang jarak dekat. Menciptakan gelombang kejut dengan memotong ruang, dan memungkinkan untuk serangan jarak jauh. Jangkauan efektif kurang lebih dua puluh meter. Kerusakan yang terjadi adalah, 0,65 kali dari serangan biasa.

Dan di sana, Junpei berpikir.

「…… 【Sonic Blade】 huh. Baiklah, aku akan ambil skill ini. Meskipun aku membuat peluru dengan kekuatan sihir …… sudah saatnya, untuk senjata dari Magnum kaliber empat puluh satu …… tapi, skill ini …… apakah aku benar-benar harus …… “memakan” itu? 」

Dan, dengan segera dia memegang kartu 『Predator’s Scythe』, dan bergumam seolah dia sudah muak.

「……, sepertinya aku tidak mempunyai waktu lagi untuk memilih yang aku suka」

* Mekyu Mekyu *, terdengar suara menakutkan.

Ketika ia melihat ke sekeliling , jenis yang sama dari mantis yang dia kalahkan sebelumnyaー ー lima dari mereka di dalam perkiraan Junpei.

Mereka baru saja muncul saat menembus dinding-dinding daging.

Dalam perkiraan Junpei, dengan keadaan bertarungnya saat ini …… bahkan jika dia bisa melawan mereka semua sekaligus, dua dari mereka adalah batasnya.

Kurangnya daya tembak dengan jangka waktu lama dari jarak jauh itu ー ー terlalu buruk. Jika dia melawan hanya tiga dari jumlah mereka, akan ada banyak celah yang terbuka, dan mungkin dia bisa menangani mereka dengan mudah.

Sebaliknya, jika Junpei dikelilingi oleh lima dari mereka yang mendekat ー ー itu akan menjadi “Akhir” baginya.

Dengan nada kesal dia bergumam.

「Oke~. Mantis sialan …… Aku akan … memakanmu 」

Setelah dia memegang Kartu Skill, dia merapal mantra.

Dan di saat yang sama, kartunya berubah menjadi cahaya, dan partikel mulai terkumpul di jari tengah tangan kirinya.

Dalam sekejap mata, dia mengayunkan pedang samurai ke arah Mantis yang muncul di hadapannya.

* Dor *, suara serangan.

Gelombang kejut yang diciptakan, menembus tubuh Mantis dan membelahnya pada jarak jauh.

Empat mantis yang tersisa sontak berhenti bergerak dalam sekejap, dan kemudian mulai mendekati ke arahnya.

Junpei kembali, mengayunkan pedang samurainya sebanyak dua kali.

* Pachun *, dengan suara aneh, dua dari mereka mati terbelah menyebarkan organ tubuh mereka yang berserakan.

Menuju yang tersisa ー ー dia melompat, menebas lurus ke bawah dengan posisi pedang di atas  kepalanya.

* Dosari *, setelah Mantis terakhir di kalahkan, Junpei melanjutkan melangkah maju ke tangga yang ada di belakang.

Dan di sana, dia memejamkan matanya seolah-olah memikirkan sesuatu yang sangat dalam, dan memeriksa daftar statusnya. Dan, tertawa halus.

「Aku sudah mencapai level 2500 …… sepertinya masih bisa naik? Pedang suci terkuat di dunia ini, berlevel 280 kalau tidak salah? …… ada apa dengan …… experience dari monster di sini …… apa yang sebenarnya terjadi disini ………. haha……”

Setelah dia menaiki tangga, dia meletakkan tangannya di gagang pintu.

* Gii * ……, terdengar suara yang beratー ー dia berbicara kepada dirinya sendiri.

「…… labirin konyol ini …… kapan akan berakhir? Skill-skill …… hanya ada beberapa dari mereka yang kuat …… jalan yang ada di depan …… Aku tidak bisa membayangkannya. Dengan seperti ini …… bisakah aku …… melanjutkan …… untuk hidup? 」

Kemudian, dia melihat ke telapak tangannya.

Baru saja, jari tengah yang tadinya menyerap cahaya telah berubah menjadi warna ungu.

Dan …… dari kedua tangannya, enam jarinya yang telah berubah menjadi warna ungu.

Akan tetapi ……, dia berpikir dan mengerutkan alisnya.

「Aku akan hidup …… Aku pasti akan hidup ……. Aku akan menjadi yang terkuat setelah aku keluar dari sini. Aku akan kembali hidup … pastinya. …… sampai aku …… menghajar bajingan itu …… yang membodohiku …… dan mendorongku ke tingkat 0% ini …… Aku bersumpah, aku akan mengubahnya menjadi potongan daging cincang ー ー 」

Dan, lanjutnya.

「ー ー AKU TIDAK AKAN MATI!」

Untuk melarikan diri dari dungeon yang didalamnya banyak makhluk-makhluk yang tak dapat dipercaya, dimana dia dilemparkan ke dalamnya hidup-hidup ー ー

Dari jurang keputusasaan, kisah balas dendam seorang pria pun, dimulai.

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded