Emperor Domination Chapter 16 – Keajaiban Bagian 2 – Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
  • Translator : Lyle
  • Editor : Scraba
Cermin Tulang Abadi mengungkapkan dirinya. Kaca mengkilap yang telah dialiri pola keabadian memancarkan aura seperti makhluk hidup. Bahkan Yu He takut dengan kekuatannya.
CerminTulang Abadi muncul di tubuh Li Qiye, memaksakan roda kehidupannya dan istana takdirnya pun muncul. Roda kehidupannya perlahan berbalik dengan kurangnya tekanan, dan istana nasibnya belum dibuka.

Yu He menyimpulkan: “Dia memiliki Fisik fana, Roda Kehidupan fana, dan Istana Takdir fana yang belum dibuka; dia belum mulai membudidaya. Dan juga, tidak ada harta suci yang tersembunyi di tubuhnya.”

Tingkat budidaya terendah adalah tingkat Istana Dasar. Setelah seseorang mulai membudidaya, bahkan yang terendah dari bakat bisa membuka istana nasib mereka dalam satu hari jika cepat, sepuluh hari jika lambat.

Di bawah tatapan Cermin Tulang Abadi, Li Qiye tidak bisa menyembunyikan apa pun. Semua yang dia punya terungkapkan dan tercermin ke mata para penonton.

Pelindung Mo dengan sungguh-sungguh bertanya: “Pelindung Hua, Pelindung Yu, apakah kalian puas sekarang?” Menjadi sasaran Cermin Tulang Abadi adalah hal yang memalukan bagi Sekte Kuno Dupa Suci.

“Kami minta maaf.” Yu He adalah karakter semacam itu. Dia menganggukkan kepalanya dan dengan sopan berkata: “Li Qiye tidak menipu.”

Setelah mendengar konfirmasi dari Yu He, kerumunan itu tidak perlu berkomentar lagi. Mereka tidak percaya bahwa makhluk fana dengan karakteristik ini dapat melewati hutan.

Xu Hui adalah yang paling hancur dari mereka semua: “Tapi bagaimana ini bisa terjadi!”

Li Qiye meliriknya dan berbicara: “Tampaknya kau tidak yakin, tetapi itu cukup bagus. Aku akan membuatnya sehingga kau akan merangkak tanpa ragu-ragu. Hutan yang Gundah itu, hanya orang bodoh sepertimu yang mencapai level tujuh. Buka matamu untuk melihat kenyataan.”

Setelah ejekannya, Li Qiye memasuki hutan sekali lagi.

Semua mata sangat terfokus pada hutan, tidak ada yang ingin melewatkan satu detail pun. Mereka ingin mencapai kesimpulan logis yang bisa diterima oleh pikiran mereka. Jika Li Qiye berhasil lagi, maka mereka tidak akan punya pilihan selain mengubah pandangan mereka tentang dunia. Tetapi jika dia gagal, maka semuanya baik-baik saja dengan dunia.

“Tingkat empat belas!” Nan Huairen terus menghitung saat Li Qiye melewati tingkat hutan. Meskipun ini kedua kalinya, dia sama terkejutnya dengan yang pertama.

Yu He benar-benar mengerti sekarang. Meskipun bakat dan fisik budidaya Li Qiye tidak bisa mencapai puncak, ia memiliki tekad yang tak tergoyahkan. Seorang anak muda berusia tiga belas tahun memiliki pikiran yang lebih kuat dari dia yang telah seribu tahun membudidaya.

“Mulai merangkaklah.” Li Qiye kembali dan dengan nakal melebarkan kakinya di depan Xu Hui.

“Kau!” Xu Hui menginjak tanah karena malu dan ekspresinya berubah menjadi pucat. Jika dia harus merangkak di bawah Li Qiye di depan semua penonton ini, maka dia akan kehilangan muka di masa depan.

“Gerbang Iblis Sembilan Utusan kami memiliki kehormatan. Jika kau kalah dalam taruhan, kau harus menanggung konsekuensinya.”Yu He mengangguk: Xu Hui, kau adalah orang pertama yang menginginkan taruhan ini. Sekarang lakukan dan akhiri rengekanmu.”

Xi Hui hampir pingsan di tempat. Jika Pelindung Yu telah berbicara, bahkan tuannya tidak bisa menyelamatkannya. Dia menggertakan giginya dan dengan enggan berlutut di hadapan Li Qiye. Tubuhnya terdiam untuk sesaat; ini adalah peristiwa yang paling memalukan dalam hidupnya.
Akhirnya, dia mulai merangkak melewati kaki Li Qiye. Li Qiye menunduk dan berbicara: “Ketika orang-orang menunjukkan kepadaku satu ons rasa hormat, aku akan memperlakukan mereka dengan baik, tetapi jika ada yang berani menentang kearahku, maka aku akan membuat mereka membayar sepuluh kali lipat. Seorang siswa jenius dari Gerbang Iblis Sembilan Utusan tidak ada apa-apa di mataku!”

Selesai berbicara, Li Qiye berbalik, lalu pergi.

“Ugh!” Xu Hui jatuh ke tanah. Dia muntah darah karena marah dan pingsan.

“Hui’er!” Pelindung Hua dengan cepat meraih Xu Hui dan memijat meridiannya.

***

Setelah kembali ke paviliun, Pelindung Hua dan Yu He menemukan tempat duduk mereka. Li Qiye sudah duduk di sana dengan arogan seperti seorang raja. Ini membuat murid lain merasakan dorongan untuk memukulnya.

Pelindung Hua melirik Li Qiye dengan penuh kebencian di matanya. Ketika seorang murid dipermalukan, tentu saja mereka akan menjadikannya musuh. Mempermalukan muridnya sama dengan menampar wajahnya.

Li Qiye dengan senang hati mengetuk meja dan berkata: “Tes pertama telah selesai, mari kita mulai dengan yang kedua.”

Sebelumnya, Yu He berpikir bahwa Li Qiye sangat arogan. Namun, setelah memikirkannya lagi, mungkin dia memiliki beberapa trik rahasia.

Seorang manusia tanpa dasar budidaya… dukungan apa yang memungkinkan dia untuk menantang Gerbang Iblis Sembilan Utusan? Mungkinkah bahwa Sekte Kuno Dupa Suci masih memiliki rahasia tersembunyi yang belum terungkap?

Yu He dengan cepat menepis pemikiran terakhirnya. Sebagai pelindung agung, dia sepenuhnya menyadari posisinya saat ini dari Sekte Kuno Dupa Suci. Jika ada rahasia yang tersisa, maka itu tidak akan diserahkan ke Kerajaan Permata Surgawi.

Informasi kedua adalah Li Qiye hanya bergabung dengan sekte selama beberapa hari, dan dia dengan paksa menggunakan Ancient Order Dupa Suci untuk menjadi murid utama. Bahkan ke-enam tetua di sana tidak menyambutnya.

Yu He tidak tahu misteri tersembunyi apa yang disembunyikan orang ini, terutama ketika dia tidak memiliki dukungan apa pun.

Kembali ke masalah yang ada, Yu He dengan jelas berbicara: “Saat ini, Xu Hui tidak dalam kondisi terbaiknya. Jika kau ingin mengikuti tes, maka kita harus mengubah lawanmu.”

“Pelindung Yang Terhormat, saya baik-baik saja.” Xu Hui, tiba-tiba, berdiri tegak. Meskipun kulitnya pucat, dia dengan kasar melirik Li Qiye; niat membunuh bisa dilihat di matanya. Dia bersumpah pada dirinya sendiri bahwa dia akan menjadi orang yang membunuh Li Qiye dan menggunakan darahnya untuk menghapus rasa malunya.

Dia menggunakan postur bangga untuk mempertahankan dan mengumumkan kepercayaan dirinya. Dia mengangkat tinggi kepalanya dan menyatakan: “Pelindung, aku masih bisa bertarung!”

Yu He sedikit kecewa. Dia tahu persis apa yang dipikirkan Xu Hui, jadi dia dengan lembut berbicara: “Junior Xu, kondisimu saat ini tidak cocok untuk pertempuran.”

Hal ini sangat penting untuk Gerbang Iblis Sembilan Utusan, dan Li Qiye sudah memenangkan pertandingan pertama.

”Senior Yu, anak ini memiliki kemauan yang kuat, kemunduran kecil tidak akan menghalangi dia. Tolong beri dia kesempatan lagi.”Pelindung Hua mencoba mendukung keinginan muridnya.

Xu Hui menggeretakan giginya dan berkata dengan tekad ekstrem: “Pelindung, jika saya membuat satu kesalahan, saya akan membayarnya dengan hidup saya.”

Yu He merenung sejenak. Di dalam murid yang lebih muda, Xu Hui telah mencapai Mandat Surga dan dekat dengan tahap Prajurit Kanopi. Akan sulit untuk menemukan orang lain yang sekuat dirinya. Ditambah, budidayanya sudah memasuki  teknik roda kehidupan ” Pedang Pembantaian yang Ganas.”

Yu He mengerti kekuatan teknik ini; itu diciptakan oleh Virtuous Paragon dari sekte mereka. Jika Xu Hui menggunakan roda kehidupannya tanpa ragu-ragu, maka tidak ada rekan di generasinya yang dapat mengalahkannya dalam pertempuran hidup dan mati, kecuali yang terkuat. Jika Xu Hui tidak bertempur, maka pilihan yang aman adalah Li Shuangyan atau Leng Chengfeng. Namun, keduanya bukan pilihan yang bisa mereka pilih.

Yu He tidak lagi meremehkan Li Qiye, tapi dia tidak bisa memikirkan cara untuk seorang makhluk fana untuk mengalahkan pembudidaya yang telah mencapai Mandat Surga dengan teknik Virtuous Paragon.

“Bagus, kau akan bertarung kalau begitu!” Setelah mempertimbangkan dengan hati-hati, dia setuju dengan pilihan Xu Hui.

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded