Emperor Domination Chapter 55 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
  • Translator : Lyle
  • Editor : Scraba

Kuali Surgawi Bagian 1

Instruksi Dao Li Qiye dan budidaya-nya sendiri berjalan dengan baik secara teratur. Satu bulan lagi dengan cepat berlalu. Sepanjang waktu ini Nan Huairen belum pernah muncul, dan Pelindung Mo belum muncul juga.

Selama waktu itu, Nan Huairen adalah seorang duta besar sekte lain, jadi bahkan dengan jarangnya kehadiran Nan Huairen, Li Qiye tidak terkejut. Namun, untuk Pelindung Mo, itu sedikit di luar dugaan Li Qiye.

“Oh, oh, oh, kakak pertama! Anda berdiri tegak dan melihat jauh dengan wawasan menembus langit, dan anda sudah memahami Dao yang Agung dengan baik! Anda bahkan juga mengajarkan teknik suci misterius!” Melihat Li Qiye, Nan Huairen mengusap telapak tangannya dan tersenyum riang.

Li Qiye memelototinya: “Karena kau sudah lama berada di sisiku untuk menangani masalah, berhenti mengelus pantat kuda seperti itu. Jika kau memiliki gas untuk dikeluarkan, cepatlah dan kentut sana.”
(T/N : Mengelus pantat kuda berarti kata-kata yang menyanjung. Gas dan kentut berarti hanya harus meludahkannya, tanpa basa basi.)

Wajah Nan Huairen menjadi merah, tetapi ekspresinya masih alami. Dia memang orang yang percaya dengan lengan panjang akan membantu seseorang menari dengan indah.
(T/N : Lengan panjang membantu seseorang menari dengan indah, yang berarti dia percaya pada hal-hal pemberi materi / manfaat, dan akan mengatakan / melakukan banyak hal untuk mereka.)

Dia tersenyum dan berkata: “Ini mengenai adik yang lebih muda meminta kakak pertamanya untuk memberikan budidaya-nya beberapa petunjuk.”

Li Qiye melihat Nan Huairen, lalu Pelindung Mo yang ada disamping, lalu dengan tenang berkata: “Ini adalah ide dari Pelindung Mo.”

Dipahami oleh Li Qiye, wajah Pelindung Mo menjadi merah. Dia tidak bisa menahan senyumnya, dia berkata: “Saya hanya tertarik mendengar pendapat bijak anda.”

Kenyataannya, selama hari-hari instruksi Dao Li Qiye, Nan Huairen berada di luar sekte. Pelindung Mo, di sisi lain, masih di sini dan secara tidak sengaja mendengar instruksi Dao Li Qiye. Dia kaget karena hukum prestasi dasar seperti Hukum Prestasi Giok Spiral, bahkan tuannya tidak akan bisa mengajarkan dengan resonansi seperti itu dengan Dao yang Agung. Dia tidak sengaja mendengar tentang pengajaran Li Qiye yang memberinya banyak manfaat.

Jadi, Pelindung Mo tertarik akan hal itu ; sekarang, dari sudut pandangnya, Li Qiye memiliki persepsi tak tertandingi tentang instruksi Dao. Dia takut bahwa tidak ada orang yang bisa dibandingkan dengannya di Sekte Kuno Dupa Suci. Dia ingin diperiksa oleh Li Qiye juga, seperti yang dia lakukan pada murid-murid di Puncak Pembersih Giok. Namun, pada akhirnya, dia adalah seorang pelindung. Karena dia secara pribadi adalah orang yang tidak banyak bicara, dia tidak tahu bagaimana menghadapi orang lain; jadi, dia tidak tahu bagaimana bertanya pada Li Qiye.

Inilah mengapa, setelah Nan Huairen kembali, dia segera meminta Nan Huairen datang ke sini untuk meminta nasihat.

Nan Huairen dengan cepat mengurus itu untuk tuannya. Dia tersenyum “heh heh” dan berkata: “Guru mengatakan bahwa tingkat budidaya kakak pertama tinggi, jadi adik anda ini akan dengan giat meminta saran anda.”

Li Qiye tidak melihat Nan Huairen. Dia memelototi Pelindung Mo, dan dia dengan dingin berkata: “Kita berada di sisi yang sama; jika ada masalah, jujur saja.”

Di sini, dia tidak memiliki ucapan lain. Sisanya terserah mereka untuk direnungkan.

Pelindung Mo bisa melihat masa depannya dari kata-kata ini. Saat mereka bergabung dengan Li Qiye, dengan satu kalimat pada Yu He, Li Qiye telah mendorong status mereka. Saat ini, Li Qiye berkata; Bahkan jika Pelindung Mo bodoh, dia masih bisa memahami implikasinya di belakang mereka.

“Apa yang kalian berdua latih adalah hukum prestasi Kaisar kecil ‘Awan Ungu’ kan?” Li Qiye memandang guru dan muridnya sambil mengatakan ini.

“Itu benar.” Pelindung Mo berulang kali menganggukkan kepalanya: “Saya saat ini telah mendaki sampai peringkat Surgawi Kuno, tetapi untuk mencapai kehendak surgawi pada tingkat Dewa Kuno tampaknya sedikit terlalu berat.”
(T/N : Surgawi Kuno memiliki beberapa tingkatan di dalamnya juga, dan tingkat Dewa Kuno adalah salah satunya. Adapun kehendak surga di sini, itu lebih dari komentar umum, bukan Kehendak Surgawi yang tepat yang hanya bisa diperoleh oleh seorang Kaisar Abadi.)

Sebagai pelindung dari Sekte Kuno Dupa Suci, kemampuan Pelindung Mo, di dalam lingkup pelindung, bukanlah yang tertinggi; namun, dia tanpa henti terus berbudidaya, jadi budidaya saat ini telah naik ke peringkat Surgawi Kuno.

“Hukum prestasi kecil, pada akhirnya, tetaplah kecil; untuk memupuk kehendak surga Dewa Kuno, memang benar bahwa ini bukanlah masalah yang mudah.”

Peringkat Surgawi Kuno adalah batas bagi para pembudidaya. Begitu mereka telah mencapai peringkat ini, untuk mengambil langkah tambahan selanjutnya, itu lebih sulit daripada meraih langit. Pada peringkat ini, itu tidak hanya bergantung pada bakat dan kemauan seseorang, tetapi itu juga bergantung pada hukum prestasi seseorang, Harta Surgawi yang Luar Biasa, dan berbagai aspek lainnya…

Li Qiye berbicara: “Awan Ungu adalah hukum prestasi kecil yang berasal dari hukum prestasi Kaisar ‘Yang Ten Sun Ungu’ dari Sekte Kuno Dupa Suci. Mencapai peringkat Surgawi Kuno, jika seseorang juga membudidayakan hukum prestasi Ungu Yang Ten Sun, itu akan sama dengan naga yang datang bersama dengan harimau, air dan api yang menggabungkan kekuatannya, dan tingkat budidaya mereka akan meningkat!”

“Jika sekte masih memiliki Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu, apakah aku akan seperti itu?” Pelindung Mo dengan sedih tertawa sebelum dengan pelan menghela nafas.
Nan Huairen berkata: “Kakak Pertama, ada sesuatu yang tidak anda sadari; Saya mendengar dari guru besar saya bahwa Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu kami, di sekte ini, cacat dengan ketidaklengkapan dan tidak lengkap dengan kemampuannya. Tidak ada yang berani mengolahnya. Guru besar saya beralih ke hukum Prestasi Virtuous Paragon yang berbeda setelah ia mencapai peringkat Surgawi Kuno tahun itu, hanya untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi.”

Setelah mendengar ini, Li Qiye merenung. Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu diciptakan oleh Kaisar Abadi Min Ren, dan itu sangat kuat. Saat ini, hukum prestasi tingkat Kaisar ini bahkan hilang oleh Sekte Kuno Dupa Suci.

Kenyataannya, Li Qiye bisa, sekali lagi, menemukan memori dari Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu – ini bukan masalah yang sulit. Dia bahkan tidak perlu melihat buku petunjuk dari Yang Ten Sun Ungu yang tidak lengkap karena hanya merupakan hukum prestasi Kaisar kecil, Awan Ungu sudah cukup untuk mendapatkan kembali ingatannya.

Namun, saat ini, Li Qiye memiliki rencana yang berbeda. Dia tidak memiliki kemampuan sekarang untuk memberikannya kepada master dan meluruskan seluruh Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu.

“Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu.” Li Qiye tersenyum dengan ekspresi yang ditentukan, dan dia berkata: “Aku bersedia bertaruh, dalam waktu hanya satu tahun, kalian berdua akan dapat mempraktekkan Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu dengan lengkap . Untuk kalian… ”

Berhenti di sini, Li Qiye melihat murid dan gurunya, dan dia tersenyum berkata: “Adapun Hukum Prestasi Awan Ungu, tidak ada keluhan di sini. Sebelumnya, aku sudah mengamati situasi vital-mu. Pondasi Dao dari Pelindung Mo itu solid, dan adik kecil Ren sedikit dangkal. Terus mempraktekkan hukum ini; setelah pondasi menjadi terbentengi, maka kalian akan berlatih Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu. Ini akan terlihat seperti kurang ketika melakukannya, namun kalian menuai manfaat yang lebih besar.”

Kata-kata Li Qiye membuat guru dan murid itu terkejut tanpa henti. Kata-kata itu dengan keyakinan ekstrim; mereka tidak dapat memahami alasan keyakinannya dalam menyatakan bahwa, dalam satu tahun, mereka bisa menumbuhkan Hukum Prestasi Awan Yang Ten Sun secara lengkap. Kita harus tahu bahwa Sekte Kuno Dupa Suci saat ini pada dasarnya tidak memiliki Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu yang lengkap!

Jika ini adalah orang yang berbeda, mereka pasti akan mengatakan bahwa kata-kata ini gila, dan hanya dimaksudkan untuk menghibur mereka. Namun, setelah melihat demonstrasi ala iblis Li Qiye yang menakutkan, Pelindung Mo dan Nan Huairen tidak meragukan Li Qiye. Satu-satunya hal yang mengejutkan mereka adalah bagaimana Li Qiye akan mendapatkan Hukum Prestasi Yang Ten Sun Ungu secara lengkap.

Li Qiye, kepada guru dan murid yang cemas, berkata: “Meskipun Pelindung Mo telah mencapai kemacetan, ada metode untuk menghentikan kemacetan ini. Ketika Kau mempraktekkan Hukum Prestasi Awan Ungu, di pagi hari, serap matahari, di sore hari, ekstrak esensi pada awan. Api Vital Yang pada tingkat Ekstrim dari matahari dan esensi vital pada sore hari dikombinasikan dengan energi alam dunia, dan kemudian mengubahnya menjadi Darah Berumur Panjang. Ini adalah cara pintas yang berbeda untuk Hukum Prestasi Awan Ungu; kalian berdua bisa melakukan latihan ini. “

Hukum prestasi dari Sekte Kuno Dupa Suci entah ditinggalkan olehnya atau diciptakan oleh Kaisar Abadi Min Ren. Tidak ada orang yang lebih akrab dengan itu selain dia. Bahkan jika dia tidak dapat mengingat tentang Hukum Prestasi Awan Ungu, dia masih akan mengetahui hal-hal penting dari hukum prestasi ini.

“Kami akan mencobanya sedikit.” Pasangan guru dan murid setuju dengan saran Li Qiye.

Benar saja, bahkan dalam beberapa hari, meskipun Pelindung Mo tidak datang, Nan Huairen dengan penuh semangat melompat ke atas dan ke bawah; dia dengan gembira memberitahu Li Qiye: “Kakak pertama, masalah ini terlalu misterius! Saya mengikuti instruksi anda tentang cara mempraktikkan hukum prestasi ini. Itu benar-benar melakukan lebih banyak sambil menuai lebih banyak manfaat. Hasil satu hari latihan lebih dari lima atau enam hari berbudidaya dalam kebiasaan saya. Kakak pertama, bagaimana anda menemukan metode ini? Anda tidak mempraktekkan Hukum Prestasi Awan Ungu kan.”

Hasil seperti itu membuat Nan Huairen tak percaya. Kenyataannya, gurunya juga merasa bahwa itu tidak mungkin. Hasil ini membuat mereka takjub. Li Qiye hanya menunjukkan satu atau dua kalimat, tetapi kata-kata itu memberi mereka jalan yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Li Qiye berbicara dengan sikap riang: “Aku hanya menghitungnya dengan jariku.”
(T/N : Pencerita keberuntungan / master bijak di China memiliki tindakan ini di mana mereka melihat jari-jari mereka dan melakukan berbagai simbol dan gerakan untuk memprediksi masalah.)

Nan Huairen, tentu saja, tidak percaya pada penghitungan jari. Masalah ini pada dasarnya tidak mungkin. Bahkan guru besarnya, Tetua Sun, tidak tahu metode ini; mengapa Li Qiye tahu detail spesifik seperti itu? Namun, jika Li Qiye tidak ingin mengungkapkannya lagi, maka Nan Huairen tidak akan berani bertanya lebih lanjut. Bersama Li Qiye selama ini, dia perlahan mulai memahami temperamen Li Qiye.
Li Qiye menunjukkan beberapa saran untuk guru dan muridnya; dia tidak berpikir bahwa bahkan belum satu bulan berlalu dan Pelindung Mo telah merekomendasikan orang lain untuk datang ke Li Qiye untuk instruksi Dao. Orang ini adalah tuan dari Pelindung Mo, dan dia juga dikenal sebagai Tetua Sun, salah satu dari Enam Tetua. Budidayanya sudah cukup untuk diberi gelar Pahlawan Ternama!

Jika seseorang mengatakan bahwa seorang tetua dari Sekte Kuno Dupa Suci, karakter besar dengan kualifikasi untuk menjadi Pahlawan Ternama, meminta murid generasi ketiga untuk melihat budidayanya, hal ini pada dasarnya tidak dapat dibayangkan.

Faktanya, baru-baru ini, budidaya Tetua Sun mengalami masalah. Pelindung Mo, sebagai muridnya, secara alami harus membantu gurunya, jadi hal pertama yang muncul dalam pikirannya adalah Li Qiye.

Tentu saja, Tetua Sun berpikir bahwa ide muridnya terlalu keterlaluan. Jika itu sebelumnya, Tetua Sun pasti akan langsung memarahi Pelindung Mo; Namun, hari ini, status Pelindung Mo berbeda. Tetua Sun, sebagai gurunya, telah lebih protektif dan merawat muridnya.

Pelindung Mo memberikan petunjuk dari Li Qiye mengenai Hukum Prestasi Awan Ungu kepada Tetua Sun. Tetua Sun mencobanya sekali dan dia melihat keefektifannya, itu mengejutkannya. Pada akhirnya, di bawah petunjuk Pelindung Mo, Tetua Sun akhirnya menyingkirkan harga dirinya, dan pergi ke Puncak Kesendirian untuk membiarkan Li Qiye sedikit melihatnya.

Bahkan dengan kedatangan tetua, Li Qiye masih acuh tak acuh. Tetua Sun tidak senang tentang itu, tetapi dia masih bisa menahannya. Saat ini, bahkan keturunan dari sekte Gerbang Iblis Sembilan Utusan, putri dari negeri Old Ox, sangat memperhatikan Li Qiye; dia, sebagai tetua, tidak mampu memberikan tekanan.

Li Qiye memeriksa Roda Kehidupan, Istana Takdir, dan Fisik dari Tetua Sun, dan dia kemudian berkata: “Pondasi Dao Tetua dapat dianggap solid; Namun, tahun itu, selama peringkat Kelahiran Dimurnikan, anda terlalu bersemangat untuk sukses, dan anda meninggalkan cacat pada pondasi Dao anda. Ketika anda berada di peringkat Surgawi Kuno, anda bertukar dari Hukum Prestasi Awan Ungu ke hukum Prestasi Virtuous Paragon yang berbeda; ini bukan masalah besar. Meskipun kedua hukum prestasi yang bergabung tidak sangat sempurna, tetapi, pada titik Pengurangan Kehidupan dan Bencana Takdir, itu tidak akan berakibat fatal.”

Kata-kata Li Qiye, begitu itu diucapkan, mengguncang Tetua Sun. Pada awalnya, dia tidak terlalu memikirkan Li Qiye, tetapi, saat ini, Li Qiye mendiagnosisnya seperti seorang dokter yang merawat kuda yang sakit.

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded