Overlord WN Chapter 6 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
  • Translator : Scraba

“Yang lain seharusnya segera tiba.”

Sambil menyeka keringat dari wajahnya dengan handuk, Aura berbicara.

Pertarungan dengan Primal Fire Elemental berakhir dengan kemenangan Aura. Primal Fire Elemental memiliki kekuatan penghancur dan stamina yang luar biasa. Dia merusak lingkungan sekitarnya hanya dengan api yang ada padanya. Namun, bagi Aura, yang mendemonstrasikan kemampuan penghindaran yang spektakuler, tampaknya itu hanya seperti raksasa biasa.

Bahkan jika Aura menerima satu serangan saja, dia akan kehilangan cukup banyak stamina. Agar hal seperti itu tidak terjadi, dia harus mengeluarkan beberapa sihir pertahanan. Bagi seorang magic caster seperti Momonga, itu adalah pertarungan yang spektakuler.

“—Benar juga.”

Tatapan Momonga jatuh pada arloji yang melilit lengan kanannya. Waktu yang dijadwalkan belum tiba dan tidak mungkin ada Penjaga yang akan datang terlambat. Tidak akan aneh jika sudah banyak waktu yang terlewatkan.

“Puu”

 Terengah-engah, Aura mulai menyeka keringat yang membasahi area disekitar lehernya. Yang membentuk bola dan menggelinding dikulitnya yang gelap.

Momonga perlahan membuka Item Box-nya.

Dari sana, item pertama yang dia ambil adalah magic item, Pitcher of Endless Water.

Teko yang terbuat dari kaca kristal dan teko itu segera terisi sampai penuh dengan air yang menyegarkan. Karena dinginnya air, banyak tetesan air yang mengembun di permukaan teko.

Dia kemudian mengambil sebuah gelas.

Gelas yang diambilnya, itu tidak kalah bermutu, Momonga menuangkan air yang menyegarkan.

“Aura. Minumlah.”

“Eh? Itu akan membuat tidak sopan terhadap Momonga-sama …… ”

 Sementara Aura melambaikan tangannya dalam penolakan, Momonga memberinya senyum masam.

 “Jangan khawatir tentang itu. Kau selalu bekerja keras. Aku hanya berterima kasih kepadamu untuk itu. “
“Fuwaa”

Terhadap wajah merah Aura yang malu-malu, Momonga memberikan gelas itu.

 “Terima kasih banyak, Momonga-sama.”

 Kali ini, Aura tidak menolak dan menggantung handuk di bahunya. Dengan kedua tangannya, dia menerima gelas itu dan meminumnya dalam satu tarikan nafas.

 “Puhaaa”

“Mau segelas lagi?”

“Ya silahkan!”

Gelas, yang telah dikosongkan dalam seketika, dituangkan air dari teko. Air di teko tidak pernah habis dan menuangkan air dalam jumlah yang sama seperti sebelumnya.

Aura sudah tenang, dan kali ini minum dengan perlahan.

Sambil memperhatikan ini, Momonga meletakkan tangannya di tenggorokannya sendiri. Rasanya seperti masih ada kulit.

Setelah mendapatkan tubuh ini, dia tidak ingat pernah merasa haus. Sama halnya juga dengan tidur. Dia bisa mengerti bahwa sebagai Undead itu masuk akal bahwa dia akan merasa seperti itu.

 Tangan Momonga yang sekarang kosong mulai menyentuh tubuhnya sendiri.

Dibandingkan ketika dia masih manusia, perasaan itu agak membosankan. Ketika dia menyentuh sesuatu, terasa ada kain tipis di antaranya. Di sisi lain, indra-indranya meningkat luar biasa dan kemampuan penglihatan dan pendengarannya sangat bagus.

Namun, tubuh yang terbuat dari tulang tampaknya akan mudah patah, tapi semua tubuhnya lebih keras daripada baja.

Meskipun dia sudah mengira akan berbeda setelah datang ke sini, dia merasa senang dan puas dengan tubuhnya. Itulah mungkin kenapa dia tidak merasa takut.

“Fuuu”

“Mau tambah lagi?”

“Umm. Saya tidak merasa haus lagi. “

 Menanggapi Aura yang tersenyum, Momonga mengambil kembali gelas dan teko itu lalu meletakkannya kembali ke dalam item box.

“Saya pikir Momonga-sama akan lebih menakutkan.”

“Benarkah? Jika kau menginginkan itu maka aku tidak keberatan tapi …… ”

“Eh? Anda yang saat ini jauh lebih baik! Benar-benar jauh lebih baik! “

“Kalau begitu aku akan tetap seperti ini.”

 Melihat jawaban Aura yang penuh semangat, Momonga merasa bingung tetapi masih bisa menjawab.

Momonga tidak punya pilihan selain melakukan pertunjukan. Saat ini dia adalah Guildmaster dari guild dengan peringkat yang tinggi, Ainz Ooal Gown dan dia harus memainkan perannya. Dia tidak boleh menunjukkan bentuk malu apa pun.

 “Apa, apakah hanya kepada saya anda berbaik hati?”

 Momonga tidak mengatakan apa-apa pada Aura yang bergumam tetapi malah meletakkan tangannya di atas kepalanya dan mulai mengelusnya.

“Ehehehe”

 Aura dikelilingi oleh suasana yang mirip dengan anjing di depan mainan favoritnya. Pada saat-saat seperti itu……

 “Oh, apakah aku yang pertama datang?”

Dengan suara semanis permen – Sebuah bayangan muncul.

Dari bayangan itu, seorang wanita muncul.

Tubuhnya mengenakan gaun yang mengembang yang hitam pekat.

Rok itu menonjol keluar, dan itu terlihat seperti terdapat gumpalan yang cukup besar. Itu juga sangat panjang hingga benar-benar menutupi kakinya. Hiasan dan pita dilekatkan pada Bolero Cardigan yang dipakainya. P4yudara dan bahunya tidak terlihat. Selain itu, dia mengenakan sarung tangan, menyebabkan sebagian besar tubuhnya tertutup. [T/L Note : Bolero Cardigan, itu jenis pakaiannya ya, googling aja]

Salah satu bagian yang tidak tertutup adalah wajahnya. Itu luar biasa indahnya dan bahkan akan membuat karya seni kelas pertama merasa malu. Kulit putihnya – Kau tidak bisa menyebutnya kulit yang sehat tetapi itu putih seperti lilin. Rambut peraknya yang panjang memiliki kuncir kuda yang tergerai ke punggungnya.

Dia tampak berumur sekitar 14 tahun, mungkin lebih muda dan tidak bisa sepenuhnya menyembunyikan sosok kekanak-kanakannya. Sebuah kombinasi yang lahir antara kelucuan dan kecantikan, permata yang indah.

Dadanya yang menonjol kedepan tidak sesuai dengan usianya.

“…… Kita diberitahu secara khusus untuk tidak menggunakan Gate.”

Terdengar suara jijik dari sebelah Momonga. Tidak ada jejak dari suasana Aura yang seperti anjing sebelumnya yang bisa dilihat dan suaranya sedingin es dengan rasa permusuhan yang terlihat.

 Gadis itu, yang telah menggunakan sihir teleportasi peringkat tertinggi, mengabaikan niat membunuh yang dipancarkan oleh Aura. Dia beringsut menuju Ainz dan berdiri di depannya.

Bau parfum yang dia gunakan sungguh luar biasa.

 “…… Bau.”

Aura bergumam pelan. Dia adalah undead tetapi tidak membusuk.

Meskipun gadis itu mungkin bisa mendengar suara Aura, tidak ada yang berubah. Matanya, seperti permata dengan warna merah tua, tenggelam dalam kebahagiaan.

 “Aa, Tuan saya. Satu-satunya yang berharga yang tidak bisa saya kuasai. ”

Menjangkau leher Momonga dengan tangannya, dia memeluknya.

Bibir merahnya terbuka dan lidah basahnya terlihat. Lidah yang menjil4t bibirnya tampak seperti sosok yang sama sekali berbeda. Bau harum keluar dari mulutnya.

Meskipun ini akan cocok untuk kecantikan yang mempesona, dia terlalu muda untuk memiliki pesona seperti itu, kebanyakan orang akan senang pada situasi ini. Dia terlalu pendek. Dibandingkan terlihat seperti dia memeluknya, itu tampak lebih seperti dia bergelantung di lehernya.

Tidak terbiasa dengan wanita, ini benar-benar luar biasa bagi Momonga. Dia ingin mundur selangkah tetapi memutuskan untuk berdiri saja di sana.

Apa dia benar-benar seperti ini? Pikiran itu tidak hilang dari kepalanya.

Shalltear Bloodfallen.

Guardian dari Lantai 1 hingga Lantai 3 dari Great Underground Tomb of Nazarick, True Vampire pemimpin dari para undead.

 “Sudah cukup lama ……”

Dengan suara rendah yang diarahkan ke arahnya, Shalltear akhirnya merespon dan memberi Aura senyum mengejek.

“Oh, Chibi-suke, kau ada di sini ya? Aku tidak memperhatikanmu karena kau tidak terlihat oleh pandanganku. ”

 Wajah Aura menegang——

 “Diamlah, Tet3k Palsu.”

 —Dan munculah keheranan.

“……Kenapa kau tahu!”

Aa, pesonanya hancur.

“Kau bisa tahu dari sekilas. Itu menonjol keluar dengan aneh. Berapa banyak yang kau gunakan? ”

“Uwaa! Uwaa! “

Seakan mencoba menghapus kata-kata yang diucapkan, Shalltear mengayunkan tangannya dengan penolakan. Sekarang dia memiliki ekspresi yang sesuai dengan usianya.

 “Kau malah tidak memilikinya. Setidaknya aku punya … sedikit! ”

 Pada saat itu, Aura menyeringai lebar, menyebabkan Shalltear mengambil langkah mundur. Aura dengan santai mengarahkan tangannya kedada.

“Aku baru berusia 76 tahun. Aku masih punya banyak waktu. Tapi, menjadi undead tanpa masa depan pasti sulit, bukan? Anumu tidak bisa tumbuh. “

 Shalltear mengerang dan melangkah mundur. Terdiam. Itu adalah ekspresi yang dia buat. Karena itu, Aura tiba-tiba mengeluarkan senyum seperti sebuah retakan.

“Aku cukup puas dengan apa yang aku miliki – Puu”

“Dasar Pel4cur! Aku akan membuatmu memakan kata-kata itu! ”

Momonga mendengar suara “Berderak”.

Kabut hitam tumpah keluar dari tangan Shalltear yang bersarung.

Aura menyiapkan cambuknya yang dia gunakan sebelumnya.

Momonga kembali dari keadaan terkejutnya dan mengambil nafas dalam untuk bersiap menghentikan mereka ……

“Berisik sekali.”

 Itu adalah suara yang tidak mungkin dimiliki manusia. Suara yang kaku dan nyaring segera menghentikan pertarungan mereka.

Dari mana suara itu berasal, tidak ada yang tahu dari mana itu berasal, makhluk aneh berdiri di sana dan sambil melepaskan udara dingin ke sekitarnya.

Itu akan membuatmu berpikir tentang serangga setinggi 2,5 meter berjalan dengan dua kaki. Jika ada iblis yang merupakan campuran antara belalang dan semut, maka akan terlihat seperti itu. Ekornya, yang lebih dari dua kali tinggi badannya, memiliki banyak paku yang mencuat. Dia juga memiliki rahang yang tampak seperti itu mampu mematahkan lengan manusia dengan mudah.

Dua lengannya memegang tombak perak, dan yang lainnya memegang aura hitam yang mengeluarkan tongkat baja dan pedang panjang.

Perak yang berkilauan dan armor tulang yang keras melepaskan udara dingin ke sekitarnya. Partikel yang tak terhitung jumlahnya berjatuhan, berkilauan seperti debu berlian.

 Guardian dari Lantai 5 dari Great Underground Tomb of Nazarick, Ruler of Glaciers—- Cocytus.

 Dia memukul lantai dengan bilah tombaknya, menyebabkan area sekitarnya perlahan membeku.

“Kalian terlalu bermain-main di depan tuan kita ……”

“…… Gadis kecil ini kasar padaku.”

“Sebenarnya–“

 Sekali lagi, Shalltear dan Aura saling memberi tatapan menakutkan.

 “Shalltear, Aura. Jangan membuatku kecewa.”

 Anehnya, tubuh mereka tersentak ke atas, dan secara bersamaan menundukkan kepala mereka.

 “” Kami minta maaf atas tindakan kami! “”

“Aa.”

Momonga dengan tenang mengangguk setuju dan menanggapi iblis yang baru saja muncul.

“Kau datang juga, Cocytus.”

“Saya akan segera datang ketika dipanggil, Tuanku.”

 Napas putih keluar dari mulutnya. Karenanya, kelembaban udara di sekitarnya membeku dengan suara “paki paki”. Itu adalah dingin yang menyaingi —- tidak, mengalahkan api dari Primal Fire Elemental. Hanya dengan berada di dekatnya, suhu tubuhmu akan turun ke titik di mana kau akan terluka.

Namun, Momonga tidak merasakan apa-apa. Bahkan, semua orang di sini memiliki ketahanan atau penanggulangan terhadap api, dingin dan asam.

“Karena tidak ada penyerbu akhir-akhir ini, kau pasti punya banyak waktu luang, kan?”

“Itu benar–“

 Rahangnya berdetak bersama. Apa mungkin dia tertawa?

 “Sebenarnya, saya memiliki beberapa hal yang harus saya lakukan, sehingga saya tidak bisa bersantai.”

“Oh. Apa yang biasanya kau lakukan? ”

“Saya menghabiskan hari-hari saya dengan berlatih. Itu akan berguna kapan saja, di mana saja. ”

 Meskipun sulit untuk mengetahui dari penampilannya, Cocytus besar dan tumbuh sebagai seorang Warrior. Dari kepribadiannya hingga desain konsepnya.

Jika semua orang di Great Underground Tomb of Nazarick dinilai dari kemampuan senjata mereka, dia akan berada ditempat pertama.

“Oh—- Demi diriku? Kerja bagus.”

“Anda terlalu memuji saya. – Oh, Demiurge telah tiba.”

Dari arah tatapan Cocytus, ada bayangan berjalan dari pintu masuk Coliseum.

Ketika telah mencapai jarak tertentu, bayangan itu dengan elegan membungkuk dan membuka mulutnya.

 “Saya minta maaf karena membuat semua orang menunggu.”

 Dengan tinggi 2 meter, dan dengan kulit merah berkilau. Dipotong dengan sempurna, rambut hitam pekatnya tergerai ke bawah dengan kilauan.

Mata merah yang berkilau dengan kecerdasan dan rencana jahat yang tak terhitung jumlahnya melesat di kepalanya.

Dari pelipisnya tumbuh tanduk yang akan mengingatkanmu pada seekor kambing, dan dipunggungnya terdapat sepasang sayap raksasa yang hitam pekat, seseorang bisa mengatakan bahwa dia bukan manusia.

Di tangannya yang memiliki cakar tajam terdapat tongkat, dan dia mengenakan jubah merah megah, penuh dengan martabat seorang raja.

Iblis yang mengeluarkan api hitam berkerlap-kerlip, Demiurge.

Guardian dari Lantai 7 dari Great Underground Tomb of Nazarick, dan diatur sebagai Komandan Pertahanan NPC.

“Dan dengan ini, semua orang telah berkumpul.”

“Momonga-sama, Gargantua masih belum datang.”

 Suara dengan kedalaman yang bisa masuk ke hati orang dan menarik mereka bisa terdengar.

Disetiap ucapan Demiurge adalah mantra yang selalu aktif. Namanya adalah Domination Mantra. Itu bisa mengubah mereka yang hatinya lemah menjadi boneka pribadinya.

Namun, tidak ada orang yang hadir terpengaruh oleh itu. Agar itu dapat berpengaruh, mereka harus berada pada Level 40 atau lebih rendah. Itu wajar bahwa itu tidak berpengaruh pada Guardian dengan level tinggi.

Bagi mereka, yang terbaik adalah suara yang nyaman.

 “Kau tahu tentang Gargantua?”

“Tentu saja. Guardian dari Lantai 4 — Strategic Siege Golem, Gargantua. Semua yang hadir di sini tahu itu. “

 Gargantua adalah golem yang dibuat oleh salah satu aturan Yggdrasil. Itu tidak dibuat dari awal oleh Ainz Ooal Gown.

Itu bisa digunakan selama melakukan pengepungan. Namun itu tidak pernah bisa digunakan untuk melindungi markas. Hanya saja teks konfigurasinya yang mengatakan bahwa dia adalah Guardian Lantai 4. Ada masalah dengan tempat penyimpanan jadi dia terus terendam di dasar danau dilantai 4.

“Itu bukan Guardian. Itu hanya golem yang diberikan tanggung jawab seorang Guardian. ”

“Jadi seperti itu. Saya minta maaf atas ketidaktahuan saya. ”

“…… Teman saya belum datang.”

Selain Cocytus, semua orang terdiam.

 “…… Tentang, tentang itu, dia selalu melindungi lantaiku dan kita seharusnya tidak mengganggunya.”

“Itu, itu benar.”

Shalltear menunjukkan senyum kaku sementara Aura dengan cepat setuju dengannya.

 “…… Kouhukou maksudmu. Dia bukan seorang Guardian tapi …… Akan lebih baik baginya untuk tahu. Aku akan serahkan kepada Cocytus untuk menghubunginya. ”

“Dimengerti, Tuanku”

“Sekarang, Tuanku. Semua Guardian telah berkumpul. Tolong perintahkan kami sepuas hati Anda. ”

 Atas kata-kata Demiurge, semua orang berlutut bersama.

 “Jadi …… Pertama, terima kasih semuanya sudah datang.”

“Kami akan menawarkan apa pun pada Momonga-sama. Itu sudah seharusnya. ”

 Demiurge bertindak sebagai perwakilan dan menjawab semuanya. Tampaknya tidak ada tanda bahwa Guardian lain ingin mengatakan apa pun. Demiurge adalah perwakilan dari setiap Guardian.

 “Aku senang dengan kesetiaan kalian. Aku ingin sekali berbicara tentang betapa senangnya diriku, tapi aku mengumpulkan para Penjaga karena alasan yang berbeda. Aku tidak sepenuhnya memahami dan ada beberapa hal yang aku tidak mengerti, tetapi aku masih ingin kalian mendengarnya. ”

 Momonga menarik napas lalu melihat gelang yang ada di lengan kanannya.

 “Saat ini, Great Underground Tomb of Nazarick berada dalam situasi yang aneh.”

“…… Dan inilah situasi anehnya.”

“Sejujurnya aku juga tidak tahu. Namun, aku merasakan kejadian yang tidak biasa yang sedang terjadi. Jadi, aku mengumpulkan kalian semua di sini. Apakah kalian mengetahui sesuatu? ”

Dengan cepat melirik wajah setiap orang, Demiurge menjawab sebagai perwakilan.

“Tidak, saya minta maaf tapi kami tidak tahu apa-apa.”

“Begitukah……”

“Perasaan macam apa yang anda rasakan?”

“Menjelaskannya akan sangat sulit …”

 Momonga menutup mulutnya dan berhenti berbicara. Meskipun dia memperhatikan bahwa para Guardian sedang menunggunya, dia perlu menggambarkannya dengan kata-kata yang tepat.

 “…… Sebuah goncangan, mungkin.”

“Goncangan anda bilang?”

 Sekali lagi para Guardian saling melirik satu sama lain, lalu Demiurge membuka mulutnya.

 “Tampaknya kami belum mengetahui apa-apa. Apakah ini disebabkan oleh sihir? ”

“Semuanya tidak jelas. Apakah ada kejadian aneh di lantai-lantai kalian? ”

“Tidak ada kejadian aneh di Lantai 7.”

“Lantai 6 juga.”

“Lantai 5 juga.”

“Lantai 1 sampai Lantai 3 tidak ada kejadian aneh.”

“Momonga-sama, saya percaya sebaiknya kita mulai menyelidiki Lantai 4.”

“Aku serahkan padamu.”

“Kalau begitu saya akan menangani bagian luar.”

“……Tunggu. Kupikir dia akan kembali tepat waktu tapi …… Sebas saat ini sedang menyelidiki bagian luar.

 Atmosfirnya berguncang.

Salah satu yang terkuat dalam pertarungan dengan tangan kosong, sosok yang bahkan tidak bisa Cocytus tandingi. Itu membingungkan bahwa orang seperti itu dikirim pada misi pengintaian sederhana seperti itu. Hal lain adalah karena lelaki dari seseorang yang memiliki kemampuan seperti Sebas dikirim keluar, itu menunjukkan betapa besarnya kewaspadaan Momonga terhadap dunia baru ini dan betapa berbahayanya hingga dia berpikir seperti itu. Ada banyak orang lain yang bisa dipilih Momonga.

Namun, dari sudut pandang Momonga, dia tidak bisa memilih orang lain selain Sebas.

 Pertama-tama dunia tempat mereka berada telah mengalami perubahan besar, Momonga telah melihat kesetiaannya.

Selanjutnya, dengan situasi ini di mana mereka tidak memiliki informasi, mereka yang memiliki kemampuan tempur terbaik – dengan mengirim mereka yang dapat kembali hidup adalah hal yang wajar.

Selain itu, penampilan Sebas seperti manusia dan dia tidak punya keinginan untuk terlibat dalam pertarungan yang tidak perlu. Demiurge dan Cocytus memiliki peluang kecil untuk itu. Meskipun Momonga bisa menerapkan sihir ilusi pada mereka, jika mereka kedapatan, fakta bahwa mereka berbohong akan merusak hubungan. Dan yang lebih penting, tidak jelas apakah sihir semacam itu akan berhasil.

 Karena itulah Momonga percaya Sebas adalah yang paling cocok.

 “Aku pikir sudah saatnya dia kembali, tapi …”

 Seakan kata-katanya sebuah isyarat, Momonga mengirim tatapannya ke arah pintu masuk Coliseum tempat Sebas baru saja muncul.

Meskipun waktu bagi sebas tidak ditentukan, dia kembali ketika dia dibutuhkan. Seperti yang diharapkan dari Kepala pelayan kelas satu.

 “Saya minta maaf atas keterlambatan saya.”

“Tidak masalah, aku tidak keberatan. Lebih penting lagi, ceritakan lebih banyak tentang area sekitar kita.

“—-“

 Sebas mengirim pandangan sekilas ke arah Guardian yang berlutut. Momonga dengan tenang menyetujui.

 “…… Keadaan ekstrim. Tentu saja, Guardian dari setiap lantai harus mendengar laporan ini.”

“Dimengerti. Pertama, lingkungan dalam radius 1 kilometer adalah padang rumput. ”

 The Great Underground Tomb of Nazarick terletak di rawa-rawa beracun. Kenapa sekarang ada di padang rumput? Beberapa dari Guardian memasang wajah yang sepertinya bertanya apakah itu benar. Namun, tidak ada yang menanyakan pertanyaan yang tidak ada gunanya. Itu karena mereka percaya bahwa Sebas tidak akan pernah berbohong kepada tuannya.

 “Saya melihat beberapa kelompok hewan kecil. Namun, saya tidak menemukan makhluk humanoid apa pun. ”

“Tentang itu, apakah mereka monster binatang kecil?”

“Tidak, itu mirip dengan Anjing Padang Rumput, organisme hidup tanpa kekuatan tempur.”
[T/L Note: Kalian pasti sering liat anjing padang rumput tapi gak familiar ama namanya, silahkan googling]

“Apakah salah untuk menggambarkannya seperti lahan pertanian?”

“Lahan pertanian anda bilang …… Ini kebanyakan dataran rata. Tidak ada yang istimewa tentang itu. ”

“Begitukah … Terima kasih atas kerja kerasmu.”

 Meskipun tidak jelas ke mana kami dipindahkan, yang terbaik adalah meningkatkan kewaspadaan secara maksimal. Jika kami dipindahkan kedaerah seseorang tanpa pemberitahuan, mereka mungkin akan marah. Jika mereka normal, itu sudah pasti.

Namun, dalam situasi seperti ini, kami tidak boleh bertarung. Kami tidak tahu kekuatan mereka dan mereka tidak tahu kekuatan kami. Akan merepotkan untuk hal seperti itu jika terjadi.

 “Shalltear.”

“Ya”

“Jagalah setiap lantai dengan ketat. Namun, jangan bunuh penyusup dan sebagai gantinya, tangkap mereka. Jika bisa, jangan melukai mereka sama sekali. Jika penyusup datang, beri tahu Guardian Floor lainnya. Dan juga, para guardian cobalah untuk tidak menerima kerusakan apa pun. ”

“Dimengerti.”

“Demiurge.”

“Ya”

“Kirim beberapa pengintai untuk membuat laporan rincinya. Tujuannya adalah mengumpulkan informasi bukan untuk bertarung jadi pilihlah yang mampu menggunakan kepala mereka. Kalian juga dilarang keluar secara pribadi. “

“[Alasan mengapa kita tidak bergerak adalah karena kita tidak boleh menimbulkan kebencian kepada pihak yang mungkin ingin bernegoisasi], bisakah aku berpikiran begitu? Pada dasarnya mengumpulkan informasi melalui interogasi dilarang.

“Begitulah. Kita adalah yang terkuat. Namun, jika area ini memiliki sesuatu yang seratus kali lebih kuat dari kita, apa yang bisa kita lakukan? Situasi itu mungkin mustahil, tetapi haruskah kita maju begitu saja? ”

“Tidak, itu persis seperti yang dijelaskan Momonga-sama. Penting untuk menjaga kewaspadaan. Kita akan menggunakan pengintai yang bisa kita percaya. ”

“Aura.”

“Ya!”

“Buat rumah tempat manusia bisa tinggal di lantai 6.”

“…… Umm, kenapa begitu?”

“Kita bisa menempatkan tahanan di sana.”

“Seperti yang dikatakan Cocytus. Aku tidak ingin itu berada di Lantai 9, dan lantai lainnya memiliki masalah lain. Lantai 6 adalah yang paling cocok. ”

“Itu benar.”

 Mengingat lantai lainnya, Aura mengangguk setuju.

 “Itu seperti kamp pengasingan untuk tahanan. Kita akan dapat memantau mereka dari sana.”

“Dimengerti.”

“Setelah itu, perlakukan para tamu dengan baik. Dan juga, jangan membuatnya terlihat seperti gubuk.

“Baik. Bangun rumah yang tampak kokoh dalam sekilas pandang. Berapa banyak orang yang seharusnya bisa ditahan? ”

“Ah, ya …… sekitar 10 orang. Cocytus. “

“Ya.”

“Bawalah bawahanmu paling elit yang dapat dipercaya dan kirim ke Lantai 9 untuk menjaganya. Bicarakan apapun yang diperlukan dengan Sebas. ”

“Baik! Serahkan pada saya!”

“Sebas. Kirim para Maid ke lantai 10 untuk menjaganya. Perhatikan baik-baik pertahanan dari masing-masing lantai bersama-sama. Bekerja sama lah dengan Maid Cocytus. “

“Ya, mengerti.”

“Bagi para Guardian dan bawahan kalian, kalian diizinkan masuk ke Lantai 10. Jika terjadi sesuatu, segera laporkan kepadaku. ”

“Terakhir, aku berpikir bahwa aku harus mengubah namaku.”

Udara pun bergoncang.

Momonga adalah nama dari Guildmaster Ainz Ooal Gown. Itu adalah sebuah guild yang sangat menekankan aturan yang disepakati bersama, memerintahkan segala sesuatu hanya berdasarkan pada pendapatnya itu tidak dapat diterima.

Jika itu masalahnya maka dia akan membuangnya.

“Aku akan memberitahu kalian tentang nama baruku nanti. Sekarang, mari mulai operasi kalian masing-masing—- ”

 Mendengar perintah Momonga, Para Guardian mulai bergerak serentak. Gerakan mereka penuh kekuatan dan martabat, hampir seolah-olah kau tidak dapat menyentuh mereka.

 Di depan pertunjukan besar itu, Momonga gemetar dengan emosi.

 Karena mereka mematuhi perintahnya? Salah.

Karena dia kuat? Salah.

Karena dia keren? Salah.

 Itu karena NPC yang dibuat oleh rekan-rekannya dari Ainz Ooal Gown sangat luar biasa. Kegemilangan itu masih ada di sini. Kristalisasi dari semua pendapat dan perasaan setiap orang ada tepat di depannya. Momonga benar-benar senang karena itu.

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded