The New Gate Volume 7 Chapter 1 – Part 1 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
  • Translator : Lyle
  • Editor : Scraba 

Untuk menyelamatkan Millie, kelompok itu menunggangi Elder Dragons ke kantor pusat Gereja.

Di sana mereka bertemu Lilishila, kardinal Gereja. Dia meminta Shin untuk menangkap Bulk, pengikut fanatik dari “Fraksi Puncak”.

Bulk tidak hanya menculik Millie, tetapi juga memenjarakan Hermie, seorang gadis dengan gelar “Wanita Suci”.

Party Shin, yang bertindak bersama Lilishila, menyerang Palmirack – fasilitas itu berfungsi sebagai markas Gereja – dan berhasil menyelamatkan Millie dan Hermie …

“… Kau bertanya Apa yang akan aku lakukan sekarang?”

“Iya. Kita bisa menyelamatkan Nona Hermie, terima kasih untuk kalian semua. Setelah informasi ini menyebar, semua yang telah menanggung kesombongan Bulk ingin berterima kasih. ”

Sekitar 30 menit telah berlalu sejak Hermie dan Lilishila telah bersatu kembali.

Itu sudah larut malam.

Para ksatria penjaga berlari untuk menyampaikan berita penyelamatan Wanita Suci, sementara Hermie dan Millie sedang beristirahat di ruangan lain, dijaga oleh Wilhelm.

Shin mengirim pesan ke Tiera, memintanya untuk datang ke Palmirack.

Shibaid, yang dipandu oleh seorang ksatria, menuju ke ruang Bulk untuk mengumpulkan semua item Ketundukan yang tersisa, seperti “Kerah Ketundukan”.

Shin, Schnee, dan Lilishila sedang mendiskusikan hadiah di ruangan yang disediakan untuk kardinal perempuan.

Shin tidak mengharapkan imbalan apapun; sebaliknya, ia ingin dianggap sebagai “Penyelamat misterius”, tetapi Lilishila tidak akan setuju. Dia sangat membantah bahwa yang lain juga tidak setuju.

Mengenai upaya yang dihabiskan untuk operasi ini, pada titik itu, waktu dan tanggal telah berubah, sehingga totalnya menjadi 3 hari. Satu-satunya uang yang dihabiskan adalah biaya penginapan. Tidak ada biaya khusus yang harus dikembalikan.

Apa yang telah dilakukan oleh party Shin hanyalah menyusup ke Palmirack dan menjatuhkan Eline dan Bulk.

Shin mengerti bahwa itu adalah bagian yang paling penting, tetapi baginya itu adalah hal yang mudah; itu sebabnya ada perbedaan pendapat antara dia dan Lilishila.
Bahkan jika mereka menerima hadiah, itu merupakan sesuatu yang terlalu dermawan, sebaliknya, itu membuat mereka sulit untuk menerimanya.

Nama Shin sudah mulai dikenal karena pertempuran mempertahankan Balmel. Jika dia dengan mudah diberikan penghargaan oleh Gereja di sini, itu hanya akan mengundang masalah yang lebih besar bagi mereka.

Sudah terlambat untuk mengatakan hal-hal seperti “Aku tidak ingin terlihat menonjol”, tetapi keinginan jujurnya adalah untuk menghindari sebanyak mungkin situasi yang bermasalah.

“Aku akan sangat menghargai jika kau menyembunyikan tentangku.”

“Tentangmu? Tetapi bagiku ini sepertinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan pengakuan. ”

“Alasan kami datang ke sini adalah untuk menyelamatkan Millie, penyelamatan Nona Wanita Suci adalah … maafkan keterusteranganku, tetapi itu hanya terjadi secara kebetulan. Selain itu, setelah mengetahui tentang apa yang Bulk lakukan, aku yakin bahwa ada orang yang akan mencoba melakukan sesuatu, tidak peduli apa yang mereka bisa atau tidak bisa lakukan, tanpa mempedulikan apa yang bisa diperoleh atau hilang … tidakkah kau setuju? ”

Setiap manusia akan merasa jijik atas tindakan Bulk.

Itu sama untuk party Shin, yang juga kebetulan memiliki kekuatan untuk menghentikan Bulk. Itu Semua ada untuk itu.

“Setidaknya, apakah ada yang kau butuhkan? Aku telah meminta bantuanmu  mengatakan bahwa aku akan memberikan imbalan apa pun. Setelah semua yang telah kau lakukan untukku, membiarkanmu pergi dengan tangan kosong akan mencap diriku sebagai orang yang tidak tahu berterima kasih. ”

“Aaah, yah, aku tidak bermaksud mengatakan kami tidak membutuhkan apa-apa, jadi harap tenang.”

Shin melangkah mundur dari Lilishila yang sedikit terlalu dekat dan tertawa masam.

Shin mengerti dengan cukup baik bahwa dari sudut pandang seseorang yang telah diselamatkan, tidak bisa mengekspresikan rasa terima kasih akan sulit untuk ditanggung. Shin berpikir tentang apa yang harus diminta sebagai hadiah.

“Apakah ada yang kau butuhkan?”

“Iya. Ada 3 hal yang ingin kami minta. Pertama, kami ingin mengumpulkan kerah yang tersisa seperti yang digunakan oleh Bulk. Aku ingin melakukannya sebelum mereka berpindah ke tangan orang lain, untuk memeriksa struktur dan efek mereka. Kami kemudian akan membuangnya sendiri, dan jika kami dapat membuat item untuk membatalkan efeknya, tentu saja kami akan menawarkannya kepada kalian juga. ”

Meninggalkan item yang memberikan kekuatan untuk mengendalikan orang lain akhirnya akan melahirkan Bulks lainnya. Sejarah itu sendiri menceritakan bagaimana bahkan orang suci dan wanita bisa menyerah pada keinginan mereka.

Selain itu, ada kebutuhan untuk meneliti metode untuk membatalkan efeknya, selain dengan kemampuan Shin. Untuk menciptakan dan menguji item penghilang efek kerah, memiliki kerah itu sendiri merupakan sebuah prasyarat.

Permintaan untuk menyerahkan item yang langsung memaksa orang lain untuk mematuhi kehendak seseorang, kemungkinan akan menjadi keputusan yang sulit bagi Lilishila, sehingga Shin menganggapnya sebagai hadiah yang pantas.

“Aku mengerti, bahkan kamipun tidak kebal terhadap godaan. Aku akan mempercayakannya padamu, Shin-sama. Mempertimbangkan tindakanmu sampai sekarang, aku yakin kau tidak akan pernah menggunakannya seperti yang dilakukan Bulk. ”

Bertentangan dengan dugaan Shin, Lilishila menerima permintaannya dengan mudah.

Menurut Lilishila, Bulk konon memiliki sekutu lain di dalam Gereja; kandidat untuk posisi “Bulk berikutnya” adalah sesuatu yang mungkin. Daripada mengambil risiko menyimpan item tersebut, membiarkan orang yang dipercaya memilikinya akan lebih baik.

Kepercayaan Lilishila terhadap Shin lebih dalam dari yang dia duga.

“Aku akan sangat menghargai jika kau tetap berhubungan dengan kami, saat kau berhasil membuat item penghilang efek kerah.”

“Lagi pula, itu agak bermasalah jika aku satu-satunya yang bisa melakukan sesuatu tentang mereka.”

Apakah mungkin untuk membuatnya? Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Masih terlalu banyak yang tidak diketahui, jadi topik ditutup dengan menyetujui untuk berkomunikasi kapan pun efek yang diinginkan telah dibuat.

“Kalau begitu, apa permintaan kedua?”

“Yang kedua adalah informasi. Kami ingin kau memberi tahu kami semua yang kau ketahui tentang Tempat Suci. Jika memungkinkan, kami akan berterima kasih jika kau menghubungi kami setiap kali kau mengetahui sesuatu yang baru nantinya. ”

Tempat Suci masih belum cukup diteliti, tetapi jika ada sesuatu yang sudah diketahui, Shin ingin tahu sebelumnya. Gereja memiliki sejumlah besar orang terpercaya, jadi kepala gereja di Sigurd ini ada kemungkinan memiliki informasi yang besar juga.

Informasi tentang Tempat Suci hanya diketahui oleh anggota guild kelas atas; misi penyelidikan bagian dalamnya kadang-kadang membahayakan kehidupan dari seluruh tim ekspedisi. Itu lokasi yang berbahaya. Informasi tentang itu lebih dari layak untuk diminta sebagai hadiah.

“Kami memiliki dokumen dengan informasi yang dikumpulkan tentang Tempat Suci. Aku akan meminta seseorang membawanya kepadamu. Selama itu ada dalam kemampuanku, jika ada informasi baru muncul, kua akan menjadi yang pertama mengetahuinya. ”

“Terima kasih banyak. Permintaan ketiga kami menyangkut “Fraksi Puncak”. Kami ingin memintamu untuk mencari tahu lebih lanjut tentang situs ritual yang dibicarakan Bulk. Akan sangat menyenangkan mengetahui di mana basis fraksi itu, tetapi kami lebih mengkhawatirkan ritual itu sekarang. Karena mungkin ada orang lain selain Bulk yang membawa pengorbanan di sana. ”

Prioritas pertama untuk party Shin adalah untuk menyelidiki Fraksi Puncak, karena hilangnya karakter pendukung Shin, Filma belum terselesaikan.

Itu adalah permintaan ke-3 Shin, tetapi lebih tinggi dari prioritas lainnya.

“Itu adalah imbalan yang telah aku pikirkan.”

“Apakah ketiga permintaan itu benar-benar cukup? Bagi kami, mereka hampir tidak akan cukup untuk membuat kami merasa telah membayarmu … ”

“Yah jujur, aku pikir itu permintaan yang agak besar. Kau tidak perlu merasa begitu banyak kewajiban terhadap kami.”

Lilishila serius, namun entah bagaimana merasa di bawah tekanan, jadi Shin mencoba menenangkannya.

“Tidak, itu tidak bisa.”

Lilishila, bagaimanapun, dengan jelas menyatakan bahwa kata-kata Shin tidak meyakinkannya.

“Tolong dengarkan. Operasi penyelamatan ini, jika itu bukan karenamu dan kerja sama party mu, itu tidak akan memiliki peluang untuk berhasil. Jika kami melakukannya sendiri, sebagian besar, dari kamu bahkan mungkin semua, akan terbunuh, Hermie dan Millie akan dikorbankan, sementara aku dan para wanita lainnya mungkin akan menjadi mainan mereka. ”

Lilishila berbicara dengan jelas dan tegas. Jika party Shin tidak bergabung dengan perjuangan mereka, masa depan itu hampir tak terelakkan.

Wilhelm sendiri juga, tidak akan bisa memasuki Sigurd sebelum rombongan Bulk meninggalkan kota.

Tidak akan ada yang bisa mengalahkan Konig atau Eline; Selain itu, dengan Hermie yang dilengkapi dengan kerah penundukan, tidak ada cara yang mungkin bagi Lilishila untuk muncul sebagai pemenang.

Bahkan ada kemungkinan bagi seluruh Gereja untuk jatuh di bawah kendali Bulk.

Karena semua ini, kemunculan Shin adalah keajaiban sejati bagi Lilishila; itu tidak aneh bahwa mereka melihatnya sebagai pesan yang datang dari tuhan.

“Ketika aku mengatakan akan memberimu apa pun, itu bahkan termasuk diriku sendiri. Dan inilah alasannya. ”

“Aku mengerti … tapi …”

“Aku mengatakan kata-kata itu karena aku siap untuk apa pun. Mohon mengertilah.”

“Oh, begitu, jadi itu yang kau maksud …”

Shin cemas, menduga kalimat seperti “Aku memberikan tubuhku sendiri kepadamu” keluar dari mulutnya, tetapi merasa lega ketika itu tidak terjadi.

Kau menyelamatkan hidupku, jadi sekarang aku menjadi milikmu. Sebuah kejadian umum dalam beberapa karya cerita fiksi fantasi.

Namun, Shin bukanlah tipe orang yang dengan senang hati menerima tawaran seperti itu.

“Kalau begitu, izinkan kami meminta bantuanmu ketika sesuatu terjadi. Bagaimanapun juga, kami tidaklah hebat. Permintaan pertama mungkin dapat dijaga dengan mudah, jadi untuk saat ini kami akan berterima kasih jika kau dapat fokus pada menemukan basis operasi Faksi Puncak dan situs ritual Bulk yang dibicarakan. ”

“Dimengerti, kami akan mengumpulkan semua informasi yang kami dapat. Kapanpun kau membutuhkan bantuan kami, silakan katakan tanpa ragu-ragu. ”

Shin mengatakan kepada Lilishila yang antusias untuk menghubungi Gold Company jika mereka mengetahui sesuatu. Lilishila terkejut dengan koneksi Shin dengan Gold Company, tetapi segera mengangguk dengan ekspresi serius.

“Aku pikir hanya itu untuk saat ini.”

“Jika itu benar-benar semua, itu tidak masalah jika kau menginginkan diriku juga.”

“Eh, aku tidak yakin mengapa kita kembali ke topik itu … tentu saja, aku tidak akan meminta itu?”

Saat kalimat yang dia pikir telah dia hindari keluar dari bibir Lilishila, otot-otot wajah Shin menegang.

“Para wanita di sampingmu adalah Elf dan High Elf. Wanita Elf tidak pernah bergabung dengan pihak pria, kecuali mereka sangat percaya dan merasa nyaman di sekitar mereka … dan sepertinya mereka nyaman bersamamu, Shin-sama, jadi kupikir kau memiliki hubungan semacam itu. Kau menyukai elf bukan? Kau tahu, aku juga seorang elf. “

“Kau salah paham! Aaahhhhhhhh !!!! ”

Shin menjerit didalam hatinya.

Shin tidak tahu tentang kesulitan para elf wanita dalam bergabung dengan pihak pria. Mengetahui bahwa ada seseorang yang menyadari akan berpikir bahwa dia menjadikan elf sebagai haremnya adalah kejutan kecil.

“Bagaimanapun! Berbicara tentang pria, ada Shibaid juga! Kenapa kau memasangkan hanya aku dengan mereka berdua? ”

“Hanya intuisi seorang gadis. Meskipun, itu lebih dari jelas kepada siapa perhatian Nona Yuki diarahkan. ”

Lilishila menyatakan dengan percaya diri dan tersenyum.

Shin cukup terganggu dengan perubahan kepribadiannya yang tiba-tiba. Lilishila mungkin berpikir bahwa terus mendiskusikan penghargaan itu akan menyusahkannya. Dengan kata lain, diskusi yang serius telah selesai.

“B-Benarkah … er, Yuki, kenapa kau menempel begitu dekat denganku …?”

“Aku hanya mengawasi.”

“Jangan kau bilang …”

Yuki – Schnee yang menyamar – telah terpeleset sangat dekat dengan Shin, tidak ada yang tahu kapan itu. Tidak jelas apakah jawaban untuk pertanyaan Shin serius atau bercanda.

“Hehe, kalian berdua bergaul dengan baik. Aku jadi iri.”

Ekspresi Lilishila ketika berbicara kepada mereka seperti seseorang yang menikmati adegan yang mengharukan.

Wajah Lilishila yang hangat, sangat berbeda dari sebelumnya, membuat Shin merasa sedikit tidak nyaman.

Hanya satu hal yang terlintas dalam pikirannya: “Situasi macam apa ini?”

 ◆◆◆◆

Sementara Shin dan rombongan sedang membahas “penghargaan”, Wilhelm mengawal Hermie, Millie dan Konig, yang baru-baru ini dibebaskan dari jenis item Penundukan, di ruang sebelah.

Namun, Bulk ditahan, ia bukan satu-satunya individu yang berbahaya di dalam Gereja. Tidak ada jaminan bahwa individu, yang beroperasi dengan cara yang tidak jujur, tidak akan bergerak dan memanfaatkan situasi ini.

“Kau seharusnya bisa segera pulang, kan?”

“Karena Will-nii dan Shin-nii ada di sini, semuanya akan baik-baik saja!”

Millie sangat bersemangat : dia sedang berbaring, kepalanya bertumpu di pangkuan Hermie, yang membelainya dengan lembut.

Semua orang telah aman dan ada seseorang yang bisa dia percaya di antara mereka yang datang menyelamatkannya.

Seseorang itu, Wilhelm, ada di sampingnya sekarang, jadi dia tidak punya alasan untuk khawatir.

“………..”

Wilhelm menatap Millie dengan seksama, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Dia mengamatinya untuk mencari tahu apakah ada sesuatu yang aneh, sambil memastikan dia tidak melihat dan tidak tenang karena pengamatannya.

Bagaimanapun, Millie telah dimanipulasi oleh Eline dan menikam Wilhelm. Tidak akan aneh jika hatinya menanggung luka yang dalam karena itu.

Namun, bertanya pada Millie tentang pertempuran Wilhelm dan Eline dan mengungkapkan bahwa ingatannya berhenti di awal pertempuran. Bisa dikatakan itu agak beruntung.

Eline mungkin telah membuat persiapan untuk menggunakan Millie kapan pun dibutuhkan. Kali ini, itu benar-benar membuahkan hasil yang positif.

“Apakah kau khawatir?”

“….yah begitulah.”

Pertanyaan ke Wilhelm berasal dari Konig.

Begitu Shin melepas kerah itu, tidak ada yang menahan tindakannya. Dia kemudian kembali ke tugas aslinya, melindungi Hermie.

Armornya telah tidak bisa digunakan lagi karena serangan Shibaid, tapi pedang kesayangannya, pedang magic kelas Legend Haufer, ada di sampingnya.

Konig tidak tahu bahwa Millie yang dimanipulasi telah menikam Wilhelm, tetapi tahu bahwa kerah itu juga telah digunakan padanya. Dia berasumsi bahwa sepertinya, sesuatu telah terjadi ketika dia dikendalikan.

Wilhelm lalu bertanya kembali.

“Ngomong-ngomong, apa kau merasa ingatanmu telah diubah? Sepertinya ingatan saat dimanipulasi tetap berbeda dari setiap orang. ”

“Aku ingat dengan sangat baik. Kekuatan kerah tidak terlalu sering digunakan padaku, bahkan ketika aku dimanipulasi aku merasa seolah-olah sedang bermimpi, semuanya terlihat kabur. ”

Rupanya Bulk sering menggunakan Hermie untuk memaksa Konig untuk melakukan penawarannya.

Konig mengatakan bahwa itu karena ketika memanipulasi orang lain melalui kerah, tidak mungkin memberikan perintah yang konkret dan rinci.

“Aku mengerti. Kurangnya kesadaran juga berarti hanya tindakan sederhana yang bisa diambil. ”

“Itu hanya sebuah asumsi. Namun, ini agak berguna selama pertempuran. Perintah seperti “menyerang dengan segenap kekuatanmu” akan dijalankan bahkan jika itu berakhir dengan menghancurkan lenganmu sendiri. Selama pertempuran dengan Tuan Shibaid, aku melakukan serangan kuat yang biasanya tidak dapat aku lakukan. Itu juga mungkin untuk memerintahkan serangan bunuh diri, dan tidak memiliki kehendak untuk hidupnya sendiri. “

“Semakin banyak aku mendengar tentang waktu itu, semakin itu membuatku sakit”

Ekspresi Wilhelm terdistorsi oleh rasa jijik.

“Beberapa item itu telah tersebar keluar. Untungnya hanya beberapa yang melakukannya, tetapi aku ingin mereka ditangani sebelum mereka digunakan untuk tujuan buruk. ”

“Ada sesuatu yang aku ingin tahu. Jika orang yang dilengkapi dengan item itu mati, bisakah item itu digunakan pada orang lain? ”

Jika penggunaan berulang seperti itu mungkin, kegunaan dari item akan meningkat lebih banyak lagi … dengan cara terburuk yang mungkin terjadi. Wilhelm kemudian bertanya pada Konig, karena yang terakhir berada dalam posisi wajib untuk diketahui.

“Aku belum pernah mendengar tentang item itu digunakan kembali. Namun, jumlah item yang didapat Bulk dan berapa kali dia menggunakannya tidaklah sesuai. Ini hanya sebuah asumsi, tetapi penggunaan item berulang setelah kematian mungkin bisa dilakukan. ”

Menurut Konig, jumlah wanita yang tunduk terhadap Bulk lebih tinggi daripada jumlah kerah.

Konig telah mengetahui jumlah kerah dari Bulk sendiri. Bulk bisa menurunkan kewaspadaannya, karena Konig berada di bawah kendalinya.

“Sekumpulan kotor*n yang terus menerus, aku mengerti.”

“Aku harus setuju. Kalau saja aku tidak dikendalikan oleh kerah itu, aku akan menebasnya di tempat. ”

Konig adalah seorang ksatria yang dengan teguh percaya pada doktrin Gereja untuk melindungi yang lemah.

Perasaan keadilannya yang kuat tidak hanya membuat dia membenci Bulk, tetapi mungkin membuatnya bahkan tidak mau mengakui keberadaannya.

“Namun … walaupun aku dimanipulasi, tapi aku telah membantai orang lain dengan tanganku sendiri.”

“… kau merasa bersalah? Jika kau khawatir tentang mereka, kau mungkin juga akan segera mati ”.

Wilhelm berbicara agak kasar kepada Konig yang merasa tersiksa.

“Kau bilang aku tidak boleh peduli dengan mereka?”

“Aku mengatakan bahwa tidak ada yang berubah bahkan jika kau melakukannya.”

Nada Konig sedikit semakin ganas. Namun, Wilhelm terus berbicara tanpa kehilangan ketenangannya.

“Menyesali semuanya, tetapi yang mati tidak akan hidup kembali. Pada akhirnya, itu semua tergantung pada perasaan yang masih hidup. Jika kau khawatir tentang itu dan akhirnya mati, orang-orang yang harus kau lindungi juga akan mati. ”

Hermie bisa menjadi target lagi karena kemampuannya, seperti yang baru saja terjadi. Pada saat seperti itu, pedangnya tumpul oleh keraguan, itu akan berakhir menjadi kematian tidak hanya untuk Konig tetapi untuk orang lain juga.

Orang-orang yang dicintai dari orang-orang yang dia bunuh mungkin ingin membalas dendam. Dia mungkin dituntut untuk menebus dosa-dosanya.

Namun, itu adalah konsekuensi alami untuk tindakannya. Tidak ada yang bisa dilakukan.

Aliran waktu tidak berbalik arah; orang mati tidak akan kembali.

Itulah aturan dunia ini.

Di dunia sebelum “Dusk of the Majesty (Senja keagungan)”, dikabarkan bahwa ada ramuan kebangkitan. Namun dunia itu tidak ada lagi.

(Mungkin dia bisa … tidak, ini bukan sesuatu yang perlu dipikirkan)

Di benak Wilhelm, siluet seorang High Human dan dua pengikutnya muncul.

Shin dan Schnee mungkin tahu cara untuk membuat ramuan semacam itu, atau bahkan mereka memilikinya.

Dia tidak akan mengatakan sepatah kata pun tentang hal itu. Dia tidak punya bukti, dan bahkan jika hal semacam itu mungkin, Wilhelm meragukan bahwa Shin dan Schnee akan menghidupkan kembali orang-orang Konig telah bunuh.

Kebangkitan orang mati. Itu adalah praktik sesat yang tidak pernah dicoba, itu membara dalam kesadaran Wilhelm.

Wilhelm tahu tentang seseorang yang telah mencoba praktik semacam itu, dan bagaimana mereka membawa kehancuran pada diri mereka sendiri.

Itu sebabnya dia berhenti memikirkannya. Bahkan di Gereja, penelitian tentang kebangkitan orang mati merupakan sesuatu yang tabu di antara yang paling tabu. Itu adalah keajaiban yang benar-benar telah hilang.

Setelah lama terdiam, Konig berbicara lagi.

“Itu akan menjadi masalah.”

“Kalau begitu, kau hanya perlu menemukan jawabanmu dengan cepat. Lagipula, sering kali, hal-hal seperti itu terjadi entah karena kau suka atau tidak. ”

“Apakah kau berbicara berdasarkan pengalaman?”

“Entahlah.”

Wilhelm menghindari pertanyaan Konig dan jatuh ke dalam keheningan.

Konig, yang curiga terhadap perilaku seperti itu, mengikuti pandangan Wilhelm dan menemukan Millie yang sedang tidur dengan tenang.

“Begitu, jadi ini adalah orang yang mereka sebut” Demonic Spear “.”

“Hmph.”

Wilhelm mengejek dengan ringan. Siluetnya, seperti ksatria, salah seorang pelindung.

◆◆◆◆

Table of Content

Please wait....
Disqus comment box is being loaded