Emperor Domination Chapter 59 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
  • Translator : Lyle
  • Editor : Scraba

Konspirasi Bagian 1

“Puncak Kesendirian dipercayakan oleh para tetua sebagai tempat tinggal untuk Kakak Pertama.” Nan Huairen berbicara melawan ketidakadilan terhadap Li Qiye.

Mendengar kata-kata Nan Huairen, Leng Shizhi mengeluarkan tatapan dingin padanya, dan dia dengan dingin berkata: “Pada saat ini, aku yang akan mengatur ulang Puncak Kesendirian, apa kau mau protes?”

Di sini, Leng Shizhi berhenti sejenak, dan kemudian melanjutkan: “Nan Huairen, di sekte ini, kau dianggap sebagai orang yang cerdas. Jangan habiskan hari-harimu berteman dengan sedotan sampah ini; itu sama saja dengan menghancurkan masa depanmu sendiri! Jika kau mengikuti sampah seperti dia, kau, di Sekte Kuno Dupa Suci, tidak akan mencapai apapun!”

Kata-kata itu diucapkan oleh Leng Shizhi; mereka bukan hanya sekedar mencibir Nan Huairen, tetapi juga mengancamnya!

Nan Huairen adalah orang yang mengerti bahwa pakaian yang bagus akan membuat seseorang menari dengan indah; dia halus dan licin dalam membangun hubungan sosial, jadi bagaimana dia bisa tidak mengerti ucapan tersebut? Mengikuti siapa, hati Nan Huairen sudah tahu itu. Mengenai kata-kata Leng Shizhi, Nan Huairen berkata dengan cara serius tanpa ragu-ragu: “Senior tidak perlu khawatir tentang itu. Kakak Pertama adalah orang dengan bakat luar biasa dari Sekte Kuno Dupa Suci. Aku akan menjadi seperti petir dilangit; Ketika dia akan memerintah, aku akan ada di sana!”

“Bersedia jatuh dari karunia surga?!” Nan Huairen, di depannya, menolak permintaan itu, jadi Leng Shizhi dengan dingin merengut.

Li Qiye tidak peduli dengan urusan politik ini; dia hanya menatap Leng Shizhi, dan dia berkata: “Mengenai perselisihan sekte, aku akan memberimu satu kesempatan. Sebaiknya kau bekerja keras untuk memperbaiki halaman kecil ini; jika tidak, besok, kau tidak akan sanggup berdiri!”

Ketika Li Qiye mengatakan ini membuat mata Leng Shizhi mengungkapkan kemarahan, niat membunuhnya menjadi lebih tinggi. Dia dengan dingin tersenyum, dan kemudian dia berkata: “Kau tidak tahu seberapa luasnya langit dan bumi! Apa kau benar-benar berpikir dirimu adalah kakak pertama dari Sekte Kuno Dupa Suci? Aku menantangmu untuk mengatakan ini ke wajahku! Hmph, hanya dengan dirimu dan sekelompok cecunguk bersamamu, kau masih berani mengatakan hal-hal arogan seperti itu! Apa sekelompok badut pantas untuk menjadi musuhku?”

Kata-kata Leng Shizhi segera membuat hati kelompok Xu Pei marah. Kata-kata Leng Shizhi ini tidak hanya mencemarkan Li Qiye, tetapi juga mencemarkan nama baik mereka.

Menghadapi Leng Shizhi yang sudah kelewatan batas, Li Qiye terlalu malas untuk memperhatikannya. Dia berbalik dan pergi.

“Cuman begitu? Bukankah kau menyemburkan kata-kata arogan sebelumnya? Mengatakan bahwa aku tidak akan dapat berdiri besok? Kalau begitu, kenapa kau mencoba melarikan diri sekarang? Menjadi pengecut bahkan sebelum pertempuran dimulai, tapi sampah sepertimu masih berani berdiri dihadapanku… ” Melihat Li Qiye berbalik, Leng Shizhi dengan dingin tertawa ketika dia mengatakan ini.

Li Qiye pada dasarnya tidak ingin beradu mulut dengan Leng Shizhi. Dia hanya pergi ke depan paviliun Li Shuangyan, dan dia memerintahkannya: “Pukuli dia; pukul dia sampai ayah dan ibunya tidak bisa mengenalinya lagi. Jika dia tidak ingin memperbaiki halamanku, potong 0tongnya juga untukku!”
“Ha ha, ha ha…” perintah Li Qiye yang tiba-tiba kepada Li Shuang Yan membuat Leng Shizhi bertindak seolah-olah dia telah mendengar cerita paling lucu di dunia. Dia tertawa sampai tubuhnya membungkuk; dia menunjuk Li Qiye dengan air mata di matanya, dan dia berkata: “Kau pikir dirimu siapa? Apa kau pikir dirimu Raja Iblis? Atau Raja Fana? kau hanya sampah bego, namun kau masih berani menjadi arogan dan memerintah Dewi Li? Dewi Li, idiot ini, saya akan memberinya pelajaran untukmu— ”

Namun, sebelum Leng Shizhi dapat menyelesaikan kalimatnya, Li Shuangyan telah berdiri, menatapnya seolah dia sedang melihat seorang idiot, dan dia dengan dingin berkata: “Aku akan memberimu satu kesempatan untuk bergerak.”

Tiba-tiba, senyum Leng Shizhi berhenti seketika. Ekspresinya bahkan lebih buruk daripada orang yang akan memakan kotoran. Seluruh tubuhnya terdiam, dan dia tidak membuat ekspresi apapun.

“Bang!” Pada saat Leng Shizhi masih kebingungan, Li Shuangyan, dengan satu tendangan, membuatnya terbang keluar dari Puncak Kesendirian. Setelah itu, jeritan menyiksa dari bawah Puncak Kesendirian dapat terdengar; tanpa ragu, Li Shuangyan menggunakan kekuatan yang sesuai.

Pada titik ini, para murid yang telah menghancurkan halaman berdiri dengan diam. Li Shuangyan mengajari Leng Shizhi sebuah pelajaran; dalam sekejap mata, dia sudah memukulinya sampai dia menjerit! Adegan ini menghancurkan keberanian para murid lainnya.

Bahkan kelompok Xu Pei – murid-murid dari Puncak Pembersih Giok, mereka hanya saling memandang. Meskipun dalam beberapa hari terakhir, Li Shuangyan selalu berada di sisi Li Qiye; Namun, mereka jarang berbicara satu sama lain. Dari pemahaman kelompok itu, Li Shuangyan tetap berada disana karena dua sekte memiliki perjanjian pernikahan, jadi dia harus tinggal dengan kakak pertama.

Namun, mereka tidak menyangka bahwa putri dari surga itu, dewi Li, puteri negeri Old Ox yang memerintah lebih dari puluhan ribu orang, akan mendengarkan kakak pertama mereka. Jika masalah ini tersebar, orang lain akan sulit mempercayainya.

Entah itu Gerbang Iblis Sembilan Utusan, maupun Sekte Kuno Dupa Suci saat ini. Saat ini, status Li Shuangyan sangat tinggi. Bahkan para tetua dari Sekte Kuno Dupa Suci tidak sebanding jika dibandingkan dengannya; sosok hebat yang tidak bisa diraih, namun dia masih mendengarkan kakak pertama mereka – hal ini terlalu mustahil untuk dimasuki nalar.

Setelah Li Shuangyan memberi pelajaran Leng Shizhi, seperti anjing Li Qiye yang paling setia, Nan Huairen tersenyum dingin, menatap para murid yang menghancurkan halaman dan berkata: “Kalian masih belum menyerah? Mungkin kalian sedang menunggu kami untuk memberi kalian pelajaran juga? Hmph, kita semua murid dari Sekte Kuno Dupa Suci; kalian tidak boleh melampaui batas. Jangan berpikir bahwa hanya karena kalian dibawah naungan Tetua Cao itu berarti kalian bisa mengabaikan hukum ”

“…Aura surgawi Kakak Pertama dapat membuat kalian terprovokasi? Hmph, pikiran sempit seperti itu, bahkan bagi Raja Iblis sekalipun, Kakak Pertama akan tetap menjadi tamu terhormat! Jangan berpikir bahwa kalian dapat menantang kakak hanya karena kalian semua punya dukungan! Kakak pertama adalah orang yang baik hati, dan dia tidak akan mengganggu kalian semua; jika tidak, kalian hanya akan kematian, tidak peduli siapa yang mendukung kalian!” Nan Huairen cerdik dan teliti. Dia tahu persis kata-kata apa yang harus diucapkan dan tindakan apa yang harus diambil. Kali ini, sepertinya dia menggunakan Li Qiye untuk bertindak arogan, tetapi kata-kata ini tidak hanya untuk murid-murid yang merusak halaman. Kata-kata ini juga untuk kelompok Xu Pei agar mereka mendengar, kata-kata itu dimaksudkan untuk membangunkan mereka!

Murid-murid itu mulai sadar, dan tubuh mereka menggigil. Karena ucapan itu, mereka membuang peralatan di tangan mereka, dan mereka berbalik untuk melarikan diri. Saat ini, bos mereka telah dipukuli sampai menjerit seperti babi yang dibantai. Bahkan jika mereka sepuluh kali lebih kuat, mereka tetap tidak akan berani menantang Li Qiye.

Ketika kelompok Xu Pei masih terkejut, Li Shuangyan terbang ke depan paviliun. Untuk memberi Leng Shizhi pelajaran, dengan budidayanya, melakukan itu seperti membalikkan telapak tangan.

Bahkan jika Leng Shizhi adalah jenius dari Sekte Kuno Dupa Suci, melawan seseorang seperti Li Shuangyan, putri yang dibanggakan surga, tidak cukup hanya dengan menjadi jenius!

Setelah Li Shuangyan kembali, Li Qiye meliriknya sekali sebelum berkata: “Jangan khawatirkan mengenai sekte, kau harus ingat tanggung jawabmu sendiri! Bagi siapa saja yang menghalangi jalanku, tidak peduli siapa itu, bunuh mereka tanpa belas kasihan!”

Kata-kata Li Qiye membuat Xu Pei dan kelompoknya bingung, tetapi hati Nan Huairen terharu! Kelompok Xu Pei tidak tahu seluk-beluk di dalamnya, tetapi Nan Huairen tahu.

Li Qiye sebelumnya mengatakan bahwa Li Shuangyan hanya akan menjadi pembantu! Saat ini, Li Qiye telah memerintahkan Li Shuangyan seperti ini; dalam hal ini, Nan Huairen tiba-tiba mengerti; sebab, bagaimana mungkin itu tidak mengejutkan Nan Huairen?
Li Shuangyan adalah putri dari negeri Old Ox, dan keturunan dari Gerbang Iblis Sembilan Utusan; Namun, hari ini, dia hanya seorang pembantu bagi Kakak Pertama!

Selama saat itu, ketika kerumunan masih bingung, Li Qiye berbalik, dan dia masuk ke dalam paviliun Li Shuangyan. Kata-katanya bergema dari dalam; dia selalu acuh tak acuh dan santai seperti itu: “Kali ini, kau telah gagal dalam tugasmu. Untuk sementara, aku akan tinggal ditempatmu ; kau tinggal diruangan sebelah untuk melindungi Dao-ku untuk-ku.”

Ketika Li Qiye mengatakan ini, Li Shuangyan marah dan kesal. Pada akhirnya, dia hanya bisa menghentakkan kakinya, dan dia masuk ke dalam sesudahnya, tanpa mengatakan apapun.

Adegan seperti itu membuat Xu Pei dan yang lainnya terdiam; adegan ini terlalu mendominasi, bukan? Adegan ini adalah peristiwa paling agresif dan mendominasi yang pernah mereka lihat.

Li Shuangyan, dalam pikiran mereka, adalah sosok yang tidak dapat dicapai, Dewi langit pada masa ini, keturunan Gerbang Iblis Sembilan Utusan, dan putri dari negeri Old Ox; tuannya adalah Raja Iblis Lun Ri, dan dia juga memiliki Fisik Raja dan Istana Takdir yang lahir alami. Hanya satu dari hal-hal ini yang cukup mengejutkan orang lain. Putri yang dibanggakan surga seperti Li Shuangyan, tidak peduli di mana pun dia berada, akan menjadi bulan bagi semua bintang yang berputar mengelilinginya.

Namun, hari ini, gadis surga yang luar biasa ini, Li Shuangyan, hanya bisa berada di ruangan untuk melayani Kakak Pertama mereka. Hal ini, pemandangan ini, terlalu mendominasi; jenis dominasi ini, bahkan seorang Kaisar Fana tidak bisa seperti itu!

Di dalam paviliun Li Shuangyan, di dalam kamar gadis itu, Li Qiye berbaring di tempat tidurnya yang elegan, dan dia melihat ekspresi kesal Li Shuangyan. Kedua tangannya membantali kepalanya, dan dia dengan santai berkata: “Aku tahu kau marah. Namun, kau benar-benar gagal dalam tugasmu. Menjadi pembantu-ku, kau harus tahu apa yang harus dilakukan. Jika kau merasa bahwa aku tidak layak menjadi bawahanku, maka kau dapat pergi kapan saja sesukamu. Sesuatu semacam ini, aku tidak ingin memaksakanmu; memetik buah melon yang keras akan membuatnya tidak manis.”

Li Shuangyan hanya menatap Li Qiye dalam keheningan, dan dia tidak mengatakan apa pun.

“Jika kau diam itu berarti kau bersedia untuk tinggal di sini.” Li Qiye dengan acuh tak acuh menyelesaikan masalah ini. Dia kemudian menambahkan: “Kau kirimkan pesanku ini kepada Raja Iblis Lun Ri sebagai penggantiku, dan katakan padanya bahwa aku membutuhkan seorang guru alkimia. Semakin tinggi kemampuannya, semakin baik.”

“Aku akan menyampaikan pesanmu, tetapi, seperti apa orang yang akan dikirim oleh tuanku, aku tidak dapat memutuskan.” Setelah beberapa saat, kemarahan Li Shuangyan mereda. Pada akhirnya, dia hanya terbiasa menjadi putri yang dibanggakan surga; dengan perubahan status yang tiba-tiba ini, dia belum terbiasa dengan itu.

“Mengenai hal itu, aku yakin jika Raja Iblis Lun Ri akan memiliki pendapatnya sendiri.” Li Qiye tersenyum. Setelah semuanya diputuskan, dia berhenti peduli. Dia kemudian tidur dengan nyenyak.

Dengan adegan seperti itu, Li Shuangyan tidak tahu apakah harus kesal atau diam. Anak ini berumur tiga belas sampai empat belas tahun; dia lebih mendominasi daripada pria lain yang pernah dia temui sebelumnya. Hari ini, dia mengambil tempat tidurnya dan bahkan merasa bahwa itu adalah hal yang biasa. Dia dengan santainya berbaring di sana dan mendengkur! Itu pertama kalinya dia melihat pria yang aroga seperti ini; Namun, yang membuatnya agak tenang adalah bahwa pria ini tidur di tempat tidurnya meskipun ia hanyalah seorang bocah lelaki yang jauh lebih muda darinya – bocah laki-laki berusia tiga belas sampai empat belas tahun!

Benar saja, keesokan harinya, halaman dibangun kembali oleh seseorang; halaman baru itu tidak terlalu berbeda dari yang lama.

Leng Shizhi tidak sanggup berdiri akibat dipukuli Li Shuangyan, dan ini menyebabkan Cao Xiong, gurunya, tidak punya tempat untuk melampiaskan amarahnya saat ini!

Idenya adalah berharap bahwa muridnya dapat memikat Li Shuangyan. Dia tidak berpikir bahwa muridnya yang jenius, yang paling dia banggakan, bukan hanya tidak berhasil, tetapi dia juga dipukuli sampai tidak dapat bergerak di tempat tidurnya!

Hal ini membuat Cao Xiong marah sampai muntah darah. Muridnya dipukuli oleh keturunan Gerbang Iblis Sembilan Utusan, putri negeri Old Ox; apa yang bisa dia lakukan? Mencari dan menemukan Li Shuangyan lalu membalaskan dendam muridnya?

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded