Hataraku Maou-sama Volume 13 Chapter 4 Part 3 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
  • Translator : Rozen
  • Editor : Scraba

“Aku ingin tahu apakah Yusa-san akan berbaikan dengan Lailah-san.”

Dengan tatapan kosong, Chiho melihat ke arah luar jendela.

“Sulit untuk mengatakannya. Memang, mereka sekarang semakin dekat, tetapi masih tidak diketahui apakah mereka bisa berdamai atau tidak. ”

“Tapi ~~ asal mereka semakin dekat aja~ ~ mungkin peluang itu akan lebih besar ~~”

Dibandingkan dengan Maou, ekspresi Emerada tidak terlihat optimis, namun juga tidak pesimis.

“Kemudian lagi, bagaimana cara dia akan membuat pena dari bulu malaikat di dalam ruangan itu?”

“Eh? Pena dari bulu malaikat ~~ apa itu? ”

Mendengar pertanyaan Maou yang merasa terkejut, Emerada mengeluarkan pena bulu malaikat, yang baru saja dikatakannya, dari tas yang dia beli di Jepang.

“Wow! Ini pertama kalinya aku melihatnya secara langsung! Cantik sekali!”

Melihat pena dari bulu yang sedikit bersinar, Chiho berteriak karena kaget.

Emerada telah dipercayakan untuk menjaga Pena Bulu Malaikat oleh Lailah sehingga Alberto dan dia bisa pergi ke Jepang untuk menemukan Emi.

“Lailah mengatakan bahwa selama dia ingin melakukannya, dia bisa membuat pena bulu malaikat untuk kita masing-masing. Aku tidak yakin apakah dia bermaksud memberikan itu sebagai hadiah atau berencana menggunakan itu untuk meminta kita melakukan sesuatu untuknya. ”

“…… Di ruangan itu ya ~~”

Emerada mengerutkan keningnya.

“Aku tidak tahu bagaimana dia membuatnya ~~ tapi rasanya seperti ada semacam serbuk~~”

“Betul. Dari yang kutahu membuat pena itu membutuhkan bulu malaikat itu sendiri, sepertinya itu bukan metode untuk membuatnya. Hei, Gabriel. Apakah itu seperti bangau putih yang ada didalam cerita di mana mereka mencabut bulu mereka sendiri untuk membuatnya? ”

Ditanya mengenai hal ini oleh Maou, Gabriel membalas dengan senyumannya seperti biasa, “Jika aku menjawab ya?”

“Aku merasa sedikit tidak yakin.”

Mereka mungkin disebut malaikat, tetapi penampilan mereka menyerupai manusia.

Banyak sekali Wig zaman sekarang yang bahannya rambut asli manusia, tetapi selama itu telah melalui proses yang benar, produk itu akan terlihat mirip dengan aslinya sehingga orang tidak akan merasa jijik saat menggunakannya.

Di sisi lain, ketika kita berpikir bahwa pena bulu para malaikat terbuat dari bulu para malaikat yang di cabut satu per -satu, udara suci yang mengelilingi benda ini akan segera menghilang.

“huh, tidak ada gunanya bahkan jika kau tau bagaimana cara membuatnya, tapi jangan khawatir, kami tidak benar-benar mencabut bulu kami, tetapi menggunakan teknik rahasia.”

Gabriel memberikan jawaban yang terdengar meyakinkan, tetapi saat Chiho dan Emerada mendengar hal ini, mereka memikirkan sesuatu pada saat bersamaan.

“Eh ~~ tapi aku ingat ~~”

“Y-Ya. Aku juga mendengar hal yang sama pada waktu itu. ”

Sontak mereka berdua melihat ke arah wajah Maou.

“Maou juga mengatakan itu sebelumnya ~~”

“Iblis tidak dapat menggunakan pena bulu malaikat, kan?”

“iya, bisa dibilang begitu”

Maou mengangguk.

Hanya orang yang memiliki sihir suci yang bisa menggunakan pena dari bulu malaikat. Iblis, yang tidak memiliki sihir suci, tentu saja tidak dapat menggunakannya. Ini adalah sesuatu yang Maou dengar langsung dari Lailah saat dia masih muda.

Kalau begitu, ketika Lailah mengatakan bahwa dia bisa membuat pena bulu malaikat untuk semua orang, kenapa Maou bereaksi seperti itu?

“Aku tidak tahu bagaimana cara kerja pena bulu malaikat…… tapi karena iblis tidak bisa menggunakannya, itu berarti Lucifer juga sama?” Suzuno bertanya dari samping.

“Itu masih meragukan. Bahkan jika itu bisa digunakan dengan baik, kita tidak akan tahu apakah itu stabil pada saat benar-benar digunakan. ”

“L-Lalu kenapa Maou-san ……”

“Salah satu alasannya mungkin itu berguna untuk hal lain. Alasan lainnya bahwa para malaikat adalah musuh kita sekarang, jadi kita mungkin mendapatkan beberapa informasi penting tentang musuh melalui ini. ”

“Oh ~~ jadi itu sebabnya ~~”

“Kegunaan lain, huh. Sepertinya itu akan sulit. ”

Emerada setuju dengan Chiho lalu mereka mulai memikirkan tentang kemungkinan ada ‘fungsi’ lainnya.

“…..”

Hanya Suzuno yang menatap Maou dengan heran.

“huh, bagaimanapun juga, seperti yang Emerada katakan, aku tidak ingin menggunakan pena bulu malaikat yang dibuat di dalam ruangan itu, dan untuk saat ini, kita bahkan tidak tahu apakah Lailah yang membuatnya atau tidak . Kemudian lagi, apakah tidak masalah bagi seseorang yang bekerja dibidang medis untuk seperti itu? ”

Maou tidak memperhatikan tatapan Suzuno, dengan mengangkat bahunya diapun mengubah topik pembicaraan.

“Namun, aku tidak menyangka bahwa Lailah-san adalah seorang perawat … mungkin aku ada di bawah perawatannya ketika sedang dirawat di rumah sakit dan tidak menyadari itu.”

“Bukankah itu benar? Ketika Chi-chan sedang tidur di rumah sakit, dia adalah orang yang memiliki kesempatan untuk memasang cincin itu padamu. ”

“Itu benar.”

Chiho mengingat cincin dengan potongan kecil ‘Yesod’ yang tertanam di dalamnya, yang masih dia simpan di kotak aksesoris hingga saat ini.

“huh, tidak mengejutkan jika dia adalah seorang perawat, Lailah adalah seorang dokter sejak dulu, berurusan dengan hal yang berhubungan dengan medis seharusnya tidak menjadi masalah baginya.”

“huh?”

“Eh?”

Gabriel tiba-tiba terganggu dengan sebuah kalimat, yang menarik perhatian Maou dan yang lainnya.

“Lailah adalah seorang dokter?”

“Iyaa”

“Apa pekerjaan itu ada di Surga?”

“Daripada menyebutnya ada, tepatnya pernah ada pekerjaan …… tapi biarkan aku mengatakan ini terlebih dahulu, kalian semua lebih baik tidak berpikir bahwa semua orang di Surga memiliki filosofi/tingkat pemahaman yang luar biasa seperti Lucifer. Kebanyakan orang tidak memiliki pekerjaan, dan aku tidak berani mengatakan bahwa aku adalah seorang pekerja keras seperti orang-orang di Jepang, tetapi setidaknya aku memiliki pekerjaan sebagai malaikat pelindung ‘Yesod’. ”

Setelah itu Gabriel menambahkan “Meskipun aku sudah dipecat sejak lama” dengan nada yang terdengar sedikit mengejek dirinya sendiri.

“Oh iya…… Tapi Lailah benar-benar seorang dokter di masa lalu”

Dengan ekspresi yang tidak karuan, Gabriel melihat ke luar jendela lalu keluar dari gerbang tiket di Stasiun Seibu Ikebukuro dan berkata,

“Itu sebelum kami menjadi malaikat.”

“Sebelum kau menjadi malaikat?”

Suzuno dan Emerada mengerutkan kening dan saling menatap satu sama lain, Maou juga mengerutkan bibirnya dengan perasaan tidak senang.

“Oh ~ jadi seperti itu.”

Hanya Amane yang mengerti ucapan dari Gabriel.

“Rekan kerja Gab-kun yang berada di Sentucky tidak mau mengatakan apapun, tapi kapan sebenarnya kalian semua ‘menjadi malaikat’?”

“Ama nee-san, apa kau mengenal Sariel? Ngomong-ngomong, untuk memasukkan dia ke Jepang, dia dulu bekerja sebagai pengacara.”

“Bukankah istilah seperti bakat kerja juga ada di Surga?”

Gabriel tersenyum dan mengabaikan lelucon Maou.

“huh …… bagaimanapun, karena cara kami melewati tahun, bulan dan hari sedikit berbeda, aku juga tidak terlalu tahu berapa waktu yang pastinya … tapi seharusnya sekitar sepuluh ribu tahun sejak kami menjadi malaikat.”

Sepuluh ribu tahun.

Bagi manusia yang bahkan tidak bisa hidup sampai seratus tahun, itu adalah jumlah tahun yang tidak bisa di bayangkan, bahkan terdengar mengerikan.

“Gabriel-san”

“Hm? Ada apa, Sasaki Chiho? ”

“Apakah Gabriel-san tahu alasan di balik tindakan dari Lailah-san?”

“Ya, sebenarnya. Kami jarang berinteraksi, jadi aku tidak tahu detailnya … tapi yang ku tahu dia sudah menikah dan apa yang terjadi ketika Maou menyerang Ente Isla. Selain itu, secara tidak sengaja aku juga mengetahui keberadaan Emilia. ”

Gabriel mungkin menyadarinya ketika dia menemukan potongan dari ‘Yesod’ pada Pedang Suci dan Evil Repelling Armor.

“huh, aku berbeda dari Lailah, aku seorang oportunis. Lailah memilih untuk pergi dan aku memilih untuk tetap tinggal. Ini adalah perbedaan besar, jadi itu tidak aneh bahkan jika kami jarang berinteraksi selama beberapa ratus tahun. Namun, kalian semua seharusnya pernah mengalami situasi seperti itu, kan? Seorang teman lama yang tidak pernah saling berhubungan dalam beberapa tahun tiba-tiba mengajakmu minum teh dan dengan santai membicarakan hal-hal dari masa lalu. Mungkin akan terasa seperti itu. ”

Mungkin terdengar mirip, tetapi bagi manusia, beberapa bulan dan beberapa ratus tahun itu sangat berbeda.

“Bisakah aku menganggap ini sebagai diskusi dan bolehkah aku menanyakan sesuatu?”

“Bertanya apa?”

“Lailah-san berharap Maou-san dan Yusa-san bisa menyelamatkan manusia Ente Isla, kan?”

“Itu tidak semuanya benar, tetapi mungkin akan berakhir seperti itu nantinya.”

“Kalau begitu …… berapa lama waktu yang dibutuhkan?”

“Chi-chan?”

Chiho berbicara tanpa ragu sedikitpun; itu terdengar sangat serius.

“Kenapa kau ingin mengetahuinya?”

“Ketika Gabriel-san menculik Yusa-san dan Ashiya-san sebelumnya, aku hanya bisa menunggu di sini. Karena aku cuma akan menyebabkan masalah bagi semuanya, dari awal aku tidak pernah berencana untuk mengikutinya. Maou-san dan Suzuno-san juga memberitahuku bahwa mereka akan ‘kembali’ sesegera mungkin. Namun, untuk tugas besar seperti menyelamatkan manusia di Ente Isla, seharusnya tidak bisa di selesaikan dalam seminggu, kan? ”

“Hm, kalau begitu, berapa lama menurutmu? Karena kau adalah salah satu saksi yang ditunjuk oleh Maou, seharusnya kau mendapatkan beberapa penjelasan dari Lailah, kan? ”

“…..iyaa”

Chiho teringat isi berkas mengenai kekrisisan dunia dari Lailah dan mengangguk.

“Menurut, paling cepat adalah satu bulan. Paling lama bisa lebih dari seratus tahun. ”

“Eh!”

“A-Apa?”

“Seratus tahun~~?”

“…..”

Suzuno dan Emerada berdiri dengan terkejut karena mereka tidak tahu tentang isi berkas itu dan apa yang Lailah katakan, Gabriel mengangkat alisnya dengan rasa kagum sementara Maou masih menundukkan kepalanya.

“Sasaki Chiho, kau luar biasa juga. Aku bisa mengerti mengapa Lailah sangat menghargaimu. Bisakah aku bertanya tentang bagaimana pendapatmu kali ini? “

Gabriel tidak membantah perkataan Chiho dan menanyakan pertanyaan baru.

“Lailah-san dan Gabriel-san sudah menyiapkan beberapa ratus tahun untuk rencana ini. Bahkan kalian berdua, dengan kekuatan yang kuat dan umur yang panjang, perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk melakukan persiapan tugas ini. Mungkin ini tidak akan berakhir dengan mudah. Itu adalah salah satu alasannya. Namun, pada saat yang sama, jika ada kondisi yang bisa terpenuhi, ini mungkin berakhir dengan sangat mudah. ”

“Ya. Namun, sepertinya tidak bisa begitu. ”

“iya”

Chiho mengangguk

“Alas=Ramus, adalah sebuah fragmen dari ‘Yesod’ Sephirah bersama dengan putri Lailah-san, Yusa-san. Adapun Acies-chan, dia bersama Maou-san, Seorang Iblis. Jika dalam keadaan ini, pertarungan yang panjang mungkin akan terjadi. ”

“T -Tunggu, Chiho-dono. Ini terlalu aneh. ”

“Apa ada yang salah, Suzuno-san?”

“Bahkan jika itu adalah pertarungan yang panjang, seratus tahun itu terlalu lama, bukankah begitu? Tanpa mempertimbangkan keadaan Maou, bagaimana dengan Emilia? Bahkan perjalanan Emilia untuk melawan Maou memakan waktu sekitar lima tahun …… ”

“Ini bukan merupakan situasi yang sama ketika melawan Maou-san. Karena Lailah-san menginginkan Maou-san dan Yusa-san …… ”

Chiho dengan tenang mengatakan fakta ini.

“…… untuk mengalahkan Dewa.”

“”Apa…..””

Suzuno dan Emerada menarik nafas.

“Dewa huh…… dengan menciptakan suasana seperti itu, sangat tidak menguntungkan.”

Hanya Amane yang terlihat tidak tertarik, lalu dia mengambil satu kentang Acies.

“Chi-chan, tidak perlu berbicara lebih panjang lebar lagi …”

Maou mencoba menghentikan Chiho untuk berhenti mengatakan fakta penting kepada semua orang saat mereka mengobrol di Moz Burger di stasiun Nerima, tetapi dia sudah dihentikan oleh Gabriel.

“Bukankah ini cuma sekedar obrolan? Ini adalah hal-hal yang sudah kau ketahui, dan negosiasi hanya akan berlangsung antara Lailah, kau, dan Emilia. Namun, mereka juga berhak mengetahui tentang kebenarannya dan memberikan pendapat tentang itu. ”

Setelah Gabriel menghabiskan minumannya, dia menaruh cangkirnya di atas meja.

“Mereka juga berhak untuk membantu kalian berdua, kan? Lagipula, selama Crestia Bell dan Emerada Etuva adalah manusia Ente Isla, mereka berada dalam posisi yang diselamatkan oleh kalian berdua. ”

Kata-kata ini terdengar sangat masuk akal, tetapi Maou tidak ingin mendengar kata-kata ini dari Gabriel. Maou, tidak bisa memikirkan cara untuk menegur Gabriel, menatapnya dan memperingatkan Suzuno dan Emerada.

“Berhubungan dengan ini, aku tidak bilang kalau aku menerimanya.”

“Y-Ya, tapi Maou, apa yang akan Alsiel dan Lucifer pikirkan tentang ini ……”

“Tentu saja, Alsiel pasti akan bilang biarkan saja. Sedangkan untuk Urushihara, dia sama sekali tidak mengatakan apapun. ”

“…… Dia tidak mengatakan apapun tentang itu?”

Maou ingin menekankan bahwa semuanya seperti biasa, tetapi dengan semua yang sudah terjadi sejauh ini, Suzuno tidak akan tertipu dengan alasan seperti itu.

“Maou, sebaiknya kau berhenti. Kau masih saja mengatakan setengah kebenarannya.”

“Huh?”

Suzuno cemberut dan menatap Maou.

“Jika pria itu memang benar tidak ingin melakukannya, bagaimana mungkin dia tidak mengatakan ‘Aku tidak ingin terlibat dalam hal merepotkan, tolong jangan menghitungku.’ Karena dia tidak mengganggu sama sekali, bukankah itu berarti dia tidak bisa mengabaikan ini? ”

Tanpa sadar Maou menunjukkan ekspresi bersalah.

“Aku tidak ingin mempercayai kata-kata Gabriel, tapi aku juga sangat khawatir tentang masalah yang ada di sekitar kalian berdua. Tolong percayalah padaku sedikit.”

“…… Ah …… apa, beneran deh …… apa-apaan ini?”

Chiho tidak bisa melihat ekspresi Suzuno yang memohon secara langsung. Maou, yang terdiam sesaat menutupi wajahnya, lalu Chiho mengatakan ini.

“Maou-san. Aku tidak ingin berpisah dengan Maou-san dan Yusa-san juga. Jika hanya satu tahun, aku masih bisa menahannya seperti yang Gabriel-san katakan. Namun, aku tidak bisa menunggu selama seratus tahun. Jika Maou-san dan Yusa-san bersama selama seratus tahun, aku akan merasa cemburu.”

“Oh ~ Chiho! Kau mengatakannya dengan sangat berani! ”

“Ya, karena aku ingin bersama dengan Maou-san dan Yusa-san.”

Chiho dengan berani menghadapi candaan dari Acies.

“Bukan cuma aku. Orang-orang dari Ente Isla seperti Suzuno-san dan Emerada-san, dan orang-orang Jepang seperti Kisaki-san, Rika-san, Shimizu-san, dan Kawacchi-san …… ada banyak orang yang menyukai Maou-san dan Yusa-san. Mereka mungkin tidak ingin teman-teman berharga mereka meninggalkan mereka untuk pergi ke tempat yang jauh selama seratus tahun. Jadi aku ingin bertanya. Sehubungan dengan apa yang harus dilakukan selanjutnya dan mengapa hal-hal berubah menjadi seperti ini. ”

“Lailah belum menceritakan semuanya padamu?”

“Gabriel-san seharusnya tahu hal-hal yang tidak diketahui Lailah-san, kan? Dan bukankah kau memberi tahu Lailah-san bahwa kau akan menangani sisanya? ”

“……huft. Merepotkan sekali. ”

Berkebalikan dengan ucapannya, Gabriel malah terlihat sangat senang.

“Dan Lailah-san juga belum memberitahu kompensasi yang diperlukan kepada Maou-san dan Yusa-san, sepertinya dia tidak memiliki rencana untuk memberikan kompensasi.”

“Apakah ada hubungannya dengan logam? Atau menyuruh orang yang kuat untuk melakukan sesuatu? ”

Gabriel mengatakan analogi aneh berkaitan dengan istilah ‘ganti rugi’, menyebabkan Maou menunjukkan ekspresi tidak senang.

Suzuno tampaknya terganggu oleh kata ‘logam’, tetapi Chiho berbicara sebelum Suzuno dapat mengingat apa pun, “Aku tidak benar-benar mengerti persamaan yang kau katakan, tetapi itu lebih ke yang terakhir.” Kata Chiho dengan tatapan menantang, “Aku belum mendengar apa-apa dari Lailah-san atau Gabriel-san tentang bagaimana kau berencana untuk mengisi kekosongan dalam shift kerja di MgRonalds selama Maou-san dan Yusa-san tidak ada di Jepang.”

Seseorang menghilang dari tempat di mana mereka tinggal.

Chiho sudah tahu betapa beratnya peristiwa ini.

“Kekosongan dalam shift kerja, huh. Ha ha ha.”

Orang yang merasa bahwa kata-kata serius Chiho menarik lalu tertawa, adalah Amane.

“Bukan berarti aku tidak menyukai pemikiranmu itu. Malah sebenarnya, aku sedikit menyukainya. ”

Amane, yang tidak tertarik dan mengabaikan percakapan antara Maou dan yang lain, dan hanya memperhatikan Iron, membuat reaksi untuk pertama kalinya.

“Jika aku harus memilih, posisiku dalam hal ini mungkin aku akan memilih Chiho-chan. Karena aku adalah orang yang selalu bermasalah dengan orang lain. Sejujurnya, dibandingkan dengan semua manusia yang berada di planet yang tidak diketahui, kehidupan Chiho-chan dan Rika-chan, orang-orang di sisi ini (Bumi), jauh lebih penting bagiku. ”

“Amane-san….”

“Karena aku juga seseorang yang berhubungan dengan Sephirah.”

Amane tersenyum, menunjukkan giginya yang tampak lebih putih dari biasanya karena kulitnya yang berwarna kecokelatan, dan mengingatkan Gabriel.

“Kau sebaiknya jangan salah paham Chiho-chan membandingkan lingkungan kerja dari toko hamburger kecil dan manusia dunia dalam skala yang besar dan mengukurnya, oke? Apa yang anak ini bandingkan dengan apa yang diselamatkan adalah kehidupan ‘manusia’ Maou Sadao dan Yusa Emi, banyak kehidupan orang-orang yang terhubung dengan keduanya, dan kehidupan mereka sendiri. Jika kau tidak mengerti beban ini, bahkan jika Maou-kun dan Yusa-chan bisa menerimanya, Chiho-chan pasti tidak akan bisa melakukannya. Anak ini pasti akan mempertaruhkan nyawanya untuk menghentikan Maou-kun dan yang lainnya. Dan kemudian dia akan berharap agar manusia Ente Isla punah. ”

“Aku tidak suka orang yang mempertaruhkan hidup mereka. Jika Maou dan Emilia sudah menerimanya, dan masih ada orang yang akan melakukan hal semacam itu, aku ingin menyingkirkan halangan itu. ”

“Pada saat itu, Bibi Miki-T dan aku akan menjadi musuhmu. Kau seharusnya tahu itu, kan? ”

“Iya~”

Gabriel adalah malaikat pelindung Sephirah.

Jadi, dia lebih tau dari siapapun, ia tahu betapa menakutkannya Sephirah itu.

“Baiklah, aku akan jujur. Lailah sepertinya tidak berencana untuk melakukan ini, tetapi bahkan jika membutuhkan waktu seratus tahun atau lebih, atau jika ada yang mencoba membatasi kebebasan Maou atau Emilia, aku berencana membuat mereka terus menerus melakukan tugas ini. Aku tahu mengatakan ini akan merugikan negosiasi Lailah nanti, tetapi dari sudut pandangku, membuat Alsiel pergi dan membantu di Benua Timur sebelumnya juga ada hubungannya dengan tugas ini. Sayangnya, mengenai hadiah seratus tahun dari waktu yang mereka habiskan dan ganti rugi mereka yang seharusnya mereka dapatkan saat ini, aku sama sekali tidak mengetahui tentang hal itu. ”

“Tapi ~~ jangan berbicara mengenai ganti rugi terlebih dahulu ~~ bahkan jika Emilia masih hidup setelah seratus tahun ~~ pada saat itu dia akan menjadi nenek-nenek ~~?”

Dihadapkan dengan pertanyaan Emerada, Gabriel merasa seolah-olah itu wajar.

“Menurutmu Emilia akan hidup dan mati seperti manusia biasa? Dia setengah malaikat, kau tau? ”

“A-Apa maksudmu?”

Emerada terdiam sejenak, seolah-olah dia menerima kejutan besar.

“Menurutmu, berapa lama aku, Lailah, Sariel, dan Lucifer mempertahankan penampilan seperti ini? Ketika para malaikat telah tumbuh sampai tingkat tertentu dan tubuh mereka telah mencapai tahap terkuat mereka, mereka tidak akan lagi tumbuh atau bertambah usia dan akan menghabiskan waktu dengan keadaan seperti ini. Situasi seorang Malaikat yang Jatuh mungkin berbeda, tetapi Sariel telah membuktikan bahwa dia tidak bisa menjatuhkan Emilia. ”

Itu benar, Sariel memang memiliki Evil Eye of the Fallen yang dapat membuat para malaikat jatuh, tetapi ketika Emi terkena  sinar itu, meskipun sihir sucinya menurun, dia tidak kehilangan kekuatan mengendalikan Better Half atau kekuatannya untuk berubah menjadi setengah malaikat.

“Umurnya mungkin tidak sepanjang iblis atau malaikat, tapi setidaknya dia pasti memiliki umur yang panjang, bukan? aku tidak tahu berapa ratus tahun umur Raja Iblis saat ini, tetapi dia masih dianggap cukup muda di Dunia Iblis. Setidaknya dia belum mencapai bahkan sepersepuluh umurku atau Lailah.”

“Selama mereka mencapai tahap pertumbuhan tertentu dalam hidup mereka, apa usia tidak menjadi masalah?”

“Ini mungkin terdengar seperti yang biasa anak muda katakan, tetapi tidak peduli betapa hebatnya seorang anak muda, ‘pengalaman hidup’ masih sama dengan orang normal. Mereka secara berlebihan mengatakan bahwa orang dewasa cuma melihat usia, tetapi mereka masih akan menggunakan jaman ini sebagai alasan untuk mengkritik kaum muda, aku telah melihat banyak dari orang-orang yang menarik. Ini adalah sesuatu yang ada di luar pokok pembicaraan kita. Jika aku terus membicarakan hal ini dengan Maou, itu mungkin bisa di sebut sebagai ‘negosiasi’. Aku ingin terus mengobrol dengan para wanita ini. Jika Maou tidak mau mendengarkan ini, mengapa kau tidak pulang lebih dulu? ”

“…… Menyebalkan.”

Maou berdiri dengan tidak senang, lalu dia mengeluarkan dompetnya, dan berjalan menuju meja kasir.

Sepertinya dia merasa aneh jika dia terus duduk di sana tanpa memesan apapun.

Gabriel melihat punggung Maou saat dia berjalan pergi, lalu terus berbicara, “Kalau begitu, mengenai ucapan Sasaki Chiho tentang mengalahkan Dewa barusan, tetapi hal itu tidak mungkin bagi manusia untuk menjadi lebih kuat dari kami para ‘malaikat’. Untuk menyelamatkan manusia Ente Isla, perlu untuk mengalahkan orang tertentu, dan karena orang itu adalah orang yang bertanggung jawab atas kami para malaikat, tidaklah salah untuk menyebut orang itu sebagai Dewa. Dan juga ada orang yang merepotkan lainnya seperti Kamael dan Raguel, yang sudah banyak di ketahui semua orang, tapi jujur, mereka tidak begtu penting jika dibandingkan dengan dia [her]. ”

“……Dia [her]?”

Gabriel mengangguk menanggapi pertanyaan Suzuno, dan melihat Acies dan Iron, keduanya terus menyantap makanan mereka di sebelah Amane.

“Itu benar, dengan perlahan membunuh orang yang benar-benar membutuhkan anak-anak ini, Bos Parasit (us).”

Seolah-olah dia merasa bahwa reaksi Chiho dan yang lain menarik, Gabriel meletakkan sikunya di atas meja dan membuka mulutnya untuk berbicara.

“Sebelum menjadi seperti ini, dia adalah seorang raja, ilmuwan, pendekar, bangsawan, dan seorang tokoh yang mulia dan penuh kasih. Namun, pada waktu tertentu, dia melangkah ke dunia yang benar-benar tidak boleh disentuh manusia, dan hasilnya adalah hampir punahnya seluruh manusia di planet itu. ”

“Planet itu ~~ mengacu pada dunia lain selain Ente Isla atau Bumi, kan ~~?”

Ketika Emerada, yang tidak bisa memahami ilmu yang berhubungan dengan alam semesta, menanyakan ini––

“Bisa dibilang begitu.”

––Gabriel menjawab dengan tegas.

“Karena pengalamannya saat itu, bahkan jika apa yang dia lakukan saat ini juga merupakan dosa besar, dia masih percaya bahwa hal itu akan menguntungkan manusia Ente Isla. Sayangnya, tidak banyak orang yang memiliki pemikiran yang sama seperti Lailah dan aku. Kamael adalah pengikutnya. Sebenarnya karena itu, dia mengalami kerugian besar pada saat kejadian di Benua Timur. ”

Gabriel menatap Maou saat ia sedang memesan cemilan.

“Rencana yang kami harpakan bisa di jalankan oleh Maou dan Emilia, pada awalnya diusulkan oleh orang lain. Lailah dan aku cuma mewarisi keinginan orang itu. Aku masih sayang nyawa, jadi aku tidak mengerjakannya seserius Lailah. Namun, ketika aku mengamati Ente Isla lebih lanjut, informasi yang aku dapatkan membuktikan bahwa yang mengusulkan rencana itu benar. Namun, dia [she] tidak memahaminya. Suatu ketika, mereka terpecah belah dan terjadilah sebuah pertempuran. Dia [she] memperoleh kemenangan, dan ‘dia[he]’ kalah. ”

Gabriel berbicara seolah-olah dia sedang mengingat kenangan masa lalu.

“Orang yang memberi tahu kami tentang kebenaran dan memecah belah Surga ketika itu, namanya adalah Sataniel. Namanya ketika dia masih manusia adalah Sataniel Noi. ”

“Satan……iel?”

Seseorang mengulangi nama itu dan sontak mereka melihat ke arah meja kasir di mana pria muda itu berdiri dengan punggung menghadap mereka. [Maou maksudnya]

Di masa lalu, ada juga seseorang bernama ‘Satan’ di Surga?

Chiho memiliki kesan mengenai keberadaan itu. Dan prediksinya semakin meyakinkan.

“Dia adalah‘ Raja Iblis Kuno ’, yang namanya tersebar di seluruh Dunia Iblis. Selain itu, ‘alasan’ atau ‘dalang’ dari ‘Raja Iblis Satan pembawa bencana’ mengarah kepadanya. “

Mata Suzuno terbuka lebar karena terkejut, Chiho juga menarik nafas saat dia mengingat masa lalu yang digambarkan Ashiya padanya.

“Dia manusia?”

“Raja Iblis Kuno … yang menyatukan Dunia Iblis sebelum Maou-san …”

“Itu benar.”

Gabriel tersenyum menanggapi reaksi mereka.

“Dan orang yang membunuh Raja Iblis Kuno, pemimpin kami yang menciptakan Surga saat ini, juga dikenal sebagai Dewa, namanya adalah …”

“Hal yang dikenal sebagai Dewa seharusnya tidak muncul di hadapan manusia.”

Amane berbicara pada dirinya sendiri dengan suara yang keras, tetapi itu tidak berarti untuk menghadapi apa yang akan Gabriel katakan selanjutnya.

“Namanya adalah Ignora. Ibu Lucifer. “

–Bersambung—

 

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded