Overlord Volume 14 Chapter 1 Part 2 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Translator : Eliane 

Chapter 1 Part 2

“Apa-apaan, setidaknya dia meminta minta maaf.” Wayne mengendus setelah mengucapkan selamat tinggal pada Philip.

Jubah yang sekarang terwarnai oleh tumpahan bir itu dulunya adalah milik ayahnya dan cukup tua terlihat dari tekstur dan desain, yang menjadikan barang seperti itu cukup langka. Sebenarnya dia berencana untuk menghadiri pertemuan sosial dengan jubah itu, namun sekarang dia harus memperiapkan semuanya lagi.

Pada akhirnya, para kaum aristokrat tidak lebih dari sekelompok makhluk yang tidak suka melihat penampilan seseorang yang sudah tertinggal jaman. Pakaian adalah suatu cerminan dari seseorang, apa yang terjadi barusan benar-benar sesuatu yang tidak dapat diterima. Namun kenyataan yang pahit adalah Wayne berada di kasta terendah dari para bangsawan, jadi apa hal baik yang bisa didapat dari datang dengan memakai pakaian mewah?

Sebaliknya, jubah lusuh tersebut sangat mencerminkan kelemahan dari pemiliknya, dan sangat berguna bagi mereka yang ingin mencari perlindungan dari para atasan mereka. Pakaian seperti ini adalah keharusan baginya untuk memerankan peran seorang bangsawan yang lemah di panggung yang bernama ‘salon’. Jadi hingga dia mendapat ‘peran’ untuk memainkan karakter lain, peran inilah yang dia mainkan.

TL Note : kalimat >panggung yang bernama salon< di sini bukan suatu kiasan/perumpamaan, tapi memang panggung salon A.K.A tata busana

Itulah sebabnya mengapa sangat tak dapat diterima dari biasanya melihatnya di nodai seperti itu.

“Yap benar.”

Suara disampingnya berdentang, memaksa Wayne untuk berbalik melihat sumbernya.

“… Cukup, sudah cukup.”

Suaranya berubah suram seiring dengan suasana sekitar. Seandainya Philip menyaksikan perubahan ini, dia akan sangat terkejut terdiam.

Wayne bukanlah tipe seorang ekstrovert, dia tidak terlalu gemar berbicara dengan orang lain. Untuk bertingkah seperti itu dia harus membuat lapisan demi lapisan ‘topeng’ dan berusaha mati-matian untuk berpura-pura menjadi seorang ekstrovert dan bersemangat.

“Maaf kawan, aku benar-benar tidak bisa menerima sikap semacam itu sehingga kau harus menanggung sebagian besar dari semua itu.”

Kepribadian Igthorn juga berubah dari yang sebelumnya, tutur bahasanya pun menjadi kasar yang mana tidak ada seorang bangsawan yang berani menggunakan bahasa itu di depan umum.

“Tak perlu, jika kau benar-benar menyesal, maka latihlah beberapa sampah ini. Bangsawan tingkat bawah seperti kami harus berusaha sangat keras untuk menenangkan mereka yang berada di atas.”

“Hidup semakin sulit. Aku berpikir ketika kita mendapat gelar Baron maka kita akan semakin dekat dengan kelompok aristokrat…. Sapaan tak sopan dan hal yang tak senonoh, dua hal itu yang sangat menggangguku”

“Elah, apa yang kau bicarakan…? Orang-orang desa juga berurusan dengang hal yang sama. Tidak peduli siapa yang lebih menderita, semua orang yang bekerja dibawah seseorang pada akhirnya akan menjadi seorang penjilat.”

“Dan itulah alasan mengapa aku tak pernah ingin menjadi dewasa… Astaga aku sangat merindukan hari-hari dimana kita dengan riang untuk mengayun-ayunkan tongkat kayu dan berpura-pura menjadi Dragon Slayer.”

“Tidak ada jalan untuk kembali jadi jangan mencoba untuk memikirkan hal itu. Lagipula, belajarlah untuk menyanjung orang lain. Orang tolol itu tampaknya merupakan kandidat yang bagus untuk berlatih bukan? Bahkan jika kita mengacak-acaknya kerugian yang kita terima tidaklah besar.”

Bagi para bangsawan tingkat atas atau mereka yang memiliki pengalaman hidup lebih banyak, pada dasarnya mereka telah melihat semuanya, tidak ada suatu hal yang dapat memuaskan mereka kecuali sesuatu yang dibuat dengan sempurna. Itulah sebabnya mereka harus mendapat pengalaman setiap kali ada kesempatan.

“Benarkah…? Ya lain kali kita bertemu dengannya, aku akan berusaha lebih keras untuk mencari ‘muka’.”

“Yoi, itu ampuh, akan sangat ampuh. Semua orang suka ber-basa-basi. Dan jika seseorang yang kau ajak bicara merasa terganggu, itu artinya kemampuan basa-basimu belum cukup…. Igthorn, aku tau ini sulit. Aku akan menutupi kekuranganmu dan kau juga dapat melakukannya pada kekuranganku, ini adalah kesepakatan kita, tetapi bukan berarti kau harus berhenti mencoba melampaui kelemahanmu dengan alasan tersebut. Karna kita tidak selamanya bersama.”

Meskipun Wayne lebih cerdas daripada kebanyakan orang, dia benar-benar kalah dalam hal atletik. Igthorn adalah kebalikannya.

Jika mereka memiliki tipe yang sama, akan sangat mungkin mereka akan bersaing. Karena alasan inilah mereka bersyukur atas kenyataan bahwa tak satupun dari mereka yang berpikiran seperti itu. Bukan hal biasa bagi dua penguasa saling akur satu sama lainnya, tetapi karena mereka adalah putra ketiga dan keempat dari keluarga mereka, mereka tidak di doktrin dengan permusuhan di masa lampau. Itulah sebabnya mengapa mereka begitu akrab.

Hal yang terpenting, mereka memiliki kemistri.

“Benarkah begitu…? Jadi, bagaimana dengan apa yang kita diskusikan dengannya?”

“Tentunya mengerikan”

Wayne tak ragu sesaat sebelum menjawab pertanyaan temannya itu.

Bagi seseorang sepertinya untuk berada di puncak pimpinan fraksi itu terlalu sangat berbahaya di situasi tertentu.

“Tapi, bukankah dia mudah dimanipulasi?”

“Mhm, benar juga”

Fraksi ini, sejujurnya, adalah tempat sampah.

Isinya hanyalah anggota yang hanya memanfaatkan status mereka sebagai seorang bangsawan, dan sama sekali tak tertarik untuk mengelola daerah mereka. Seperti anak kecil dengan pedang, mereka menyalahgunakan otoritas rejeki nomplok mereka. Bahkan mereka tak memiliki pencapaian apapun, namun terlalu percaya diri untuk mengatakan bahwa mereka adalah penguasa. Orang-orang seperti ini sudah tidak dapat diselamatkan. Bahkan seorang Wayne dapat mengerti bahwa dia hanyalah seorang bangsawan yang biasa saja, tetapi mereka berbeda. Fraksi itu penuh dengan orang-orang semacam itu.

Sangat aman mengatakan hal tersebut karena, fraksi ini memiliki masalah besar.

“Sorcerous Kingdom yang menyimpan gandum di ibukota itu cukup mengganggu karena secara teori mereka memiliki kendali penuh atas harga pasar. Mereka pasti akan menaikkan harga karena gagal panen kita tahun ini. Yang lebih mengerikan adalah kenyataan bahwa para bangsawan yang optimis tentang jebakan terang-terangan itu dan telah mengubah lahan pertanian mereka untuk menanam tanaman yang memiliki harga jual daripada tanaman minoritas. Mental mereka adalah mental yang ketika hal buruk terjadi, mereka dapat melewati masa kelaparan dengan mengimpor gandum dari Sorcerous Kingdom, meskipun harganya sedikit lebih tinggi.”

Banyak bangsawan yang memiliki mental seperti ini di dalam fraksi. Meskipun ia berusaha secara halus layaknya seperti melakukan suatu hal, sikap mereka jelas menunjukkan keyakinan mereka, yang mana mereka yakin bahwa mereka tidak akan terpengaruh. Mereka bertekad untuk mewujudkan rencana mereka.

“…Kita kehilangan banyak sumber daya manusia dalam perang itu. Sangat mudah untuk melihat mereka terpaku pada keuntungan jangka pendek dapat di lihat dari cara mereka mendistribusikan tenaga kerja yang tersisa.”

Untuk melewatkan keuntungan kecil dan fokus pada keuntungan jangka panjang seharusnya hal yang sangat wajar bagi mereka yang berdiri di puncak pemerintahan.

“Jadi berpikir untuk merampok karavan gandum milik Sorcerous Kingdom adalah bukti bahwa dia memiliki cacat otak. Tentunya tidak ada yang cukup bodoh untuk tidak memahami bahwa menyerang karavan yang mengibarkan bendera Sorcerous Kingdom adalah sebagai bentuk deklarasi perang dan akan menyulut masalah yang lebih besar? Bahkan jika dia- sebentar. Apakah kita dibodohi?”

Mungkin saja itu sudah diatur dan dia hanya tidak tau apa sebenarnya tujuan pria itu. Mungkin itu bukan pilihan yang buruk untuk menerima usulnya.

“Tidak, bukankah kau terlalu memikirkannya? Mungkin saja dia benar-benar tolol sehingga dia tidak mempertimbangkan konsekuensinya sama sekali ketika dia menyampaikan usulnya itu.”

“Hei sebentar,” Wayne tersenyum pahit, “Tidak mempertimbangkan konsekuensi dari menyerang karavan itu sama sekali- apakah orang setolol itu benar-benar ada?”

“Yah… jika kau berkata seperti itu…”

Bagamanapun, tidak ada cara yang cukup tidak masuk akal bagi seorang bangsawan tanpa akal sehat akan dipilih untuk mewarisi gelar keluarganya; karena itu, Philip pasti punya tujuan tersendiri. Jadi apa tujuannya?

“Ada baiknya jika kita mendiskusikan ini dengan Cygnaeus, kan?”

“-tidak, jangan beritahu dia.”

Hilma Cygnaeus, wanita yang melakukan segala cara untuk membangun fraksi ini.

Dikabarkan bahwa dia adalah pasangan dari seorang Earl, tetapi pembentukan dari fraksi ini tidak akan menguntungkan bagi Earl tersebut dalam bentuk materil atau apapun. Dan juga, asal usul dari dana yang begitu banyaknya dan koneksinya yang luas masih menjadi misteri.

Yang berada di belakang wanita itu, sangat mungkin adalah organisasi, bukan perorangan. Dengan proses sederhana, akan sangat mudah mengetahui organisasi mana yang memiliki kapabilitas seperti itu.

Organisasi Eight Fingers.

Sindikat kriminal yang mengontrol dan menguasai dunia bawah Kingdom.

Jadi, Hilma mungkin hanyalah seseorang yang mudah untuk digantikan, layaknya boneka.

{Bukan}, intuisi Wayne memberitahunya.

Beberapa percakapannya dengan wanita itu memberi kejelasan bahwa dia bukanlah sebuah pion. Bahkan, kemungkinan besar dia adalah salah satu petinggi dari kelompok itu. Untuk seseorang sepertinya berada di dalam fraksi paling tidak ada sesuatu hal yang dikhawatirkan. Meskipun beberapa bangsawan memiliki kekuasaan untuk membuat perjanjian dengan para sindikat kejahatan, Wayne tidak mau terlibat dengan kelompok ilegal semacam itu.

Justru karena mereka menganggap diri mereka terlalu tinggi sehingga mereka ingin mengambil keuntungan darinya(Hilma) sembari mempertahankan eksploitasi yang mulus.

“Ada apa? Sepertinya kau memikirkan sesuatu yang tidak bisa kupahami, tapi bukankah sudah waktunya untuk memberitahuku apa yang sebenarnya terjadi? Bahkan aku tau bahwa mengatakan ‘ya’ pada pria itu akan membuat kita mendapat masalah nantinya. Kita akan menyerang karavan Sorcerous Kingdom yang ada di wilayahmu, kau tau itu? Si tengkorak brengsek itu pasti tidak akan membiarkannya begitu saja. Tidak mungkin pria itu tidak kehilangan kepalanya setelah kejadian ini, dan mungkin kepalamu juga tidak akan tersambung dengan lehermu setelah ini.”

Igthorn sepenuhnya benar, tetapi Wayne punya ide; dia menyetujui rencana itu dengan pemahaman penuh akan resiko yang terjadi.

“Mungkin itu adalah rencana yang bodoh, ia menjadikan kita kambing hitam dan mengantongi barang rampasan itu untuknya sendiri. Bagaimana kalau kita mengikuti rencananya? Kita akan berpatroli di wilayah kita dan kebetulan bertemu dengan para bandit itu, kelompok yang bertanggung jawab atas penyerangan karavan milik Sorcerous Kingdom. Setelah itu, kita bunuh mereka semua. Memang akan sangat beresiko karena kita sendiri yang harus berhadapan langsung dengan mereka.”

Jika suatu karavan diserang, tidak ada korban yang tidak lega saat mereka menerima kabar bahwa para pelaku kejahatan itu telah terbunuh. Ini bahkan bukan sebuah rahasia umum lagi. Resikonya akan lebih besar daripada keselamatan yang dijamin. Inilah sebabnya mengapa mereka tidak boleh meninggalkan bukti apapun saat beraksi. Ditambah lagi, mereka(bandit) telah mempermudah jalan mereka(Igthorn&Wayne) untuk menyatakan bahwa mereka tidak bersalah dengan membuat sebuah narasi bahwa mereka yang mengurus insiden ini yang kebetulan terjadi di wilayah mereka.

“Bagaimana? Bukan rencana yang buruk untuk mendapat pengampunan dari Sorcerous Kingdom, kan? Bahkan jika kita dicurigai terlibat, kita dapat mengatakan bahwa kita sedang berusaha untuk membantu karavan. Kita akan baik-baik saja selama semua pelaku itu mati. Kau tau pepatah bilang- orang mati tak menceritakan apapun.”

“Kita akan mengurusnya sendiri, tetapi kita juga harus mempertimbangkan kemungkinan adanya Priest yang dapat membangkitkan orang mati. Kau tau apa yang pepatah juga katakan? Para Priest tidak akan berdusta.”

“… Apa kau benar-benar percaya bahwa ada Priest di Sorcerous Kingdom memiliki skill pembangkit? Di negara dimana seorang Undead dengan bangganya berjalan di tengah kota, menyiksa mereka yang hidup?

“Tidak, siapa yang tau?”

Wayne menyeringai saat dia sepakat dengan Igthorn.

“Terlepas dari tujuan si bodoh itu(Philip kakka), serangan terhadap karavan milik Sorcerous Kingdom juga sangat bermanfaat bagi kita tak peduli bagaimana hasilnya. Tak masalah jika serangan itu berhasil- yang menurutku tidak- atau bahkan gagal, karena Sorcerous Kingdom akan bersiaga lebih untuk serangan yang lebih parah di masa depan. Mereka mungkin berhenti me-nyetok gandum kepada pedangang Kingdom. Dengan begitu, para idiot itu akan mendapatkan ‘alarm’ dan mulai membuat rencana dengan fondasi yang lebih kuat. Dan juga-“ Wayne tertawa meremehkan, “Si bodoh itu pasti akan melakukannya apapun yang terjadi.”

“Apakah dia layak atas semua kekacauan ini? Agar kita mengambil semua resiko ini hanya untuknya?

“Tentu saja secara personal dia tidak pantas, tetapi ini sangat perlu untuk menghalangi Cygnaeus, wanita di belakangnya, bahkan jika itu hanya seberapa. Dia pasti berencana untuk menggunakannya untuk memanipulasi fraksi dan menarik perhatian darinya(hilma), pada akhirnya memungkinkan sindikatnya dapat beroprasi dalam sebuah bentuk yang dapat beroprasi di tempat terbuka. Jika bukan itu alasannya, sangat masuk akal bagi mereka untuk menginvestasikan begitu banyak uang ke fraksi.”

Fraksi Kerajaan dan fraksi Bangsawan sudah kehilangan banyak kekuatan mereka. Ini berarti bahwa Eight Fingers akan bertanggung jawab atas urusan hukum legal dan illegal di Kingdom.

“Aku hanya bisa menemukan solusi sementara untuk masalah ini, tapi kau sudah berpikir sejauh ini hah?”

Seperti yang dikatakan Igthorn, gagasan seperti itu diluar hal yang bisa dipikirkan oleh para bangsawan, apalagi oleh seorang Baron rendahan. Kenyataannya tentu saja, tidak semua Baron sama, beberapa dari mereka memiliki lebih banyak daerah kekuasaan daripada bangsawan yang peringkatnya lebih tinggi. Sayangnya untuk mereka berdua, wilayah mereka hanya sebatas Baron, jadi mereka adalah Baron pada umumnya di Kingdom.

Semua bangsawan tanpa koneksi di fraksi Kerajaan atau fraksi Bangsawan ingin lakukan adalah untuk lebih mengembangkan wilayah kekuasaan mereka. Agar ini tercapai, Kingdom juga harus berubah ke arah yang lebih baik.

Mereka mempunyai sebuah gagasan bukan hanya karena mereka adalah bangsawan, itu juga terlahir dari ambisi mereka.

Yang mereka inginkan adalah menjadi lebih kaya dan lebih bahagia. Itulah mengapa mereka akan mengekspoitasi peluang yang memiliki potensi maksimal.

“Tetapi bahkan jika kita beralih ke fraksi yang lebih bagus, kita harus membangun kembali reputasi dan koneksi kita dari awal lagi, kan?”

“Yap, benar”

Mereka bergabung dengan fraksi untuk mendapatkan peluang yang seharusnya mereka tak bisa dapatkan seandainya mereka bergabung dengan fraksi yang lebih mapan. Namun, mereka tidak pernah mengharapkan Eight Fingers untuk menyusung seorang pemimpin seperti itu. Sepertinya bergabung dengan fraksi ini adalah sebuah kesalahan.

“Ngomong-ngomong, apakah Sorcerous Kingdom akan menggunakan ini sebagai alasan mereka untuk menyatakan perang terhadap Kingdom?”

Wayne memikirkannya sejenak dan menggelengkan kepalanya.

“Sepertinya tidak. Sorcerous Kingdom adalah sebuah negara dengan satu kota, mereka kekurangan tenaga untuk sepenuhnya menguasai seluruh Kingdom. Meskipun mereka memiliki banyak Undead, mereka hanya cocok untuk pekerjaan ringan. Mereka tidak dapat mengelola suatu negara dengan baik, jadi meskipun mereka menyatakan perang, mereka hanya akan meminta daerah yang paling dekat dengan mereka…. Itu seharusnya tidak menjadi masalah bagi para bangsawan seperti kita yang wilayah kekuasaannya jauh dari Sorcerous Kingdom. –kalau begitu”

Dia mengangkat kepalan tangannya saat berbicara dan Igthorn meniru gerakannya untuk memberikan kompak.

“Ayo kita lakukan!”

“Wohyeah!”

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded